Senin, 4 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » Strategi Bangun Bisnis dari Nol ala Raymond Chin: Minimal Rencana, Maksimal Eksekusi

Strategi Bangun Bisnis dari Nol ala Raymond Chin: Minimal Rencana, Maksimal Eksekusi

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KILASSANGGAU – Banyak calon pengusaha muda yang terjebak dalam perencanaan yang terlalu rumit, mulai dari menyusun proposal yang sangat tebal hingga terjebak pada skema Business Model Canvas yang kompleks. Menanggapi fenomena ini, pengusaha sekaligus konten kreator edukasi finansial, Raymond Chin, membagikan pandangan barunya.

Menurut Raymond, kunci utama membangun bisnis dari nol di era saat ini adalah menjaga perencanaan tetap sederhana agar bisa segera diwujudkan. Melansir dari kanal YouTube pribadinya pada Sabtu (17/01/2026), ia mendefinisikan bisnis sebagai sebuah organisasi yang mencari keuntungan dengan menjual jasa atau produk.

“Bisnis harus bisa berjalan secara sistematis, bukan sekadar mengandalkan tenaga sang pemilik selamanya atau self-employment,” ungkap Raymond dalam keterangannya.

1. Fokus pada Produk dan Unit Economics

Komponen pertama yang wajib diperhatikan adalah produk. Raymond menekankan bahwa produk—baik berupa barang maupun jasa—harus didukung oleh Unit Economics yang sehat. Secara sederhana, Unit Economics adalah perhitungan harga modal dibandingkan dengan harga jual.

Sebagai contoh, jika sebuah produk dijual seharga Rp100.000 dengan modal Rp40.000, maka pengusaha memiliki margin yang cukup luas untuk dialokasikan ke pos lain. Margin tersebut nantinya digunakan untuk biaya operasional (20%), pemasaran (20%), dan pengembangan bisnis lainnya. Tanpa hitungan yang sehat, bisnis akan sangat sulit untuk berkembang atau scale up.

2. Marketing: Lebih Penting dari Produk di Tahap Awal

Bagi bisnis yang baru merintis, Raymond berpendapat bahwa pemasaran sering kali lebih krusial daripada terus-menerus menyempurnakan produk. Melalui pemasaran, pengusaha bisa mendapatkan umpan balik langsung dari pelanggan. Terdapat dua metode yang bisa diterapkan:

Inbound Marketing: Menarik pelanggan melalui konten media sosial, iklan, atau tampilan etalase toko.

Outbound Marketing: Bergerak aktif menghubungi calon pelanggan, seperti menawarkan produk langsung kepada relasi.

“Jangan menunggu produk menjadi sempurna untuk mulai berjualan. Buatlah Minimum Viable Product (MVP), luncurkan secepat mungkin, dan biarkan pelanggan memberi tahu Anda apa yang perlu diperbaiki,” jelasnya.

3. Operasional dan Pentingnya Delegasi

Komponen terakhir adalah operasional, yang berkaitan dengan jalannya bisnis sehari-hari. Raymond menilai kesalahan terbesar pengusaha pemula adalah terjebak mengerjakan semua hal sendirian atau one-man show.

Ia menyarankan agar pemilik bisnis mulai membangun sistem sedini mungkin melalui dua langkah:

Membangun Organisasi: Mulai berpikir bagaimana proses kerja bisa didelegasikan atau menggunakan sistem otomatisasi meski modal masih terbatas.

• Aturan 80/20: Pemilik bisnis sebaiknya tidak menghabiskan 80% waktunya hanya untuk urusan teknis. Waktu tersebut harus dialokasikan untuk memikirkan strategi jangka panjang dan meningkatkan penjualan.

