Jumat, 3 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » Nasional » Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar Kawasan Hutan

Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar Kawasan Hutan

  • account_circle Kilas Sanggau
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.com – Presiden Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melanggar aturan di kawasan hutan nasional. Pencabutan izin ini merupakan hasil audit dan pemeriksaan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/1/2026) malam. “Presiden memutuskan mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran,” kata Prasetyo.

Menurut Prasetyo, kebijakan ini merupakan komitmen pemerintah dalam menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam sejak awal pemerintahan Prabowo-Gibran. Penertiban mencakup sektor kehutanan, perkebunan, hingga pertambangan.

Satgas PKH sendiri dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025. Dalam satu tahun kerja, Satgas berhasil menguasai kembali 4,09 juta hektare kebun sawit yang berada di kawasan hutan. Sekitar 900 ribu hektare di antaranya dikembalikan menjadi hutan konservasi.

“Termasuk kawasan seluas 81.793 hektare di Taman Nasional Tesso Nilo, Riau,” ujar Prasetyo.

Setelah bencana hidrometeorologi melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, Satgas PKH mempercepat audit di tiga wilayah tersebut. Laporan hasil audit dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo dari London, Inggris, pada Senin (19/1/2026).

Dari hasil audit itu, Presiden mencabut izin 22 perusahaan pemegang PBPH hutan alam dan hutan tanaman, serta enam perusahaan di sektor tambang, perkebunan, dan pemanfaatan hasil hutan kayu.

Prasetyo menegaskan pemerintah akan konsisten menertibkan usaha berbasis sumber daya alam. “Semua ini dilakukan untuk memastikan kepatuhan hukum dan kepentingan masyarakat luas,” ujarnya. (*/)

  • Penulis: Kilas Sanggau

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmi Dilantik! AKBP Andhika Wiratama Jabat Kapolres Sekadau, Pisah Sambut Digelar Rabu Ini

    Resmi Dilantik! AKBP Andhika Wiratama Jabat Kapolres Sekadau, Pisah Sambut Digelar Rabu Ini

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Tongkat komando kepemimpinan di Kepolisian Resor (Polres) Sekadau resmi berpindah tangan. AKBP Andhika Wiratama resmi menjabat sebagai Kapolres Sekadau baru menggantikan AKBP Donny Molino Manoppo, setelah menjalani upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto di Balai Kemitraan Polda Kalbar, Senin (5/1/2026). Mutasi ini merupakan tindak […]

  • Ratusan Rider Jajal Alam Parindu di Event Trail Macan’t Dohik Buko’k Sanggau

    Ratusan Rider Jajal Alam Parindu di Event Trail Macan’t Dohik Buko’k Sanggau

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com — Ratusan pecinta motor trail menjajal lintasan alam Parindu dalam Event Trail Jelajah Alam Macan’t Dohik Buko’k yang digelar di Dusun Engkalet, Desa Hibun, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan ini memadukan olahraga otomotif dengan promosi wisata alam khas Kalimantan Barat. Event dimulai sejak pukul 08.30 WIB dengan pusat […]

  • Wamen Kehutanan Ingatkan Risiko Penyimpangan, Tata Kelola Hutan Harus Diperkuat

    Wamen Kehutanan Ingatkan Risiko Penyimpangan, Tata Kelola Hutan Harus Diperkuat

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan pentingnya penguatan tata kelola kehutanan berbasis risiko. Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk mencegah potensi penyimpangan sekaligus memastikan program kehutanan berjalan efektif. Hal itu disampaikan Rohmat saat menutup Rapat Koordinasi Perencanaan dan Pengawasan Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (10/2/2026). “Manajemen risiko harus diintegrasikan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan […]

  • KPK Buka Peluang Telusuri Dugaan Keterlibatan Riza Chalid di Kasus Katalis Pertamina

    KPK Buka Peluang Telusuri Dugaan Keterlibatan Riza Chalid di Kasus Katalis Pertamina

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pengusaha migas Riza Chalid dalam perkara dugaan korupsi pengadaan katalis di PT Pertamina. Pendalaman tersebut akan dilakukan dengan menunggu fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan serta melalui koordinasi dengan Kejaksaan Agung. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penyidik tidak menutup kemungkinan mengembangkan penyidikan apabila […]

  • Tinjau Calon Arena MTQ XXXIV, Yohanes Ontot: Persiapan Harus Matang Demi Kesuksesan Syiar Islam di Sanggau

    Tinjau Calon Arena MTQ XXXIV, Yohanes Ontot: Persiapan Harus Matang Demi Kesuksesan Syiar Islam di Sanggau

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, meninjau langsung lokasi yang akan dijadikan arena utama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Sanggau ke-XXXIV di Kecamatan Tayan Hilir pada Kamis, 12 Februari 2026. Lokasi yang ditinjau saat ini masih berupa lahan kosong dan sedang dalam tahap pengerjaan serta penataan intensif. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh […]

  • Ambisi IPM Kalbar 2030: Gubernur Ria Norsan Targetkan Posisi Runner-Up di Kalimantan

    Ambisi IPM Kalbar 2030: Gubernur Ria Norsan Targetkan Posisi Runner-Up di Kalimantan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengawali tahun 2026 dengan target besar untuk mengubah peta kualitas sumber daya manusia di Pulau Borneo. Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menegaskan bahwa fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah mendongkrak target IPM Kalbar agar tidak lagi berada di posisi terbawah dibandingkan provinsi lain di Kalimantan pada akhir masa jabatannya […]

expand_less