Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Bumi Daranante » Lawan Perbudakan Modern dan Kerja Paksa Buruh Sawit Terpencil, Pemkab Sanggau Petakan Perlindungan

Lawan Perbudakan Modern dan Kerja Paksa Buruh Sawit Terpencil, Pemkab Sanggau Petakan Perlindungan

  • account_circle Tim
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com — Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait Pemetaan Aktor Penguatan Mekanisme Perlindungan Pekerja. Kegiatan ini secara khusus menyoroti pencegahan praktik kerja paksa, perbudakan modern, serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Acara berlangsung di Aula Kantor Bapperida Kabupaten Sanggau pada Senin, 26 Januari 2026.

Dalam sambutannya, Susana Herpena memberikan peringatan keras terkait kondisi tenaga kerja di sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit yang menjadi penopang ekonomi daerah.

“Sektor kelapa sawit memiliki peran strategis bagi perekonomian nasional dan daerah, namun masih dihadapkan pada berbagai persoalan serius terkait perlindungan tenaga kerja,” tegas Wabup Susana Herpena, Senin (26/1/2026).

Persoalan ini, menurutnya, kerap muncul di wilayah perkebunan yang lokasinya terpencil. Keterbatasan akses di area tersebut membuat para buruh sangat rentan terhadap praktik eksploitasi dan kekerasan.

Lebih jauh, kerentanan tersebut dapat mengarah pada praktik perbudakan modern hingga perdagangan orang yang merenggut hak-hak dasar manusia sebagai pekerja.

Oleh karena itu, Susana menekankan perlunya penguatan sinergi antar pemangku kepentingan untuk membangun benteng perlindungan yang kokoh bagi para buruh kebun.

Kabupaten Sanggau sendiri sebenarnya telah memiliki Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO. Lembaga ini akan terus diperkuat melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) yang lebih konkret.

Melalui FGD ini, pemerintah berharap peran dan tanggung jawab setiap pihak dapat terpetakan dengan jelas. Tujuannya agar hak-hak buruh perkebunan sawit dapat dilindungi secara optimal.

Langkah ini dinilai sejalan dengan visi besar daerah, yakni mewujudkan Sanggau yang Maju, Berkelanjutan, dan Berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pekerja kasar.

Pemerintah Kabupaten Sanggau juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Lembaga Teraju Indonesia dan Yayasan Integritas Justitia Madani Indonesia (IJMI).

Kedua lembaga tersebut dinilai telah menunjukkan komitmen nyata dalam memfasilitasi perlindungan hak-hak buruh perkebunan sawit di wilayah Kalimantan Barat, khususnya di Sanggau.

Diharapkan, kolaborasi antara pemerintah dan lembaga swadaya ini dapat memutus mata rantai praktik kerja paksa yang masih membayangi industri perkebunan di pelosok daerah.

  • Penulis: Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilih Susu Terbaik: Sapi atau Nabati? Kenali Keunggulan Nutrisinya Masing-Masing

    Pilih Susu Terbaik: Sapi atau Nabati? Kenali Keunggulan Nutrisinya Masing-Masing

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    JAKARTA – Di era pangan modern, pilihan susu tidak lagi terbatas pada sumber hewani saja. Kini, rak supermarket dipenuhi dengan berbagai varian susu nabati. Meski secara biologis susu nabati adalah cairan dari tumbuhan yang tekstur dan fungsinya menyerupai susu, popularitasnya terus meningkat. Melansir penjelasan dari kanal kesehatan Ini Kata Dokter, setiap jenis susu memiliki profil […]

  • Sambut Hilirisasi Ayam Terintegrasi di KIM Landak, Gubernur Norsan Harap Harga Daging & Telur Murah

    Sambut Hilirisasi Ayam Terintegrasi di KIM Landak, Gubernur Norsan Harap Harga Daging & Telur Murah

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Industri peternakan ayam di Kalimantan Barat akan memasuki babak baru dengan hadirnya proyek hilirisasi terintegrasi. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyambut baik rencana Groundbreaking hilirisasi industri ayam yang akan dipusatkan di Kawasan Industri Mandor (KIM), Kabupaten Landak, pada Januari 2026. Proyek ini diharapkan mampu menstabilkan harga daging ayam dan harga telur ayam di […]

  • Review Vivo X300 Pro Indonesia: Akhirnya Pakai Origin OS dengan Kamera 200MP

    Review Vivo X300 Pro Indonesia: Akhirnya Pakai Origin OS dengan Kamera 200MP

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Kabar gembira bagi para penggemar teknologi di tanah air. Lewat peluncuran Vivo X300 Pro, Vivo akhirnya resmi memboyong sistem operasi Origin OS ke pasar Indonesia untuk menggantikan Funtouch OS. Perubahan ini dinilai sebagai pembaruan paling krusial yang menyelaraskan antara ketangguhan perangkat keras (hardware) dengan keindahan antarmuka perangkat lunak (software). Melansir ulasan dari kanal […]

  • Cuma 3 Jutaan Tapi Spek Dewa? Ini 10 Rekomendasi HP Paling ‘Gila’ di Tahun 2026

    Cuma 3 Jutaan Tapi Spek Dewa? Ini 10 Rekomendasi HP Paling ‘Gila’ di Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Memasuki tahun 2026, standar perangkat telekomunikasi genggam mengalami lonjakan signifikan. Fitur-fitur mewah yang dulunya hanya tersedia pada kelas flagship, kini mulai merambah ke kelas menengah (mid-range). Melansir kanal YouTube Radar Gadget pada Senin (19/01/2026), terdapat 10 perangkat terbaru yang dinilai sangat layak masuk dalam daftar belanja Anda tahun ini. Berikut adalah rangkuman lengkap […]

  • Revitalisasi Keraton Jadi Fokus Kemenbud, Ini Kata Fadli Zon

    Revitalisasi Keraton Jadi Fokus Kemenbud, Ini Kata Fadli Zon

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Pemerintah akan merevitalisasi keraton dan kesultanan yang ada di Indonesia. Program tersebut akan dijalankan berdasarkan permintaan dari masing-masing pihak keraton. Hal ini disampaikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (17/1/2026). Dalam kunjungannya, Fadli meninjau sejumlah cagar budaya, termasuk Tahura Gunung Kunci dan bekas benteng pertahanan di […]

  • Tetap Jadi Primadona! Walau Keruh, Air Terjun Pancur Aji Sanggau Tetap Ramai Dikunjungi Saat Libur Nataru

    Tetap Jadi Primadona! Walau Keruh, Air Terjun Pancur Aji Sanggau Tetap Ramai Dikunjungi Saat Libur Nataru

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pesona Objek Wisata Pancur Aji di Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, tampaknya tidak luntur meski kondisi alam kurang bersahabat. Walau keruh, air terjun Pancur Aji tetap ramai dikunjungi saat libur Nataru oleh ratusan warga yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga pada momen pergantian tahun, Sabtu (3/1/2026). Kondisi air yang berubah warna menjadi keruh tersebut […]

expand_less