Jumat, 3 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » Mengapa Puasa Malah Bikin Sakit? Hindari 7 Makanan Pemicu Tubuh Tumbang

Mengapa Puasa Malah Bikin Sakit? Hindari 7 Makanan Pemicu Tubuh Tumbang

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KILASSANGGAU – Mengalami keluhan seperti sakit kepala, perut mual, hingga jantung berdebar saat menjalankan ibadah puasa merupakan hal yang sering dirasakan banyak orang. Namun, menurut pakar nutrisi Rosihan Hidayah, masalah tersebut umumnya bukan terletak pada aktivitas puasanya, melainkan pada jenis asupan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka.

Kondisi tubuh yang kosong selama belasan jam membuat metabolisme bekerja secara berbeda dan menjadi jauh lebih sensitif terhadap zat tertentu. Salah memilih menu dapat berakibat fatal pada kebugaran tubuh sepanjang hari.

7 Makanan “Biang Kerok” Tubuh Drop di Bulan Ramadan

Berdasarkan penjelasan Rosihan Hidayah, berikut adalah tujuh jenis makanan yang sebaiknya dihindari agar kondisi fisik tetap prima:

1. Makanan Terlalu Asin: Olahan seperti ikan asin atau telur asin memiliki kadar natrium tinggi yang memaksa tubuh menyerap air secara berlebihan. Dampaknya, Anda akan merasa haus luar biasa dan berisiko mengalami kenaikan tekanan darah.

2. Makanan Terlalu Manis: Konsumsi sirup atau kolak yang sangat pekat memicu lonjakan gula darah mendadak (sugar spike). Hal ini menyebabkan rasa kantuk berat setelah berbuka dan badan terasa sangat lemas pada siang hari berikutnya.

3. Gorengan dan Makanan Berminyak: Lemak jenuh dari minyak dapat menempel di dinding lambung yang kosong, memicu kenaikan asam lambung, perut begah, hingga kembung.

4. Makanan Pedas dan Santan Pekat: Perpaduan cabai yang mengiritasi lambung dan lemak santan yang sulit dicerna sering kali memicu diare serta nyeri ulu hati sesaat setelah berbuka.

5. Nasi Putih Berlebihan: Makan nasi dalam porsi besar saat sahur tidak menjamin ketahanan tubuh. Sebaliknya, asupan karbohidrat sederhana yang berlebih membuat tubuh cepat lapar, haus, dan gula darah tidak stabil.

6. Kopi dan Teh Pekat: Minuman ini bersifat diuretik yang menguras cairan tubuh. Ini adalah penyebab utama tenggorokan kering serta sensasi badan gemetar atau jantung berdebar, terutama bagi kelompok lansia.

7. Makanan Instan: Produk seperti mi instan rendah nutrisi namun tinggi pengawet. Meski memberikan rasa kenyang sesaat, tubuh tetap kekurangan energi berkualitas untuk beraktivitas.

Solusi Asupan yang Lebih Sehat dan Ramah Pencernaan

Sebagai alternatif, Rosihan Hidayah menyarankan beberapa pilihan menu yang dapat membantu menjaga stabilitas metabolisme tubuh selama Ramadan:

• Air Putih Hangat: Sangat disarankan untuk menenangkan lambung di awal waktu berbuka.

• Kurma dan Buah Segar: Memberikan energi alami dan hidrasi yang baik, seperti semangka, pepaya, atau pir.

• Protein Ringan: Mengonsumsi ikan kukus, telur rebus, tahu, atau tempe yang diolah dengan sedikit minyak.

• Karbohidrat Kompleks: Memilih nasi merah, kentang rebus, atau ubi kukus untuk memberikan rasa kenyang yang lebih lama.

