Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Benarkah Makan Tempe Berlebihan Bikin Pria Mandul? Simak Penjelasan dr. Tirta

Benarkah Makan Tempe Berlebihan Bikin Pria Mandul? Simak Penjelasan dr. Tirta

  • account_circle Keyvin
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KILASSANGGAU.COM – Di balik popularitas tempe dan tahu sebagai sumber protein murah meriah, terselip sebuah kekhawatiran yang berkembang di masyarakat. Banyak yang meyakini bahwa mengonsumsi kedelai secara berlebihan dapat mengganggu kesuburan pria hingga menyebabkan kemandulan.

Isu ini berakar pada kandungan fitoestrogen dalam kedelai yang dianggap mampu mengacaukan hormon maskulin. Lantas, apakah anggapan tersebut sesuai dengan fakta medis, atau sekadar mitos belaka?

Praktisi kesehatan sekaligus edukator medis, dr. Tirta Mandira Hudhi, memberikan klarifikasi mendalam untuk meluruskan kekhawatiran yang beredar di masyarakat tersebut.

Dampak Hormon Estrogen dan Risiko Ginekomastia

Dr. Tirta membenarkan bahwa kedelai memang memiliki kaitan erat dengan hormon tertentu. Namun, ia menggarisbawahi bahwa efek samping hanya terjadi jika konsumsinya dilakukan dalam jumlah yang sangat tidak wajar atau ekstrem.

Menurutnya, dampak utama dari kelebihan kedelai pada pria bukanlah kemandulan secara langsung, melainkan munculnya kondisi medis yang disebut ginekomastia.

“Jadi konsumsi kedelai yang berlebihan itu memang akan memicu sebuah hormon yang akan menyebabkan munculnya hormon estrogen pada pria. Betul,” ujar dr. Tirta dalam unggahan edukasinya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa peningkatan hormon estrogen ini akan mengubah beberapa karakteristik fisik pria menjadi lebih feminin.

“Gejala utamanya tuh bukan mandul sebenarnya, peningkatan hormon estrogen jadinya kayak ginekomastia. Jadi cowoknya punya payudara, terus suaranya jadi halus gitu ya,” jelasnya.

Berapa Batas Aman Konsumsi Tempe per Hari?

Masyarakat, khususnya kaum pria, diimbau untuk tidak perlu merasa cemas dalam mengonsumsi tempe atau tahu sebagai lauk harian. Dr. Tirta menegaskan bahwa dalam porsi normal, kedelai sangat aman bagi tubuh.

Ia menyebutkan bahwa mengonsumsi sekitar 8 hingga 12 potong tempe masih dalam kategori wajar dan tidak akan memberikan pengaruh drastis pada perubahan hormon pria. Risiko medis seperti ginekomastia baru akan mengintai jika porsi yang dimakan sudah melampaui batas nalar manusia normal.

“Ibaratnya gini, berlebihannya ya kayak 200 tempe per hari, 100… misalkan 15 kilo kedelai per hari. Nah, itu bisa jadi menimbulkan efek estrogen pada pria,” tegas dr. Tirta memberikan perbandingan.

Pentingnya Pola Makan Seimbang

Meskipun penelitian mengenai ambang batas pasti konsumsi kedelai masih terus dikembangkan oleh para ahli, kesimpulan sementaranya tetap sama: keseimbangan adalah kunci. Tempe tetap menjadi salah satu sumber protein nabati terbaik yang kaya akan nutrisi.

Selama tidak dikonsumsi secara membabi buta hingga belasan kilogram dalam sehari, manfaat kesehatan dari tempe jauh lebih besar dibandingkan risiko yang ditakutkan. Mengombinasikan tempe dengan variasi nutrisi lain akan membantu menjaga metabolisme dan keseimbangan hormon tubuh tetap stabil.

