Jumat, 3 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » Benarkah Makan Tempe Berlebihan Bikin Pria Mandul? Simak Penjelasan dr. Tirta

Benarkah Makan Tempe Berlebihan Bikin Pria Mandul? Simak Penjelasan dr. Tirta

  • account_circle Keyvin
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KILASSANGGAU.COM – Di balik popularitas tempe dan tahu sebagai sumber protein murah meriah, terselip sebuah kekhawatiran yang berkembang di masyarakat. Banyak yang meyakini bahwa mengonsumsi kedelai secara berlebihan dapat mengganggu kesuburan pria hingga menyebabkan kemandulan.

Isu ini berakar pada kandungan fitoestrogen dalam kedelai yang dianggap mampu mengacaukan hormon maskulin. Lantas, apakah anggapan tersebut sesuai dengan fakta medis, atau sekadar mitos belaka?

Praktisi kesehatan sekaligus edukator medis, dr. Tirta Mandira Hudhi, memberikan klarifikasi mendalam untuk meluruskan kekhawatiran yang beredar di masyarakat tersebut.

Dampak Hormon Estrogen dan Risiko Ginekomastia

Dr. Tirta membenarkan bahwa kedelai memang memiliki kaitan erat dengan hormon tertentu. Namun, ia menggarisbawahi bahwa efek samping hanya terjadi jika konsumsinya dilakukan dalam jumlah yang sangat tidak wajar atau ekstrem.

Menurutnya, dampak utama dari kelebihan kedelai pada pria bukanlah kemandulan secara langsung, melainkan munculnya kondisi medis yang disebut ginekomastia.

“Jadi konsumsi kedelai yang berlebihan itu memang akan memicu sebuah hormon yang akan menyebabkan munculnya hormon estrogen pada pria. Betul,” ujar dr. Tirta dalam unggahan edukasinya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa peningkatan hormon estrogen ini akan mengubah beberapa karakteristik fisik pria menjadi lebih feminin.

“Gejala utamanya tuh bukan mandul sebenarnya, peningkatan hormon estrogen jadinya kayak ginekomastia. Jadi cowoknya punya payudara, terus suaranya jadi halus gitu ya,” jelasnya.

Berapa Batas Aman Konsumsi Tempe per Hari?

Masyarakat, khususnya kaum pria, diimbau untuk tidak perlu merasa cemas dalam mengonsumsi tempe atau tahu sebagai lauk harian. Dr. Tirta menegaskan bahwa dalam porsi normal, kedelai sangat aman bagi tubuh.

Ia menyebutkan bahwa mengonsumsi sekitar 8 hingga 12 potong tempe masih dalam kategori wajar dan tidak akan memberikan pengaruh drastis pada perubahan hormon pria. Risiko medis seperti ginekomastia baru akan mengintai jika porsi yang dimakan sudah melampaui batas nalar manusia normal.

“Ibaratnya gini, berlebihannya ya kayak 200 tempe per hari, 100… misalkan 15 kilo kedelai per hari. Nah, itu bisa jadi menimbulkan efek estrogen pada pria,” tegas dr. Tirta memberikan perbandingan.

Pentingnya Pola Makan Seimbang

Meskipun penelitian mengenai ambang batas pasti konsumsi kedelai masih terus dikembangkan oleh para ahli, kesimpulan sementaranya tetap sama: keseimbangan adalah kunci. Tempe tetap menjadi salah satu sumber protein nabati terbaik yang kaya akan nutrisi.

Selama tidak dikonsumsi secara membabi buta hingga belasan kilogram dalam sehari, manfaat kesehatan dari tempe jauh lebih besar dibandingkan risiko yang ditakutkan. Mengombinasikan tempe dengan variasi nutrisi lain akan membantu menjaga metabolisme dan keseimbangan hormon tubuh tetap stabil.

