Jumat, 6 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » Resep Nastar Sultan Premium: Rahasia Tekstur Lumer dan Aroma Mewah yang Menggoda

Resep Nastar Sultan Premium: Rahasia Tekstur Lumer dan Aroma Mewah yang Menggoda

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KILASSANGGAU – Nastar selalu menjadi primadona yang tak tergantikan di meja tamu saat hari raya. Namun, untuk mendapatkan tekstur yang benar-benar lumer di mulut dengan aroma yang semerbak, rahasianya terletak pada pemilihan bahan dan teknik pemanggangan yang tepat.

Melalui kanal YouTube Figo Alfares, diperkenalkan sebuah resep “Nastar Sultan” yang mengutamakan kualitas bahan premium. Keunikan resep ini terletak pada teknik satu kali pengovenan, di mana olesan kuning telur diberikan saat adonan masih mentah. Hasilnya, nastar menjadi jauh lebih lembut, lumer, dan olesannya lebih tahan lama serta anti jamur.

Bahan-Bahan Kualitas Premium

Untuk mendapatkan cita rasa “Sultan”, pastikan Anda menggunakan bahan-bahan terbaik berikut ini:

• Butter Wisman: 200 gr (Penggunaan mentega full butter premium adalah kunci aroma mewah).

• Gula Halus: 35 gr.

• Kuning Telur: 2 butir.

• Susu Bubuk: 25 gr.

• Tepung Maizena: 25 gr.

• Tepung Terigu: 275 gr (Gunakan protein rendah, tidak perlu disangrai).

• Selai Nanas: Secukupnya (Bulatkan seukuran 1/4 sdt).

 

Langkah Pembuatan Nastar Sultan

Proses pembuatan Nastar Sultan ini tergolong lebih praktis dan cepat dibandingkan teknik konvensional:

1. Mengolah Adonan

Campurkan butter dan gula halus menggunakan whisker saja. Hindari penggunaan mixer agar adonan tidak mengembang berlebih (overmix) yang bisa menyebabkan nastar melebar saat dipanggang. Masukkan kuning telur, aduk rata, lalu tambahkan susu bubuk dan maizena. Terakhir, masukkan tepung terigu dan aduk hingga adonan kalis dan mudah dibentuk.

2. Mencetak dan Memulung

Ambil adonan (takaran sekitar 1/2 sdm), pipihkan, dan isi dengan selai nanas. Bulatkan hingga permukaannya mulus dan mengkilat. Permukaan yang halus merupakan kunci utama agar nastar tidak retak saat terkena panas oven. Tata di atas loyang tanpa perlu dioles margarin.

3. Teknik Oles “Sat-Set” (Sekali Oven)

Berbeda dengan cara lama, oleskan kuning telur yang sudah disaring langsung ke atas adonan mentah. Lakukan dua kali pengolesan; setelah olesan pertama kering saat disentuh, segera timpa dengan olesan kedua agar kulit tidak pecah (crack).

4. Proses Pemanggangan

Panggang di dalam oven yang suhunya sudah stabil pada 110°C menggunakan api atas bawah. Waktu pemanggangan membutuhkan kurang lebih 1 jam hingga matang sempurna. Jika menggunakan dua loyang secara bersamaan, jangan lupa tukar posisi loyang di tengah waktu pemanggangan agar matang merata.

 

Tips Rahasia Agar Nastar Awet dan Lezat

• Ketahanan: Dengan teknik oles di awal, nastar ini memiliki daya simpan yang lebih lama, sekitar 1 hingga 2 bulan, karena olesan terpanggang maksimal sehingga tidak mudah berjamur.

• Tekstur Sultan: Kombinasi butter premium dan suhu oven yang rendah membuat nastar ini memiliki tekstur yang langsung hancur di mulut dengan aroma wangi yang semerbak ke seluruh ruangan.

Nastar Sultan ini adalah pilihan tepat bagi Anda yang menginginkan kualitas kue kering terbaik dengan cara pembuatan yang lebih efisien. Selamat mencoba di dapur Anda!

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belajar Cepat ala Ibnu Sina: Rahasia Ilmuwan Abad ke-10 yang Relevan di Era Modern

    Belajar Cepat ala Ibnu Sina: Rahasia Ilmuwan Abad ke-10 yang Relevan di Era Modern

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Pernahkah Anda merasa kesulitan menyerap informasi atau cepat melupakan materi yang baru saja dipelajari? Fenomena ini sering menjadi kendala utama dalam menuntut ilmu. Padahal, pada abad ke-10, seorang tokoh besar bernama Ibnu Sina telah mempraktikkan metode belajar yang membuatnya menjadi dokter ahli di usia yang sangat muda, yakni 16 tahun. Melansir kanal edukasi […]

  • KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Kuota Haji 2024

    KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Kuota Haji 2024

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyalahgunaan kuota tambahan ibadah haji tahun 2024. Dalam perkara yang sama, KPK juga menetapkan staf khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz, sebagai tersangka. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penetapan tersangka tersebut dilakukan berdasarkan keputusan pimpinan KPK […]

  • Rumah Nomor 77 di Kelurahan Bunut Disergap, Polres Sanggau Sita 10 Paket Barang Haram

    Rumah Nomor 77 di Kelurahan Bunut Disergap, Polres Sanggau Sita 10 Paket Barang Haram

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sanggau kembali menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Dua pria paruh baya berhasil diamankan petugas dalam operasi pengungkapan kasus sabu di wilayah Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Selasa (13/1/2026) malam. Kedua pelaku yang diringkus masing-masing berinisial DN (45) dan LM (44). Keduanya merupakan warga […]

  • Lawan Perbudakan Modern dan Kerja Paksa Buruh Sawit Terpencil, Pemkab Sanggau Petakan Perlindungan

    Lawan Perbudakan Modern dan Kerja Paksa Buruh Sawit Terpencil, Pemkab Sanggau Petakan Perlindungan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait Pemetaan Aktor Penguatan Mekanisme Perlindungan Pekerja. Kegiatan ini secara khusus menyoroti pencegahan praktik kerja paksa, perbudakan modern, serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Acara berlangsung di Aula Kantor Bapperida Kabupaten Sanggau pada Senin, 26 Januari 2026. Dalam sambutannya, Susana […]

  • Anggaran KIP Kuliah 2026 Naik Rp15,3 Triliun, Ini Alasan Kuota Bisa Turun di Beberapa Kampus

    Anggaran KIP Kuliah 2026 Naik Rp15,3 Triliun, Ini Alasan Kuota Bisa Turun di Beberapa Kampus

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com — Pemerintah menaikkan anggaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada 2026 menjadi Rp15,32 triliun. Meski demikian, jumlah penerima di sejumlah kampus bisa mengalami penurunan. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) menegaskan kondisi tersebut bukan akibat pemangkasan anggaran, melainkan perubahan skema distribusi yang kini berbasis data sosial dan […]

  • Strategi Fungsional Jalan Bodok–Meliau, Wagub Krisantus: Lebih Baik Bisa Dilewati Semua Daripada Satu Titik Mulus Sisanya Hancur

    Strategi Fungsional Jalan Bodok–Meliau, Wagub Krisantus: Lebih Baik Bisa Dilewati Semua Daripada Satu Titik Mulus Sisanya Hancur

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar), Krisantus Kurniawan, meninjau langsung progres peningkatan ruas Jalan Bodok–Meliau yang berlokasi di Desa Melobok, Dusun Lubuk Masir, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Sabtu (24/1/2026). Ruas jalan ini merupakan salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat karena peran strategisnya sebagai jalur penghubung utama aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di […]

expand_less