Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » News » Bahayakan Mesin Kendaraan Warga, BPM Kalbar Tuntut Aktor Intelektual Peredaran Oli Palsu Diseret ke Meja Hijau

Bahayakan Mesin Kendaraan Warga, BPM Kalbar Tuntut Aktor Intelektual Peredaran Oli Palsu Diseret ke Meja Hijau

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com — Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat kembali menyuarakan desakan keras terkait penegakan hukum terhadap pelaku peredaran oli palsu di wilayah Kalbar.

BPM secara terbuka mengkritik kinerja Polda Kalbar yang dinilai lamban dalam menangani kasus tersebut. Hal ini memicu kekhawatiran masyarakat akan ketidakpastian hukum terhadap mafia oli ilegal.

Ketua BPM Kalbar, Gusti Edy, mengungkapkan bahwa hingga kini belum ada perkembangan signifikan sejak aksi unjuk rasa di Mapolda dan Kejati Kalbar pada 15 Oktober 2025 lalu.

“Kasus ini menjadi perhatian karena merugikan konsumen dan merusak kepercayaan publik. Kami menuntut agar aktor utama segera dijerat hukum,” tegas Gusti Edy dalam rilisnya, Selasa (20/1/2026).

Skandal ini awalnya mencuat saat aparat gabungan mengungkap praktik peredaran oli palsu skala besar di Kubu Raya pada Juni 2025. Terduga cukong utama berinisial ‘EC’ atau ‘Edi Choy’ disebut-sebut sebagai otak di balik jaringan ini.

BPM mendesak pihak kepolisian untuk segera melakukan penangkapan. Penanganan yang terkesan jalan di tempat menimbulkan kecurigaan publik akan adanya potensi intervensi dari pihak luar.

Selain kepolisian, BPM juga meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar untuk mengawal ketat proses penyidikan. Hal ini penting untuk memastikan kasus ini tuntas hingga ke pengadilan.

Gusti Edy menambahkan, peredaran oli palsu sangat membahayakan keselamatan dan ekonomi masyarakat. Oli palsu tidak memiliki kandungan zat tambahan (aditif) yang tepat untuk mesin.

Akibatnya, suhu mesin kendaraan mudah naik dan komponen vital seperti piston, ring piston, hingga bantalan peluru (bearing) akan cepat mengalami kerusakan parah.

Masyarakat juga diimbau waspada terhadap ciri-ciri oli palsu. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain kemasan dengan kualitas cetak rendah serta label yang mudah rusak.

Selain itu, warna dan kekentalan oli yang tidak standar serta bau yang menyengat menjadi indikator kuat produk palsu. Warga diminta tidak tergiur dengan harga yang terlalu murah di bawah standar pasar resmi.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Rilis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar Kawasan Hutan

    Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar Kawasan Hutan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Presiden Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melanggar aturan di kawasan hutan nasional. Pencabutan izin ini merupakan hasil audit dan pemeriksaan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/1/2026) malam. “Presiden memutuskan mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti […]

  • Solusi Kebun Dapur Praktis: Cara Maksimalkan Lahan Terbatas untuk Bahan Pangan Segar

    Solusi Kebun Dapur Praktis: Cara Maksimalkan Lahan Terbatas untuk Bahan Pangan Segar

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Memiliki halaman rumah yang sempit kini bukan lagi penghalang bagi Anda yang ingin mendapatkan bahan masakan segar setiap hari. Melalui kreativitas pemanfaatan pot, polibag, atau area kecil di pekarangan, memiliki kebun dapur sendiri menjadi solusi yang praktis sekaligus hemat. Melansir panduan dari kanal YouTube Plant Traces, kunci sukses berkebun di lahan terbatas terletak […]

  • Anti Gagal! Resep Donat “Menul” yang Tetap Lembut Tanpa Mesin Mixer

    Anti Gagal! Resep Donat “Menul” yang Tetap Lembut Tanpa Mesin Mixer

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Membuat donat rumahan dengan tekstur yang empuk dan mengembang sempurna atau yang populer dengan istilah “menul-menul” kini bukan lagi impian bagi pemula. Menariknya, hasil yang maksimal ini bisa dicapai tanpa memerlukan mesin mixer. Cukup dengan teknik uleni tangan dalam waktu singkat, Anda bisa menghasilkan donat yang lembut bahkan tetap empuk saat disimpan semalaman. […]

  • Perselisihan di Kebun Sawit Batang Lupar, Seorang Warga Tewas Tertembak Senjata Rakitan

    Perselisihan di Kebun Sawit Batang Lupar, Seorang Warga Tewas Tertembak Senjata Rakitan

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Humas Polres
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Satuan Reserse Kriminal Polres Kapuas Hulu tengah mendalami kasus tragis warga tewas tertembak di kebun sawit yang melibatkan penggunaan senjata api ilegal. Peristiwa yang merenggut nyawa pria berinisial AI (55) ini terjadi di lahan perkebunan kelapa sawit Dusun Ukit-Ukit, Desa Labian, Kecamatan Batang Lupar, pada Rabu, 31 Desember 2025. Pihak kepolisian kini melakukan […]

  • Kasus Dugaan Pelanggaran Konsumen, Ricard Lie Dijadwalkan Diperiksa Polisi

    Kasus Dugaan Pelanggaran Konsumen, Ricard Lie Dijadwalkan Diperiksa Polisi

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya memastikan proses hukum terhadap Ricard Lie (RL) terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Perkara dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan layanan kecantikan kini telah resmi memasuki tahap penyidikan. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat (Kasubbid Penmas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Reonald Simanjuntak. Ia menyebutkan, […]

  • Layani Seluruh Umat, BAZNAS Sanggau Salurkan Beasiswa untuk 167 Pelajar Termasuk Non-Muslim

    Layani Seluruh Umat, BAZNAS Sanggau Salurkan Beasiswa untuk 167 Pelajar Termasuk Non-Muslim

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sanggau menyalurkan bantuan beasiswa bagi pelajar jenjang SD/MI dan santri pondok pesantren se-Kota Sanggau serta Kecamatan Mukok. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan secara simbolis di Aula BAZNAS Sanggau pada Selasa, 27 Januari 2026. Ketua BAZNAS Kabupaten Sanggau, Hamka Surkati, menjelaskan bahwa beasiswa kali ini diberikan kepada 167 pelajar […]

expand_less