Kakanwil Ingatkan Aparatur Kemenag Sanggau: Gedung Indah Tanpa Etos Kerja Hanya Jadi Monumen Sunyi
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
- print Cetak

Kakanwil Kemenag Kalbar Muhajirin Yanis resmikan gedung baru Kemenag Sanggau. Ia tegaskan kemegahan gedung harus dibarengi pelayanan masyarakat yang prima. (Foto: Humas)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KilasSanggau.Com — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Muhajirin Yanis, secara resmi meresmikan Gedung Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau pada Kamis, 22 Januari 2026. Dalam momen peresmian tersebut, Muhajirin memberikan penegasan kuat bahwa kemegahan fisik bangunan harus sejalan dengan peningkatan etos kerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menilai bangunan baru yang lebih rapi, lapang, dan modern ini bukan sekadar simbol keberhasilan pembangunan fisik semata. Gedung ini disebutnya sebagai tantangan bagi para aparatur untuk membuktikan kinerja mereka.
“Gedung ini memang tidak bisa berbicara, tetapi ia akan menjadi saksi paling jujur tentang bagaimana kita memaknai kerja dan pengabdian,” kata Muhajirin dalam sambutannya, Kamis (22/1/2026).
Muhajirin menekankan bahwa fasilitas yang mumpuni tanpa dibarengi semangat kerja yang tinggi tidak akan memberikan dampak apapun bagi publik.
“Kami sudah menyediakan ruang. Sekarang giliran aparatur mengisinya dengan makna. Gedung yang indah tanpa etos kerja hanya akan menjadi monumen sunyi—megah, tetapi hampa,” ujarnya.
Menurut Muhajirin, ruang kerja yang lebih luas seharusnya mampu membuka ruang gerak dan kreativitas para pegawai. Ia mengingatkan agar semangat kerja tidak boleh luntur seiring berjalannya waktu.
Ia berharap motivasi kerja aparatur tumbuh dari kesadaran pribadi. Gedung baru itu diibaratkan sebagai pihak yang selalu menuntut kesiapan mental para penghuninya setiap hari.
“Kinerja tidak boleh lebih kusut dari arsip, pelayanan tidak boleh lebih lamban dari pintu otomatis, dan integritas tidak boleh retak di balik tembok yang baru dicat,” tutur Muhajirin memberikan perumpamaan.
Meski memberikan teguran halus, Muhajirin tetap mengapresiasi peresmian gedung tersebut. Baginya, ini adalah bentuk keseriusan negara dalam menghadirkan lingkungan kerja yang manusiawi dan bermartabat.
Lingkungan fisik yang baik dianggap sebagai pesan psikologis bahwa pekerjaan adalah amanah terhormat yang layak didukung dengan fasilitas terbaik dari negara.
Mengakhiri sambutannya, Muhajirin berharap gedung baru Kantor Kemenag Sanggau menjadi sumber semangat dan prestasi yang benar-benar berdampak bagi masyarakat luas.
“Gedung hanyalah benda mati. Nilai kerja yang hiduplah yang akan membuatnya bermakna dan dikenang,” pungkas Muhajirin mengakhiri sambutannya.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar