Senin, 4 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » Bumi Daranante » Harga Elpiji 3 Kg Tembus Rp60 Ribu, Wakil Bupati Sanggau Sidak Agen dan Pangkalan

Harga Elpiji 3 Kg Tembus Rp60 Ribu, Wakil Bupati Sanggau Sidak Agen dan Pangkalan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com – Pemerintah Kabupaten Sanggau melakukan langkah cepat dalam menyikapi lonjakan harga gas melon yang meresahkan warga. Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, memimpin inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah agen dan pangkalan LPG 3 kg di Kota Sanggau pada Jumat, 2 Januari 2026, guna memastikan distribusi dan harga kembali stabil.

Dalam sidak tersebut, Susana Herpena didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau Aswin Khatib, Asisten II Setda Sanggau Paulus Usrin, serta jajaran dari Bagian Ekonomi, Dinas Perdagangan, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sanggau.

Kegiatan sidak ini dilakukan sebagai respons atas banyaknya keluhan dari masyarakat mengenai melambungnya harga gas bersubsidi di tingkat pengecer. Informasi yang diterima pemerintah daerah menunjukkan adanya ketimpangan harga yang sangat jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Saya dapat informasi dari warga, terutama yang di kampung-kampung, harga LPG 3 kg mulai dari Rp40 ribu hingga Rp60 ribu per tabung,” ungkap Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, di sela-sela peninjauan.

Kondisi ini dinilai sangat memberatkan masyarakat, mengingat gas 3 kg merupakan kebutuhan pokok bagi rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro.

Selain memantau harga, tim gabungan juga mengecek ketersediaan pasokan gas di tingkat agen. Berdasarkan hasil pantauan lapangan, Susana menegaskan bahwa stok LPG 3kg untuk wilayah Kabupaten Sanggau sebenarnya dalam kondisi yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh kecamatan.

“Kalau kita cek tadi, di Agen Erlima misalnya, itu stoknya mencapai 90 ribu tabung untuk 12 kecamatan. Itu belum lagi ditambah pasokan dari enam agen lainnya. Jadi, secara teknis seharusnya tidak ada kelangkaan di lapangan,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Sanggau akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap alur distribusi dari agen hingga ke tingkat pangkalan. Hal ini dilakukan untuk mencari tahu penyebab pasti mengapa harga di masyarakat bisa melambung tinggi meski pasokan dari agen dilaporkan normal.

Melalui sidak ini, diharapkan distribusi LPG 3 kg kembali lancar dan harga dapat kembali normal sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga beban ekonomi masyarakat dapat berkurang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Jadwal Visual ala Zhafira Aqyla: Cara Tetap Produktif Tanpa Rasa Bersalah

    Strategi Jadwal Visual ala Zhafira Aqyla: Cara Tetap Produktif Tanpa Rasa Bersalah

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Bagi banyak orang, menjadi produktif sering kali terasa melelahkan karena dibayangi rasa bersalah saat sedang beristirahat. Namun, bagi kreator konten dan akademisi Zhafira Aqyla, produktivitas adalah sebuah usaha yang harus diiringi dengan perencanaan matang dan kesehatan mental yang seimbang. Menurut Zhafira, menjadwalkan aktivitas bukan hanya soal menyelesaikan tugas, tetapi juga tentang memegang kendali […]

  • Benarkah Makan Tempe Berlebihan Bikin Pria Mandul? Simak Penjelasan dr. Tirta

    Benarkah Makan Tempe Berlebihan Bikin Pria Mandul? Simak Penjelasan dr. Tirta

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU.COM – Di balik popularitas tempe dan tahu sebagai sumber protein murah meriah, terselip sebuah kekhawatiran yang berkembang di masyarakat. Banyak yang meyakini bahwa mengonsumsi kedelai secara berlebihan dapat mengganggu kesuburan pria hingga menyebabkan kemandulan. Isu ini berakar pada kandungan fitoestrogen dalam kedelai yang dianggap mampu mengacaukan hormon maskulin. Lantas, apakah anggapan tersebut sesuai dengan […]

  • Dikira Dapat Ikan Besar saat Menyauk di Sungai Riam, Warga Bunut Terkejut Temukan Jasad Bayi

    Dikira Dapat Ikan Besar saat Menyauk di Sungai Riam, Warga Bunut Terkejut Temukan Jasad Bayi

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Warga Kabupaten Sanggau digegerkan dengan penemuan sesosok jasad bayi berjenis kelamin laki-laki di aliran Sungai Riam. Lokasi penemuan tepatnya berada di Jalan Semboja Indah 2, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, pada Senin malam, 19 Januari 2026. Peristiwa ini pertama kali dilaporkan kepada pihak kepolisian sekitar pukul 21.35 WIB. Dua warga yang sedang mencari ikan […]

  • Akibat Cucu Main Api, Gudang Telur Haji Riduan di Sanggau Ludes Terbakar

    Akibat Cucu Main Api, Gudang Telur Haji Riduan di Sanggau Ludes Terbakar

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Sebuah insiden kebakaran melanda pemukiman warga di Blok M, Jalan Sutan Syahril, Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas pada Sabtu, 3 Januari 2026. Peristiwa tersebut mengakibatkan gudang telur Haji Riduan Sanggau ludes akibat cucu main api, yang memicu kepanikan warga sekitar di tengah siang bolong. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.45 WIB tersebut menghanguskan […]

  • Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Yohanes Ontot Minta Program CSR PT ANTAM Jawab Kebutuhan Riil Masyarakat

    Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Yohanes Ontot Minta Program CSR PT ANTAM Jawab Kebutuhan Riil Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, secara resmi membuka Konsinyering Musyawarah Pengembangan Masyarakat (Muspemmas) Tahun 2026 di Ruang Rapat Lt.2 Bapperida Sanggau, Senin, 23 Februari 2026. Kegiatan ini berfokus pada penyusunan Rencana Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT ANTAM Tbk. UBPB Kalimantan Barat agar sejalan dengan prioritas pembangunan di tingkat desa hingga kabupaten. Hadir […]

  • Mengelola Cemas di Era Ketidakpastian: 3 Kunci Ketenangan Hidup lewat Filosofi Teras

    Mengelola Cemas di Era Ketidakpastian: 3 Kunci Ketenangan Hidup lewat Filosofi Teras

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Di tengah gempuran arus informasi media sosial dan ketidakpastian global, kesehatan mental kini menjadi isu yang sangat krusial. Tekanan dari standar usia hingga dinamika kondisi sosial sering kali memicu kecemasan yang berlebihan. Menanggapi fenomena tersebut, konten kreator Akbar Abi membedah buku Filosofi Teras karya Henry Manampiring sebagai solusi praktis untuk menjaga stabilitas emosional. […]

expand_less