Sebagai penutup, ia mengingatkan bahwa bisnis yang sukses bukanlah karena rencana yang paling sempurna di atas kertas, melainkan eksekusi yang cepat dan kemampuan untuk terus belajar dari kesalahan di lapangan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Api Cepat Membesar Dipicu BBM dan Gas, Warga Bahta Berjibaku Padamkan Kebakaran Pakai Mesin Robin

    Api Cepat Membesar Dipicu BBM dan Gas, Warga Bahta Berjibaku Padamkan Kebakaran Pakai Mesin Robin

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Peristiwa kebakaran hebat melanda dua unit rumah toko (ruko) di Dusun Bahta, Desa Bahta, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, pada Minggu pagi, 8 Februari 2026. Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB tersebut menghanguskan bangunan milik Karnaen (47). Ruko tersebut selama ini difungsikan sebagai kios Pertalite, pangkas rambut, serta toko sembako. Asap tebal pertama […]

  • Rahasia Bicara Lancar di Depan Kamera Tanpa Hafal Naskah bagi Kreator Konten

    Rahasia Bicara Lancar di Depan Kamera Tanpa Hafal Naskah bagi Kreator Konten

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Keyin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Menghafal naskah sering kali menjadi kendala utama bagi para kreator konten saat melakukan proses rekaman video, terutama untuk materi yang panjang dan kompleks. Namun, kini terdapat solusi praktis yang memungkinkan seseorang berbicara dengan lancar tanpa harus menghafal setiap kata secara manual. Melansir informasi dari kanal YouTube Adriel Reith pada Rabu (21/01/2026), teknik ini […]

  • Buka Pintu bagi Investor Tiongkok, Wagub Krisantus Syaratkan Ramah Lingkungan dan Berpelat KB!

    Buka Pintu bagi Investor Tiongkok, Wagub Krisantus Syaratkan Ramah Lingkungan dan Berpelat KB!

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melakukan manuver strategis untuk menarik modal asing guna mempercepat pembangunan daerah. Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menghadiri forum bisnis bertajuk Your Gateway to Investing in Indonesia yang mempertemukan investor asal Tiongkok (Cina) dengan Pemerintah Indonesia di Centennial Tower, Jakarta, Selasa (13/1/2026). Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi Kalbar […]

  • Pemerintah Siapkan Stimulus Ramadan–Lebaran 2026, Diskon Transportasi hingga Bansos Pangan

    Pemerintah Siapkan Stimulus Ramadan–Lebaran 2026, Diskon Transportasi hingga Bansos Pangan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com — Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi untuk mendorong konsumsi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026. Kebijakan ini diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Lebaran. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp0,92 triliun untuk program diskon transportasi yang mencakup angkutan darat, laut, penyeberangan, dan udara. Pada sektor […]

  • Tabrakan Beruntun Maut di Jalan Raya Tayan Hilir, Sopir Truk Tewas Usai Hantam Dua Bus Damri

    Tabrakan Beruntun Maut di Jalan Raya Tayan Hilir, Sopir Truk Tewas Usai Hantam Dua Bus Damri

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Kecelakaan lalu lintas beruntun yang merenggut nyawa terjadi di wilayah hukum Polres Sanggau, tepatnya di Jalan Raya Tayan Hilir–Sanggau, Dusun Tenggayong, Desa Cempedak, Kecamatan Tayan Hilir. Peristiwa maut ini berlangsung pada Rabu, 21 Januari 2026, sekitar pukul 00.15 WIB. Insiden ini melibatkan tiga kendaraan besar dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta belasan […]

  • Resmi Berlaku 2026, Polri Terapkan KUHP dan KUHAP Baru di Seluruh Indonesia

    Resmi Berlaku 2026, Polri Terapkan KUHP dan KUHAP Baru di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) resmi memasuki era baru penegakan hukum nasional seiring diberlakukannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru. Regulasi tersebut mulai diterapkan secara penuh sejak Jumat, 2 Januari 2026, pukul 00.01 WIB. Penerapan KUHP dan KUHAP baru dilakukan serentak di seluruh jajaran Polri, baik […]

expand_less