Dengan memperhatikan pola makan dan menghindari ketujuh jenis makanan di atas, tubuh akan terasa lebih ringan, kualitas tidur terjaga, dan ibadah puasa dapat dijalankan secara maksimal tanpa kendala kesehatan yang berarti.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sungai Sekayam Meluap, Entikong Dikepung Banjir Hingga 2 Meter: Warga Dievakuasi Pakai Perahu Darurat

    Sungai Sekayam Meluap, Entikong Dikepung Banjir Hingga 2 Meter: Warga Dievakuasi Pakai Perahu Darurat

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, dilanda bencana banjir bandang pada Jumat, 9 Januari 2026. Sungai Sekayam meluap akibat curah hujan ekstrem sejak malam hari, menyebabkan permukiman warga terendam air dengan ketinggian mencapai hingga dua meter. Kondisi diperparah oleh banjir kiriman dari wilayah hulu di Desa Suruh Tembawang yang mengalir […]

  • Mata Minus Bisa Sembuh Alami? Simak Fakta Medis Rabun Jauh dan Cara Mencegahnya

    Mata Minus Bisa Sembuh Alami? Simak Fakta Medis Rabun Jauh dan Cara Mencegahnya

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Rabun jauh, atau yang secara medis dikenal sebagai miopia, telah menjadi gangguan penglihatan yang kian umum di era digital. Kondisi ini membuat objek yang berada di kejauhan tampak kabur karena cahaya yang masuk ke mata fokus di depan retina, bukan tepat di atasnya. Hal ini biasanya dipicu oleh sumbu bola mata yang terlalu […]

  • Resep Nastar Sultan Premium: Rahasia Tekstur Lumer dan Aroma Mewah yang Menggoda

    Resep Nastar Sultan Premium: Rahasia Tekstur Lumer dan Aroma Mewah yang Menggoda

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Nastar selalu menjadi primadona yang tak tergantikan di meja tamu saat hari raya. Namun, untuk mendapatkan tekstur yang benar-benar lumer di mulut dengan aroma yang semerbak, rahasianya terletak pada pemilihan bahan dan teknik pemanggangan yang tepat. Melalui kanal YouTube Figo Alfares, diperkenalkan sebuah resep “Nastar Sultan” yang mengutamakan kualitas bahan premium. Keunikan resep […]

  • Kombinasi Aspal dan Beton Mutu Tinggi, Jalan Wisata Riam Macan Sanggau Mulai Nyaman Dilalui

    Kombinasi Aspal dan Beton Mutu Tinggi, Jalan Wisata Riam Macan Sanggau Mulai Nyaman Dilalui

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, melakukan peninjauan langsung terhadap hasil pekerjaan pembangunan akses jalan menuju objek wisata Riam Macan di Desa Sei Mawang pada Senin, 19 Januari 2026. Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perkimtan Kabupaten Sanggau, Agus Hidayat, beserta pihak konsultan dan pelaksana kegiatan. […]

  • Layani Seluruh Umat, BAZNAS Sanggau Salurkan Beasiswa untuk 167 Pelajar Termasuk Non-Muslim

    Layani Seluruh Umat, BAZNAS Sanggau Salurkan Beasiswa untuk 167 Pelajar Termasuk Non-Muslim

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sanggau menyalurkan bantuan beasiswa bagi pelajar jenjang SD/MI dan santri pondok pesantren se-Kota Sanggau serta Kecamatan Mukok. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan secara simbolis di Aula BAZNAS Sanggau pada Selasa, 27 Januari 2026. Ketua BAZNAS Kabupaten Sanggau, Hamka Surkati, menjelaskan bahwa beasiswa kali ini diberikan kepada 167 pelajar […]

  • Perselisihan di Kebun Sawit Batang Lupar, Seorang Warga Tewas Tertembak Senjata Rakitan

    Perselisihan di Kebun Sawit Batang Lupar, Seorang Warga Tewas Tertembak Senjata Rakitan

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Humas Polres
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Satuan Reserse Kriminal Polres Kapuas Hulu tengah mendalami kasus tragis warga tewas tertembak di kebun sawit yang melibatkan penggunaan senjata api ilegal. Peristiwa yang merenggut nyawa pria berinisial AI (55) ini terjadi di lahan perkebunan kelapa sawit Dusun Ukit-Ukit, Desa Labian, Kecamatan Batang Lupar, pada Rabu, 31 Desember 2025. Pihak kepolisian kini melakukan […]

expand_less