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sasar Sekadau, Dua Warga Sanggau Diringkus Polisi Beserta 15 Gram Sabu di Rumah Makan

    Sasar Sekadau, Dua Warga Sanggau Diringkus Polisi Beserta 15 Gram Sabu di Rumah Makan

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sekadau kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di awal tahun 2026. Setelah sebelumnya menangkap warga Sintang, kali ini polisi meringkus dua pemuda asal Kabupaten Sanggau yang diduga hendak mengedarkan sabu di wilayah Sekadau. Penangkapan dilakukan pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Petugas menyergap kedua pelaku […]

  • Hanya 17 Detik! Ini Resep Praktis Membuat Es Kopi Susu Segar Ala Kafe

    Hanya 17 Detik! Ini Resep Praktis Membuat Es Kopi Susu Segar Ala Kafe

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Minuman es kopi susu kekinian kini menjadi tren yang digemari berbagai kalangan masyarakat. Kabar baiknya, Anda tidak perlu selalu merogoh kocek dalam di kedai kopi ternama. Minuman segar dengan tampilan visual yang menarik kini dapat dibuat sendiri di rumah menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di toko terdekat. Melansir panduan visual dari kanal […]

  • Sungai Tayan Tercemar Akibat PETI, Iptu Henriyanto Pimpin Tim Gabungan Sisir Lokasi Tambang di Desa Berakak

    Sungai Tayan Tercemar Akibat PETI, Iptu Henriyanto Pimpin Tim Gabungan Sisir Lokasi Tambang di Desa Berakak

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Aparat gabungan dari Polsek Tayan Hulu bersama unsur Kecamatan, TNI, dan perangkat desa melaksanakan penertiban serta pemberian imbauan larangan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Desa Berakak, Kecamatan Tayan Hulu, Kamis (12/2/2026). Langkah tegas ini diambil sebagai respons cepat atas keluhan masyarakat yang terdampak pencemaran air di sepanjang aliran Sungai Tayan. […]

  • Api Cepat Membesar Dipicu BBM dan Gas, Warga Bahta Berjibaku Padamkan Kebakaran Pakai Mesin Robin

    Api Cepat Membesar Dipicu BBM dan Gas, Warga Bahta Berjibaku Padamkan Kebakaran Pakai Mesin Robin

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Peristiwa kebakaran hebat melanda dua unit rumah toko (ruko) di Dusun Bahta, Desa Bahta, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, pada Minggu pagi, 8 Februari 2026. Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB tersebut menghanguskan bangunan milik Karnaen (47). Ruko tersebut selama ini difungsikan sebagai kios Pertalite, pangkas rambut, serta toko sembako. Asap tebal pertama […]

  • Mengenal Karakter 7 Generasi: Dari Silent Gen hingga Gen Beta di Tahun 2026

    Mengenal Karakter 7 Generasi: Dari Silent Gen hingga Gen Beta di Tahun 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Pernahkah Anda merasa sulit memahami jalan pikiran orang tua atau justru merasa tidak nyambung saat berbincang dengan anak muda? Perbedaan sudut pandang ini rupanya bukan tanpa alasan. Melansir kanal YouTube Cukup Tau Singkat, lingkungan tempat seseorang tumbuh sangat memengaruhi pembentukan karakter dan pola pikirnya. Memasuki tahun 2026, peta usia dan peran setiap generasi […]

  • Buka RAKERDA VII GSJA di Sanggau, Yohanes Ontot Ajak Gereja Perkuat Sinergi Bangun Karakter Bangsa

    Buka RAKERDA VII GSJA di Sanggau, Yohanes Ontot Ajak Gereja Perkuat Sinergi Bangun Karakter Bangsa

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) ke-VII Gereja Sidang-Sidang Jemaat Allah (GSJA) Wilayah Badan Pengurus Daerah (BPD) II Kalimantan Barat pada Selasa, 27 Januari026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pelayan gereja untuk melakukan evaluasi mendalam sekaligus menyusun arah pelayanan ke depan. RAKERDA tahun ini mengangkat tema […]

expand_less