Senin, 4 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » Bumi Daranante » Akhiri Hidup di Pohon Nangka, Pria di Desa Hibun Parindu Sempat Kirim Pesan Maaf ke Istri

Akhiri Hidup di Pohon Nangka, Pria di Desa Hibun Parindu Sempat Kirim Pesan Maaf ke Istri

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com — Peristiwa tragis menggemparkan warga Dusun Tunas Lino, Desa Hibun, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau pada Minggu malam, 15 Februari 2026. Seorang pria berinisial A (42) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah pohon nangka di area kebun miliknya.

Laporan kejadian tersebut diterima jajaran Polsek Parindu sekitar pukul 21.00 WIB. Kapolsek Parindu, Ipda N. Ling, mengonfirmasi bahwa personelnya segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan dan pengamanan awal begitu menerima informasi dari warga.

“Anggota langsung mendatangi lokasi guna memastikan situasi serta melakukan langkah-langkah kepolisian,” ujar Ipda N. Ling, Senin (16/2/2026).

Kronologi bermula sekitar pukul 18.00 WIB saat istri korban meminta anaknya, NT (16), mencari keberadaan sang ayah yang tak kunjung pulang dari kebun. NT kemudian mengajak pamannya, DE (26), untuk melakukan pencarian di kebun sawit milik korban.

Setibanya di lokasi, mereka menemukan sandal korban di bawah pohon nangka. Saat menengadah, saksi terkejut melihat korban sudah dalam posisi tergantung menggunakan jaring keramba pada dahan pohon setinggi sekitar empat meter.

Warga kemudian berbondong-bondong menuju lokasi untuk membantu menurunkan jenazah. Korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan wajah pucat dan leher membiru. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke rumah duka.

Petugas kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk jaring keramba sepanjang 3,5 meter serta pakaian yang dikenakan korban. Berdasarkan hasil visum oleh dr. Edy Sinuraya dari Puskesmas Pusat Damai, ditemukan bekas jeratan jelas di leher tanpa adanya tanda-tanda kekerasan fisik lainnya.

Polisi menduga kuat korban mengakhiri hidupnya sendiri karena tekanan persoalan pribadi. Dugaan ini diperkuat dengan adanya pesan terakhir korban melalui aplikasi WhatsApp kepada istrinya yang berisi permohonan maaf.

“Kami tidak menemukan tanda kekerasan dari pihak lain. Keluarga telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan autopsi,” jelas Kapolsek Parindu.

Ipda N. Ling menambahkan, pihaknya melalui Unit Binmas dan Bhabinkamtibmas akan meningkatkan penyuluhan terkait pentingnya deteksi dini permasalahan psikologis dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

“Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya dukungan keluarga. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu mencari bantuan atau berbagi cerita saat menghadapi tekanan hidup agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proliga 2026 Sapa Pontianak 8 Januari, Tiket Mulai Rp50 Ribu Plus Voucher UMKM

    Proliga 2026 Sapa Pontianak 8 Januari, Tiket Mulai Rp50 Ribu Plus Voucher UMKM

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Kota Pontianak kembali menjadi pusat perhatian pencinta olahraga voli tanah air. Turnamen bola voli profesional kasta tertinggi di Indonesia, Proliga 2026, resmi digelar di Ibu Kota Kalimantan Barat tersebut. Ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 8 hingga 11 Januari 2026, dengan upacara pembukaan (opening ceremony) yang akan dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari […]

  • Maksimalkan Fokus: 4 Cara Belajar Produktif yang Mudah Diterapkan

    Maksimalkan Fokus: 4 Cara Belajar Produktif yang Mudah Diterapkan

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan buku, namun merasa tidak ada materi yang benar-benar terserap. Fenomena ini menunjukkan bahwa masalah utamanya sering kali bukan pada durasi belajar, melainkan pada kualitas dari sesi belajar tersebut. Melansir tips dari kanal YouTube Farhan Journal, produktivitas belajar dapat ditingkatkan secara signifikan melalui persiapan lingkungan dan kondisi […]

  • Cepat dan Profesional! Ini Cara Membuat CV Lamaran Kerja Menggunakan Canva

    Cepat dan Profesional! Ini Cara Membuat CV Lamaran Kerja Menggunakan Canva

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Dalam dunia kerja yang kompetitif, memiliki Curriculum Vitae (CV) dengan tampilan visual yang menarik dan terstruktur menjadi nilai tambah tersendiri bagi pelamar. Kini, Anda tidak perlu lagi mahir menggunakan perangkat lunak desain grafis yang rumit. Platform Canva hadir sebagai solusi praktis untuk menyusun CV profesional secara instan. Melansir panduan teknis dari kanal YouTube […]

  • Lestarikan Budaya Lokal, 37 Tim Adu Cepat di Lomba Sampan Bidar Desa Mungguk Sekadau Hilir

    Lestarikan Budaya Lokal, 37 Tim Adu Cepat di Lomba Sampan Bidar Desa Mungguk Sekadau Hilir

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSekadau.Com — Polres Sekadau melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Lomba Sampan Bidar Piala Kades Mungguk Tahun 2026 yang digelar di Muara Sungai Sekadau, tepatnya di depan Masjid Jami At-Taqwa, Jalan Keramat, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan pengamanan diawali dengan apel kesiapan pada pukul 09.00 WIB yang dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Sekadau, AKP Sugiyanto. Hal ini dilakukan […]

  • Pontianak Siaga Banjir Rob 2 Meter, Sutarmidji Kritik Sungai Kapuas Tak Pernah Dikeruk

    Pontianak Siaga Banjir Rob 2 Meter, Sutarmidji Kritik Sungai Kapuas Tak Pernah Dikeruk

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak kini dalam status waspada tinggi guna menghadapi potensi pasang air laut ekstrem. Pontianak siaga banjir rob setelah prakiraan BMKG menunjukkan ketinggian pasang pada Januari 2026 bisa mencapai dua meter, sementara di sisi lain, Sutarmidji kritik kedangkalan sungai tak pernah dikeruk sebagai faktor yang memperparah keadaan. Wali Kota Pontianak, Edi […]

  • Membaca Bukan Sekadar Hobi: Alasan Mengapa Buku Bisa Menyelamatkan Hidupmu ala Raim Laode

    Membaca Bukan Sekadar Hobi: Alasan Mengapa Buku Bisa Menyelamatkan Hidupmu ala Raim Laode

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Literasi sering kali dianggap sebagai kegiatan akademik yang menjemukan, namun bagi musisi dan komika Raim Laode, membaca adalah fondasi dasar bagi kemanusiaan. Dalam pandangannya, membaca bukan sekadar kegiatan mengisi waktu luang, melainkan sebuah kebutuhan krusial untuk bertahan hidup. Raim menekankan perbedaan antara sekadar mengeja kata di atas kertas dengan konsep “Iqra”, yaitu kemampuan […]

expand_less