Senin, 4 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » Praktis! Begini Cara Membuat Ketupat Selamat Hanya dengan Dua Helai Janur

Praktis! Begini Cara Membuat Ketupat Selamat Hanya dengan Dua Helai Janur

  • account_circle Keyvin
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KILASSANGGAU – Pembuatan ketupat merupakan tradisi khas yang identik dengan berbagai momen perayaan dan hari besar di Indonesia. Dari sekian banyak jenis yang ada, Ketupat Selamat menjadi salah satu variasi yang cukup diminati karena bentuknya yang apik, unik, dan melambangkan doa keselamatan. Menariknya, pembuatan jenis ketupat ini kini bisa dilakukan dengan teknik yang lebih sederhana dan efisien.

Melansir tutorial visual dari kanal YouTube pengrajin lokal pada Rabu (28/01/2026), pembuatan Ketupat Selamat kini tidak lagi dianggap rumit. Dengan teknik yang tepat, siapa pun dapat menghasilkan anyaman yang kokoh meski hanya menggunakan dua helai janur.

Teknik Dasar Pembuatan Ketupat Selamat

Berdasarkan panduan yang dibagikan, pembuatan Ketupat Selamat hanya memerlukan bahan utama berupa dua helai janur atau daun kelapa muda yang telah dibersihkan bagian lidinya. Pemilihan janur yang segar dan lentur menjadi kunci utama agar anyaman tidak mudah pecah saat proses pelipatan.

Proses pembuatan dimulai dengan langkah krusial, yaitu pembentukan simpul dasar. Simpul ini merupakan fondasi utama agar anyaman ketupat dapat terbentuk secara simetris. Setelah simpul dasar terbentuk, kedua helai janur tersebut dianyam secara bersilangan hingga menutupi seluruh celah dan membentuk ruang untuk diisi beras.

Kemudahan dan Kepraktisan bagi Pemula

Metode ini dinilai sangat efektif bagi masyarakat yang ingin belajar menganyam sendiri di rumah tanpa harus bergantung pada penjual ketupat di pasar. Teknik ini diklaim sangat mudah, praktis, dan gampang untuk diikuti oleh siapa saja, termasuk bagi mereka yang baru pertama kali mencoba dunia anyam-menganyam.

“Cara ini dirancang sesederhana mungkin agar pemula tidak bingung dengan alur janur yang biasanya tumpang tindih,” jelas narator dalam video tutorial tersebut.

Dengan langkah-langkah yang ringkas, teknik ini diharapkan dapat membantu melestarikan tradisi pembuatan ketupat di tengah masyarakat secara lebih luas. Keahlian menganyam ketupat kini dapat diwariskan kepada lintas generasi dengan cara yang lebih menyenangkan dan tidak mengintimidasi bagi para pemula.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Puasa Malah Bikin Sakit? Hindari 7 Makanan Pemicu Tubuh Tumbang

    Mengapa Puasa Malah Bikin Sakit? Hindari 7 Makanan Pemicu Tubuh Tumbang

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Mengalami keluhan seperti sakit kepala, perut mual, hingga jantung berdebar saat menjalankan ibadah puasa merupakan hal yang sering dirasakan banyak orang. Namun, menurut pakar nutrisi Rosihan Hidayah, masalah tersebut umumnya bukan terletak pada aktivitas puasanya, melainkan pada jenis asupan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka. Kondisi tubuh yang kosong selama belasan jam membuat […]

  • Dikira Dapat Ikan Besar saat Menyauk di Sungai Riam, Warga Bunut Terkejut Temukan Jasad Bayi

    Dikira Dapat Ikan Besar saat Menyauk di Sungai Riam, Warga Bunut Terkejut Temukan Jasad Bayi

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Warga Kabupaten Sanggau digegerkan dengan penemuan sesosok jasad bayi berjenis kelamin laki-laki di aliran Sungai Riam. Lokasi penemuan tepatnya berada di Jalan Semboja Indah 2, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, pada Senin malam, 19 Januari 2026. Peristiwa ini pertama kali dilaporkan kepada pihak kepolisian sekitar pukul 21.35 WIB. Dua warga yang sedang mencari ikan […]

  • Mulailah Jadi Investor: Panduan Bangun Aset dari Nol

    Mulailah Jadi Investor: Panduan Bangun Aset dari Nol

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Banyak orang merasa sudah bekerja keras dan hidup irit, namun nilai uang yang disimpan justru terasa terus menyusut. Fenomena ini terjadi karena adanya inflasi yang menggerus daya beli. Menurut kanal YouTube RUANG KAYA, solusi untuk mengatasi masalah ini bukanlah mencari jalan pintas melalui judi daring atau investasi bodong, melainkan melalui investasi yang nyata, […]

  • Gagal Nyalip Depan SPX Semuntai, Ibu Rumah Tangga Tewas dan Suami Patah Kaki Usai Hantam Truk

    Gagal Nyalip Depan SPX Semuntai, Ibu Rumah Tangga Tewas dan Suami Patah Kaki Usai Hantam Truk

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa kembali terjadi di Jalan Semuntai–Sanggau, tepatnya di depan SPX Semuntai, Dusun Semuntai, Desa Semuntai, Kecamatan Mukok, pada Sabtu, 21 Februari 2026 sekitar pukul 11.35 WIB. Insiden ini melibatkan satu keluarga yang mengendarai sepeda motor Honda Revo Fit warna hitam dengan nomor polisi KB 5396 VZ dan sebuah […]

  • Bareskrim Andalkan Laporan Publik untuk Bongkar Tambang Ilegal

    Bareskrim Andalkan Laporan Publik untuk Bongkar Tambang Ilegal

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri membuka saluran pengaduan khusus untuk menampung laporan masyarakat terkait aktivitas penambangan ilegal yang masih marak di Sumatera Barat. Langkah ini ditempuh guna mempercepat penindakan terhadap praktik tambang liar yang dinilai kian masif. Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Mohammad Irhamni mengatakan, pihaknya telah menyiapkan hotline pengaduan yang […]

  • Revitalisasi Keraton Jadi Fokus Kemenbud, Ini Kata Fadli Zon

    Revitalisasi Keraton Jadi Fokus Kemenbud, Ini Kata Fadli Zon

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Pemerintah akan merevitalisasi keraton dan kesultanan yang ada di Indonesia. Program tersebut akan dijalankan berdasarkan permintaan dari masing-masing pihak keraton. Hal ini disampaikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (17/1/2026). Dalam kunjungannya, Fadli meninjau sejumlah cagar budaya, termasuk Tahura Gunung Kunci dan bekas benteng pertahanan di […]

expand_less