Senin, 4 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » Bumi Daranante » Deteksi Hotspot di Desa Ketori, Personel Polsek Jangkang Lakukan Ground Check Lahan 1,3 Hektare

Deteksi Hotspot di Desa Ketori, Personel Polsek Jangkang Lakukan Ground Check Lahan 1,3 Hektare

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diintensifkan oleh jajaran Kepolisian Resor Sanggau. Pada Kamis, 22 Januari 2026, personel Polsek Jangkang melaksanakan ground check atau pengecekan langsung terhadap titik panas (hotspot) yang terdeteksi di wilayah Kecamatan Jangkang.

Kegiatan pengecekan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Langkah ini diambil menyusul hasil pemantauan sistem yang menunjukkan adanya satu titik panas dengan status medium di wilayah hukum Polsek Jangkang.

Berdasarkan data pemantauan, koordinat titik panas tersebut berada di wilayah Desa Ketori. Menindaklanjuti temuan itu, personel kepolisian segera bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi faktual di lapangan.

Setibanya di titik koordinat, petugas menemukan lahan semak seluas kurang lebih 1,3 hektare dengan jenis tanah mineral yang telah terbakar. Lokasi tersebut diketahui merupakan lahan milik pribadi.

Kapolsek Jangkang, Iptu Santoso Heru Bimo, memimpin langsung pengecekan bersama anggotanya. Ia memastikan bahwa saat petugas tiba, api sudah dalam kondisi padam dan tidak ditemukan lagi titik api aktif.

“Dari hasil pengecekan di lapangan, saat personel tiba di lokasi, api sudah padam. Pemilik lahan juga berada di tempat,” ujar Iptu Santoso Heru Bimo dalam keterangannya, Kamis (22/1/2026).

Kapolsek menjelaskan bahwa pemilik lahan telah menyiapkan peralatan pemadaman sejak awal. Selama proses pembakaran, pemilik juga tetap berada di lokasi untuk melakukan pengawasan langsung.

Hal ini dilakukan guna mencegah api meluas ke area hutan atau perkebunan di sekitarnya. Polsek Jangkang pun memberikan imbauan agar masyarakat tetap mengikuti prosedur pembakaran lahan secara terbatas dan bertanggung jawab.

Sebagai langkah antisipasi ke depan, Polsek Jangkang telah berkoordinasi dengan Tim Siaga Api Penanggulangan Karhutla serta pemerintah desa setempat.

Iptu Santoso Heru Bimo menegaskan bahwa pihaknya mengedepankan pendekatan persuasif dalam penanganan karhutla. Keterlibatan elemen masyarakat dan tokoh adat dinilai menjadi kunci utama pencegahan.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan perangkat desa dan tokoh adat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih waspada dalam pengelolaan lahan,” pungkas Kapolsek Jangkang.

Aparat kepolisian berkomitmen untuk terus memantau perkembangan cuaca dan titik panas secara real-time. Tujuannya adalah untuk menjaga wilayah Jangkang tetap aman dari ancaman kabut asap dan kerusakan lingkungan.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resep Polkadot Cheese Cookies Green Tea: Ide Kue Lebaran Cantik & Unik

    Resep Polkadot Cheese Cookies Green Tea: Ide Kue Lebaran Cantik & Unik

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Persiapan menyambut hari raya tidak lengkap tanpa kehadiran kue kering yang istimewa di meja tamu. Jika Anda mencari inspirasi kue yang tampilannya mencuri perhatian namun memiliki rasa yang mewah, Polkadot Cheese Cookies Green Tea adalah jawabannya. Melalui kanal YouTube Figo Alfares, resep ini menawarkan kombinasi unik antara rasa manis khas teh hijau dengan […]

  • 7 Tantangan Besar dalam Penanggulangan Kebakaran Hutan: Mengapa Kabut Asap Sulit Hilang?

    7 Tantangan Besar dalam Penanggulangan Kebakaran Hutan: Mengapa Kabut Asap Sulit Hilang?

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Upaya menghentikan kabut asap lintas batas di Asia Tenggara sangat bergantung pada efektivitas pencegahan kebakaran di lapangan. Namun, Fire-Free Alliance (FFA) mengidentifikasi adanya tujuh tantangan sistemik yang membuat permasalahan ini sulit dituntaskan secara permanen. Melansir informasi dari kanal YouTube Discover APRIL pada Kamis (22/01/2026), penanggulangan kebakaran bukan sekadar memadamkan api, melainkan menghadapi kerumitan […]

  • Pererat Ukhuwah di Maringin Jaya, Tim Safari Ramadhan Ormas Islam Sanggau Salurkan Bantuan untuk 90 Penerima

    Pererat Ukhuwah di Maringin Jaya, Tim Safari Ramadhan Ormas Islam Sanggau Salurkan Bantuan untuk 90 Penerima

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Kegiatan Safari Ramadhan Ormas Islam se-Kabupaten Sanggau Tahun 2026 M/1447 H digelar di Masjid Nur Hidayah, Dusun Sengoret, Desa Maringin Jaya, Kecamatan Parindu, pada Selasa, 24 Februari 2026. Dimulai pukul 16.30 WIB, acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena, Kepala Kemenag Sanggau Mad Rais, Anggota DPR RI Ghulam Muhamad Sharon, serta […]

  • Praktis! Begini Cara Membuat Ketupat Selamat Hanya dengan Dua Helai Janur

    Praktis! Begini Cara Membuat Ketupat Selamat Hanya dengan Dua Helai Janur

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Pembuatan ketupat merupakan tradisi khas yang identik dengan berbagai momen perayaan dan hari besar di Indonesia. Dari sekian banyak jenis yang ada, Ketupat Selamat menjadi salah satu variasi yang cukup diminati karena bentuknya yang apik, unik, dan melambangkan doa keselamatan. Menariknya, pembuatan jenis ketupat ini kini bisa dilakukan dengan teknik yang lebih sederhana […]

  • Membuang Barang, Menemukan Waras: Tantangan 7 Hari Berbenah untuk Hidup Lebih Ringan

    Membuang Barang, Menemukan Waras: Tantangan 7 Hari Berbenah untuk Hidup Lebih Ringan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Banyak ibu rumah tangga atau “Bunda” yang sering merasa lelah luar biasa, mudah kesal, dan emosi yang naik turun tanpa alasan yang jelas. Melansir penjelasan dari kanal YouTube CERITA RUMAH, penyebabnya sering kali bukan karena orang-orang di sekitar, melainkan kondisi rumah yang terlalu penuh. Barang-barang lama, barang rusak, hingga barang yang disimpan atas […]

  • Waspada! 12 Kebiasaan Sehari-hari yang Merusak Ginjal Secara Perlahan

    Waspada! 12 Kebiasaan Sehari-hari yang Merusak Ginjal Secara Perlahan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Ginjal adalah organ vital yang bekerja tanpa henti setiap hari untuk menyaring darah, membuang sisa metabolisme (racun), serta menjaga keseimbangan cairan tubuh. Namun, organ ini sangat rentan mengalami penurunan fungsi jika terus-menerus terpapar oleh kebiasaan buruk. Melansir penjelasan dari kanal kesehatan Ini Kata Dokter, kerusakan ginjal sering kali bersifat “diam” atau terjadi secara […]

expand_less