Senin, 4 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » Bumi Daranante » Sungai Tayan Tercemar Akibat PETI, Iptu Henriyanto Pimpin Tim Gabungan Sisir Lokasi Tambang di Desa Berakak

Sungai Tayan Tercemar Akibat PETI, Iptu Henriyanto Pimpin Tim Gabungan Sisir Lokasi Tambang di Desa Berakak

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com — Aparat gabungan dari Polsek Tayan Hulu bersama unsur Kecamatan, TNI, dan perangkat desa melaksanakan penertiban serta pemberian imbauan larangan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Desa Berakak, Kecamatan Tayan Hulu, Kamis (12/2/2026).

Langkah tegas ini diambil sebagai respons cepat atas keluhan masyarakat yang terdampak pencemaran air di sepanjang aliran Sungai Tayan. Air sungai yang menjadi sumber kehidupan warga dilaporkan keruh dan tidak layak pakai akibat aktivitas tambang di bagian perhuluan.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Tayan Hulu, Iptu Henriyanto Pintor Hutajulu, dengan menyisir titik koordinat di RT Uk Langsat, Dusun Tabot Galong. Saat tim tiba di lokasi, aktivitas penambangan diketahui sedang berhenti sementara karena para pekerja tengah beristirahat.

Meski demikian, petugas tetap melakukan langkah persuasif dengan memberikan edukasi kepada para pekerja. Aparat meminta seluruh peralatan kerja segera dikemas dan lokasi dikosongkan untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah.

“Kami hadir untuk merespons aspirasi masyarakat pengguna air Sungai Tayan. Aktivitas PETI di perhuluan berdampak langsung terhadap kualitas air yang digunakan warga sehari-hari untuk mandi dan mencuci,” tegas Iptu Henriyanto Pintor Hutajulu, Minggu (15/2/2026).

Kapolsek menambahkan bahwa tindakan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi di Kantor Camat Tayan Hulu pada akhir Januari lalu. Ia menekankan bahwa meskipun saat ini mengedepankan pendekatan humanis, pihaknya tidak akan segan memproses hukum jika imbauan tersebut diabaikan.

“Kami mengutamakan kesadaran hukum. Namun, jika masih ditemukan aktivitas ilegal, tentu akan kami proses sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” lanjutnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Trantib Kecamatan Tayan Hulu Kutipa, perwakilan Koramil Serka Herkulanus Dedi, serta para kepala wilayah dan ketua RT setempat. Kehadiran tokoh masyarakat ini menunjukkan dukungan penuh warga terhadap normalisasi fungsi sungai.

Iptu Henriyanto menegaskan bahwa persoalan PETI bukan sekadar masalah hukum, melainkan soal keberlanjutan lingkungan hidup. Sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, dan pemerintah kecamatan menjadi kunci untuk memastikan Sungai Tayan kembali bersih.

Penertiban berlangsung dalam situasi aman dan kondusif. Polsek Tayan Hulu memastikan akan terus melakukan pemantauan dan patroli rutin di wilayah-wilayah rawan sebagai komitmen menjaga kelestarian alam di Kabupaten Sanggau.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspor Lewat PLBN Jagoi Babang Melejit, Tembus 9,8 Juta Kilogram Sepanjang 2025

    Ekspor Lewat PLBN Jagoi Babang Melejit, Tembus 9,8 Juta Kilogram Sepanjang 2025

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Aktivitas perdagangan di perbatasan Indonesia-Malaysia terus menunjukkan tren positif yang membanggakan. Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Jagoi Babang mencatatkan lonjakan drastis pada volume dan frekuensi ekspor PLBN Jagoi Babang untuk komoditas pertanian, peternakan, hingga perikanan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data dari aplikasi BEST TRUST, kinerja ekspor tahun 2025 tercatat sangat […]

  • Pawai Kerukunan HAB Kemenag ke-80 di Sanggau Berlangsung Tertib dan Aman

    Pawai Kerukunan HAB Kemenag ke-80 di Sanggau Berlangsung Tertib dan Aman

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com — Pawai Kerukunan dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 digelar di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Sabtu pagi, 24 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung aman dan tertib dengan pengamanan terpadu dari Polres Sanggau dan Polsek Kapuas. Pawai dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau di […]

  • Cari Ikan Malah Dapat Bom, Penyelam di Beduai Temukan Mortir Aktif di Dasar Sungai

    Cari Ikan Malah Dapat Bom, Penyelam di Beduai Temukan Mortir Aktif di Dasar Sungai

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Warga Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, digegerkan dengan penemuan satu buah mortir yang diduga masih aktif di wilayah Muara Sungai Beduai. Benda berbahaya tersebut ditemukan oleh seorang warga saat sedang menyelam untuk mencari ikan. Peristiwa ini bermula pada Minggu malam, 15 Februari 2026, sekitar pukul 22.20 WIB. Mario Febrian (33), warga Dusun Timaga, menemukan […]

  • Resep Polkadot Cheese Cookies Green Tea: Ide Kue Lebaran Cantik & Unik

    Resep Polkadot Cheese Cookies Green Tea: Ide Kue Lebaran Cantik & Unik

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Persiapan menyambut hari raya tidak lengkap tanpa kehadiran kue kering yang istimewa di meja tamu. Jika Anda mencari inspirasi kue yang tampilannya mencuri perhatian namun memiliki rasa yang mewah, Polkadot Cheese Cookies Green Tea adalah jawabannya. Melalui kanal YouTube Figo Alfares, resep ini menawarkan kombinasi unik antara rasa manis khas teh hijau dengan […]

  • Bibit Bugenvil dan Biji Mangga Ilegal Diamankan Petugas Karantina Entikong

    Bibit Bugenvil dan Biji Mangga Ilegal Diamankan Petugas Karantina Entikong

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Ketangguhan pengawasan di pintu gerbang negara kembali dibuktikan oleh Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Barat. Melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong, petugas berhasil menggagalkan upaya masuknya 31 batang bibit bugenvil dan 4 biji mangga yang tidak dilengkapi dokumen resmi pada Minggu (11/1/2026). Langkah tegas ini diambil karena komoditas tersebut dikategorikan […]

  • Mata Minus Bisa Sembuh Alami? Simak Fakta Medis Rabun Jauh dan Cara Mencegahnya

    Mata Minus Bisa Sembuh Alami? Simak Fakta Medis Rabun Jauh dan Cara Mencegahnya

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Rabun jauh, atau yang secara medis dikenal sebagai miopia, telah menjadi gangguan penglihatan yang kian umum di era digital. Kondisi ini membuat objek yang berada di kejauhan tampak kabur karena cahaya yang masuk ke mata fokus di depan retina, bukan tepat di atasnya. Hal ini biasanya dipicu oleh sumbu bola mata yang terlalu […]

expand_less