Harga Elpiji 3 Kg Tembus Rp60 Ribu, Wakil Bupati Sanggau Sidak Agen dan Pangkalan
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena sidak agen LPG usai terima laporan harga gas 3 kg tembus Rp60 ribu. (Foto: IST.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KilasSanggau.Com – Pemerintah Kabupaten Sanggau melakukan langkah cepat dalam menyikapi lonjakan harga gas melon yang meresahkan warga. Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, memimpin inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah agen dan pangkalan LPG 3 kg di Kota Sanggau pada Jumat, 2 Januari 2026, guna memastikan distribusi dan harga kembali stabil.
Dalam sidak tersebut, Susana Herpena didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau Aswin Khatib, Asisten II Setda Sanggau Paulus Usrin, serta jajaran dari Bagian Ekonomi, Dinas Perdagangan, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sanggau.
Kegiatan sidak ini dilakukan sebagai respons atas banyaknya keluhan dari masyarakat mengenai melambungnya harga gas bersubsidi di tingkat pengecer. Informasi yang diterima pemerintah daerah menunjukkan adanya ketimpangan harga yang sangat jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Saya dapat informasi dari warga, terutama yang di kampung-kampung, harga LPG 3 kg mulai dari Rp40 ribu hingga Rp60 ribu per tabung,” ungkap Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, di sela-sela peninjauan.
Kondisi ini dinilai sangat memberatkan masyarakat, mengingat gas 3 kg merupakan kebutuhan pokok bagi rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro.
Selain memantau harga, tim gabungan juga mengecek ketersediaan pasokan gas di tingkat agen. Berdasarkan hasil pantauan lapangan, Susana menegaskan bahwa stok LPG 3kg untuk wilayah Kabupaten Sanggau sebenarnya dalam kondisi yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh kecamatan.
“Kalau kita cek tadi, di Agen Erlima misalnya, itu stoknya mencapai 90 ribu tabung untuk 12 kecamatan. Itu belum lagi ditambah pasokan dari enam agen lainnya. Jadi, secara teknis seharusnya tidak ada kelangkaan di lapangan,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Sanggau akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap alur distribusi dari agen hingga ke tingkat pangkalan. Hal ini dilakukan untuk mencari tahu penyebab pasti mengapa harga di masyarakat bisa melambung tinggi meski pasokan dari agen dilaporkan normal.
Melalui sidak ini, diharapkan distribusi LPG 3 kg kembali lancar dan harga dapat kembali normal sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga beban ekonomi masyarakat dapat berkurang.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Diskominfo Sanggau

Saat ini belum ada komentar