Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » Mengapa Puasa Malah Bikin Sakit? Hindari 7 Makanan Pemicu Tubuh Tumbang

Mengapa Puasa Malah Bikin Sakit? Hindari 7 Makanan Pemicu Tubuh Tumbang

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KILASSANGGAU – Mengalami keluhan seperti sakit kepala, perut mual, hingga jantung berdebar saat menjalankan ibadah puasa merupakan hal yang sering dirasakan banyak orang. Namun, menurut pakar nutrisi Rosihan Hidayah, masalah tersebut umumnya bukan terletak pada aktivitas puasanya, melainkan pada jenis asupan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka.

Kondisi tubuh yang kosong selama belasan jam membuat metabolisme bekerja secara berbeda dan menjadi jauh lebih sensitif terhadap zat tertentu. Salah memilih menu dapat berakibat fatal pada kebugaran tubuh sepanjang hari.

7 Makanan “Biang Kerok” Tubuh Drop di Bulan Ramadan

Berdasarkan penjelasan Rosihan Hidayah, berikut adalah tujuh jenis makanan yang sebaiknya dihindari agar kondisi fisik tetap prima:

1. Makanan Terlalu Asin: Olahan seperti ikan asin atau telur asin memiliki kadar natrium tinggi yang memaksa tubuh menyerap air secara berlebihan. Dampaknya, Anda akan merasa haus luar biasa dan berisiko mengalami kenaikan tekanan darah.

2. Makanan Terlalu Manis: Konsumsi sirup atau kolak yang sangat pekat memicu lonjakan gula darah mendadak (sugar spike). Hal ini menyebabkan rasa kantuk berat setelah berbuka dan badan terasa sangat lemas pada siang hari berikutnya.

3. Gorengan dan Makanan Berminyak: Lemak jenuh dari minyak dapat menempel di dinding lambung yang kosong, memicu kenaikan asam lambung, perut begah, hingga kembung.

4. Makanan Pedas dan Santan Pekat: Perpaduan cabai yang mengiritasi lambung dan lemak santan yang sulit dicerna sering kali memicu diare serta nyeri ulu hati sesaat setelah berbuka.

5. Nasi Putih Berlebihan: Makan nasi dalam porsi besar saat sahur tidak menjamin ketahanan tubuh. Sebaliknya, asupan karbohidrat sederhana yang berlebih membuat tubuh cepat lapar, haus, dan gula darah tidak stabil.

6. Kopi dan Teh Pekat: Minuman ini bersifat diuretik yang menguras cairan tubuh. Ini adalah penyebab utama tenggorokan kering serta sensasi badan gemetar atau jantung berdebar, terutama bagi kelompok lansia.

7. Makanan Instan: Produk seperti mi instan rendah nutrisi namun tinggi pengawet. Meski memberikan rasa kenyang sesaat, tubuh tetap kekurangan energi berkualitas untuk beraktivitas.

Solusi Asupan yang Lebih Sehat dan Ramah Pencernaan

Sebagai alternatif, Rosihan Hidayah menyarankan beberapa pilihan menu yang dapat membantu menjaga stabilitas metabolisme tubuh selama Ramadan:

• Air Putih Hangat: Sangat disarankan untuk menenangkan lambung di awal waktu berbuka.

• Kurma dan Buah Segar: Memberikan energi alami dan hidrasi yang baik, seperti semangka, pepaya, atau pir.

• Protein Ringan: Mengonsumsi ikan kukus, telur rebus, tahu, atau tempe yang diolah dengan sedikit minyak.

• Karbohidrat Kompleks: Memilih nasi merah, kentang rebus, atau ubi kukus untuk memberikan rasa kenyang yang lebih lama.