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap! Motif Pembunuhan dalam Karung di Sanggau Ternyata Dipicu Utang Rp700 Ribu

    Terungkap! Motif Pembunuhan dalam Karung di Sanggau Ternyata Dipicu Utang Rp700 Ribu

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pihak kepolisian berhasil mengungkap fakta mengejutkan di balik peristiwa penemuan mayat di Sanggau yang jasadnya ditemukan di dalam karung. Pelaku berinisial WF (24) tega menghabisi nyawa temannya sendiri, M (18), hanya karena dipicu permasalahan utang piutang yang berujung pada tindakan keji, yang kini menjadi kasus kriminal Kalimantan Barat yang menyita perhatian publik. “Hasil […]

  • Musda V KBPP Polri Kalbar, Karolin Margret Natasa: Cetak Kader Unggul untuk ‘Perang’ di Sektor Strategis

    Musda V KBPP Polri Kalbar, Karolin Margret Natasa: Cetak Kader Unggul untuk ‘Perang’ di Sektor Strategis

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Ketua KBPP Polri Kalimantan Barat yang juga menjabat sebagai Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, memberikan penegasan penting bagi seluruh anggota organisasi. Karolin menyatakan bahwa Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) harus mampu menjadi kawah candradimuka bagi keluarga besar Polri untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing. Hal tersebut disampaikan Karolin dalam pembukaan Musyawarah […]

  • Pekawai Jadi Primadona Baru di Perbatasan, Karantina Kalbar Catat Ekspor Ratusan Ton Sepanjang Januari

    Pekawai Jadi Primadona Baru di Perbatasan, Karantina Kalbar Catat Ekspor Ratusan Ton Sepanjang Januari

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Berakhirnya musim durian ternyata tidak menyurutkan geliat ekspor hortikultura di beranda depan negara. Seiring meredanya pengiriman durian, kini giliran buah pekawai yang mengambil alih panggung sebagai komoditas unggulan baru. Buah eksotis khas Kalimantan ini mencatatkan lonjakan signifikan. Baik dari frekuensi pengiriman maupun volume ekspor yang melintasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong menuju […]

  • Bidik Juara Nasional Adinata Syariah 2026, Gubernur Norsan Pacu Inovasi Perbankan Syariah Kalbar

    Bidik Juara Nasional Adinata Syariah 2026, Gubernur Norsan Pacu Inovasi Perbankan Syariah Kalbar

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat langkah strategis untuk menjadi pusat ekonomi syariah di tingkat nasional. Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menegaskan bahwa kemajuan ekonomi syariah Kalbar sangat bergantung pada inovasi layanan dan perubahan mentalitas para pelaku usaha agar mampu bersaing di pasar modern. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Coffee Morning yang diselenggarakan oleh […]

  • Resep Cimi-Cimi (Stik Bawang) Renyah & Gurih: Ide Camilan Pengisi Toples yang Ekonomis

    Resep Cimi-Cimi (Stik Bawang) Renyah & Gurih: Ide Camilan Pengisi Toples yang Ekonomis

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    UNCAKKAPUAS – Membuat camilan sendiri di rumah tidak hanya memberikan kepuasan tersendiri, tetapi juga jauh lebih hemat dan terjamin kebersihannya. Salah satu camilan yang selalu menjadi favorit keluarga adalah stik bawang atau yang populer disebut cimi-cimi. Melansir tutorial dari kanal YouTube Dapur Umi, rahasia tekstur cimi-cimi yang sangat renyah dan tidak keras terletak pada perpaduan […]

  • Ratusan Rider Jajal Alam Parindu di Event Trail Macan’t Dohik Buko’k Sanggau

    Ratusan Rider Jajal Alam Parindu di Event Trail Macan’t Dohik Buko’k Sanggau

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com — Ratusan pecinta motor trail menjajal lintasan alam Parindu dalam Event Trail Jelajah Alam Macan’t Dohik Buko’k yang digelar di Dusun Engkalet, Desa Hibun, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan ini memadukan olahraga otomotif dengan promosi wisata alam khas Kalimantan Barat. Event dimulai sejak pukul 08.30 WIB dengan pusat […]

expand_less