Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Bumi Daranante » Bakar! 500 Bale Pakaian Bekas Impor Ilegal Hasil Penindakan Dimusnahkan

Bakar! 500 Bale Pakaian Bekas Impor Ilegal Hasil Penindakan Dimusnahkan

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com — Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP C) Entikong melaksanakan pemusnahan barang hasil penindakan berupa pakaian bekas atau balepress sebanyak 500 bale pada Rabu, 11 Februari 2026.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dipusatkan di halaman Kantor Bea Cukai Entikong, Kabupaten Sanggau. Langkah tegas ini merupakan bentuk penegakan hukum terhadap peredaran barang ilegal lintas batas negara.

Ratusan bale pakaian bekas tersebut sebelumnya ditetapkan sebagai milik negara setelah melalui proses hukum. Barang-barang ini merupakan hasil penindakan terhadap upaya masuknya komoditas tanpa memenuhi ketentuan kepabeanan yang berpotensi merugikan perekonomian nasional.

Sebelum dimusnahkan, barang ilegal tersebut diangkut menggunakan empat unit kontainer dari Pontianak menuju Entikong dengan pengawalan ketat. Petugas memastikan seluruh barang dihancurkan sesuai prosedur agar tidak dapat beredar kembali di masyarakat.

Pemusnahan dengan cara dibakar ini turut dihadiri oleh perwakilan Kanwil Bea Cukai, Tim Intel Korem, serta jajaran Polsek Entikong. Sinergi kuat antarinstansi ini menunjukkan keseriusan dalam mengawasi jalur perbatasan strategis Indonesia-Malaysia.

Kapolsek Entikong, AKP Donny Sembiring, menegaskan dukungan penuh kepolisian terhadap langkah Bea Cukai dalam menindak tegas praktik perdagangan ilegal di wilayah perbatasan.

“Pemusnahan ini merupakan bukti nyata komitmen aparat dalam menutup ruang bagi praktik perdagangan ilegal, khususnya pakaian bekas yang dilarang masuk ke Indonesia,” ujar AKP Donny Sembiring, Rabu (11/2/2026).

AKP Donny menambahkan bahwa peredaran pakaian bekas impor tidak hanya melanggar aturan kepabeanan, tetapi juga mengancam industri tekstil dalam negeri serta memiliki risiko kesehatan bagi konsumen.

“Kami akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar jalur distribusi barang terlarang dapat dicegah sejak dini demi menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan masyarakat,” tegasnya.

Pihak Bea Cukai berharap pemusnahan skala besar ini memberikan efek jera bagi para pelaku penyelundupan. Hal ini sekaligus menjadi pesan keras bahwa pemerintah tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran di pintu masuk negara.

Dengan dimusnahkannya 500 bale balepress tersebut, aparat berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan di jalur-jalur rawan guna melindungi kedaulatan ekonomi dan masyarakat dari dampak negatif barang-barang ilegal.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Entikong Pulih! Banjir Surut Sepenuhnya, Aktivitas Perbatasan Kembali Normal

    Entikong Pulih! Banjir Surut Sepenuhnya, Aktivitas Perbatasan Kembali Normal

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Kabar melegakan datang dari wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Bencana banjir yang sempat mengepung Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, pada Jumat (9/1) lalu, kini dipastikan telah surut sepenuhnya. Berdasarkan hasil monitoring lapangan pada Sabtu (10/1/2026) pagi, seluruh desa terdampak telah terbebas dari genangan air. Aparat gabungan telah memastikan bahwa aktivitas masyarakat di wilayah hilir maupun hulu […]

  • Layani Seluruh Umat, BAZNAS Sanggau Salurkan Beasiswa untuk 167 Pelajar Termasuk Non-Muslim

    Layani Seluruh Umat, BAZNAS Sanggau Salurkan Beasiswa untuk 167 Pelajar Termasuk Non-Muslim

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sanggau menyalurkan bantuan beasiswa bagi pelajar jenjang SD/MI dan santri pondok pesantren se-Kota Sanggau serta Kecamatan Mukok. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan secara simbolis di Aula BAZNAS Sanggau pada Selasa, 27 Januari 2026. Ketua BAZNAS Kabupaten Sanggau, Hamka Surkati, menjelaskan bahwa beasiswa kali ini diberikan kepada 167 pelajar […]

  • Mengenal Karakter 7 Generasi: Dari Silent Gen hingga Gen Beta di Tahun 2026

    Mengenal Karakter 7 Generasi: Dari Silent Gen hingga Gen Beta di Tahun 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Pernahkah Anda merasa sulit memahami jalan pikiran orang tua atau justru merasa tidak nyambung saat berbincang dengan anak muda? Perbedaan sudut pandang ini rupanya bukan tanpa alasan. Melansir kanal YouTube Cukup Tau Singkat, lingkungan tempat seseorang tumbuh sangat memengaruhi pembentukan karakter dan pola pikirnya. Memasuki tahun 2026, peta usia dan peran setiap generasi […]

  • Harumkan Nama Daerah, Ketua PA Sanggau Helman Fajry Lulus Seleksi Pelatihan Hakim di Riyadh Arab Saudi

    Harumkan Nama Daerah, Ketua PA Sanggau Helman Fajry Lulus Seleksi Pelatihan Hakim di Riyadh Arab Saudi

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Ketua Pengadilan Agama (PA) Sanggau, Helman Fajry, menorehkan prestasi membanggakan setelah dinyatakan lulus Seleksi Wawancara Bahasa Arab Tahap II. Atas capaian ini, beliau berhak mengikuti program pelatihan bergengsi di Higher Judicial Institute Imam Muhammad Ibnu Suud, Riyadh, Arab Saudi. Kelulusan ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi nasional yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Badan Peradilan […]

  • Mata Minus Bisa Sembuh Alami? Simak Fakta Medis Rabun Jauh dan Cara Mencegahnya

    Mata Minus Bisa Sembuh Alami? Simak Fakta Medis Rabun Jauh dan Cara Mencegahnya

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Rabun jauh, atau yang secara medis dikenal sebagai miopia, telah menjadi gangguan penglihatan yang kian umum di era digital. Kondisi ini membuat objek yang berada di kejauhan tampak kabur karena cahaya yang masuk ke mata fokus di depan retina, bukan tepat di atasnya. Hal ini biasanya dipicu oleh sumbu bola mata yang terlalu […]

  • Membaca Bukan Sekadar Hobi: Alasan Mengapa Buku Bisa Menyelamatkan Hidupmu ala Raim Laode

    Membaca Bukan Sekadar Hobi: Alasan Mengapa Buku Bisa Menyelamatkan Hidupmu ala Raim Laode

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Literasi sering kali dianggap sebagai kegiatan akademik yang menjemukan, namun bagi musisi dan komika Raim Laode, membaca adalah fondasi dasar bagi kemanusiaan. Dalam pandangannya, membaca bukan sekadar kegiatan mengisi waktu luang, melainkan sebuah kebutuhan krusial untuk bertahan hidup. Raim menekankan perbedaan antara sekadar mengeja kata di atas kertas dengan konsep “Iqra”, yaitu kemampuan […]

expand_less