Dengan memperhatikan pola makan dan menghindari ketujuh jenis makanan di atas, tubuh akan terasa lebih ringan, kualitas tidur terjaga, dan ibadah puasa dapat dijalankan secara maksimal tanpa kendala kesehatan yang berarti.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geger Penemuan Mayat dalam Karung di Sanggau, Diduga Kuat Korban Pembunuhan

    Geger Penemuan Mayat dalam Karung di Sanggau, Diduga Kuat Korban Pembunuhan

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Teodardus
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Peristiwa penemuan mayat di Sanggau menggegerkan warga Gang Bengkawan, Jalan Bujang Malaka, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, pada Kamis siang, 1 Januari 2026. Jenazah laki-laki tersebut ditemukan di dalam sebuah kamar kos dalam kondisi terbungkus karung, yang memicu dugaan pembunuhan di Sanggau oleh pihak kepolisian. Aparat Polres Sanggau menerima laporan awal dari masyarakat sekitar […]

  • Penduduk Pontianak Tembus 700 Ribu Jiwa, Wali Kota Tekankan Sinergi Jaga Kondusivitas

    Penduduk Pontianak Tembus 700 Ribu Jiwa, Wali Kota Tekankan Sinergi Jaga Kondusivitas

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyoroti dinamika perkembangan kota yang kian pesat, di mana penduduk Kota Pontianak saat ini terus meningkat hingga mendekati angka 700 ribu jiwa. Dalam peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-80, Sabtu (3/1/2026), ia menegaskan bahwa pertumbuhan populasi ini harus dibarengi dengan penguatan pembangunan Kota Pontianak […]

  • Atlet Polri Borong Medali SEA Games 2025, Ini Apresiasi dari Kapolri

    Atlet Polri Borong Medali SEA Games 2025, Ini Apresiasi dari Kapolri

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi kepada atlet-atlet Polri yang sukses meraih medali pada ajang SEA Games 2025. Total ada 38 personel Polri yang mencatatkan prestasi dari berbagai cabang olahraga. Apresiasi itu disampaikan dalam acara Malam Apresiasi Sang Juara Polri untuk Indonesia di The Tribrata, Jakarta Selatan, Kamis […]

  • Sembunyi di Lantai Kamar hingga Dibuang ke Tanah, Polisi Bongkar Transaksi Narkoba di Desa Kawat

    Sembunyi di Lantai Kamar hingga Dibuang ke Tanah, Polisi Bongkar Transaksi Narkoba di Desa Kawat

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Satuan Reserse Narkoba Polres Sanggau kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Kali ini, petugas berhasil mengungkap dua kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau. Pengungkapan dilakukan pada Jumat dini hari, 16 Januari 2026. Aksi ini berawal dari laporan masyarakat mengenai aktivitas transaksi narkotika yang mencurigakan di Dusun Pebaok, […]

  • Jaga Wajah Daerah, Bupati Yohanes Ontot Instruksikan Penataan Ketat Kawasan Sabang Merah

    Jaga Wajah Daerah, Bupati Yohanes Ontot Instruksikan Penataan Ketat Kawasan Sabang Merah

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Kawasan Sabang Merah sebagai ikon sekaligus ruang publik utama di Kabupaten Sanggau menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, turun langsung meninjau kawasan tersebut guna memastikan standar ketertiban, kebersihan, dan keamanan lingkungan terjaga dengan baik, Senin (5/1/2026). Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Sanggau dalam menciptakan ekosistem ruang publik […]

  • Panduan Dasar CapCut: Cara Mudah Menambahkan Video, Foto, dan Audio untuk Pemula

    Panduan Dasar CapCut: Cara Mudah Menambahkan Video, Foto, dan Audio untuk Pemula

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Aplikasi CapCut telah menjadi salah satu alat penyuntingan video paling populer di kalangan pembuat konten karena antarmukanya yang sangat ramah pengguna. Bagi pemula, memahami fungsi-fungsi dasar dalam mengolah media visual dan suara adalah langkah awal yang krusial untuk menghasilkan video berkualitas profesional hanya melalui ponsel. Melansir panduan teknis dari kanal YouTube Bang Tutorial, […]

expand_less