Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Bumi Daranante » Akhiri Hidup di Pohon Nangka, Pria di Desa Hibun Parindu Sempat Kirim Pesan Maaf ke Istri

Akhiri Hidup di Pohon Nangka, Pria di Desa Hibun Parindu Sempat Kirim Pesan Maaf ke Istri

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com — Peristiwa tragis menggemparkan warga Dusun Tunas Lino, Desa Hibun, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau pada Minggu malam, 15 Februari 2026. Seorang pria berinisial A (42) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah pohon nangka di area kebun miliknya.

Laporan kejadian tersebut diterima jajaran Polsek Parindu sekitar pukul 21.00 WIB. Kapolsek Parindu, Ipda N. Ling, mengonfirmasi bahwa personelnya segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan dan pengamanan awal begitu menerima informasi dari warga.

“Anggota langsung mendatangi lokasi guna memastikan situasi serta melakukan langkah-langkah kepolisian,” ujar Ipda N. Ling, Senin (16/2/2026).

Kronologi bermula sekitar pukul 18.00 WIB saat istri korban meminta anaknya, NT (16), mencari keberadaan sang ayah yang tak kunjung pulang dari kebun. NT kemudian mengajak pamannya, DE (26), untuk melakukan pencarian di kebun sawit milik korban.

Setibanya di lokasi, mereka menemukan sandal korban di bawah pohon nangka. Saat menengadah, saksi terkejut melihat korban sudah dalam posisi tergantung menggunakan jaring keramba pada dahan pohon setinggi sekitar empat meter.

Warga kemudian berbondong-bondong menuju lokasi untuk membantu menurunkan jenazah. Korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan wajah pucat dan leher membiru. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke rumah duka.

Petugas kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk jaring keramba sepanjang 3,5 meter serta pakaian yang dikenakan korban. Berdasarkan hasil visum oleh dr. Edy Sinuraya dari Puskesmas Pusat Damai, ditemukan bekas jeratan jelas di leher tanpa adanya tanda-tanda kekerasan fisik lainnya.

Polisi menduga kuat korban mengakhiri hidupnya sendiri karena tekanan persoalan pribadi. Dugaan ini diperkuat dengan adanya pesan terakhir korban melalui aplikasi WhatsApp kepada istrinya yang berisi permohonan maaf.

“Kami tidak menemukan tanda kekerasan dari pihak lain. Keluarga telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan autopsi,” jelas Kapolsek Parindu.

Ipda N. Ling menambahkan, pihaknya melalui Unit Binmas dan Bhabinkamtibmas akan meningkatkan penyuluhan terkait pentingnya deteksi dini permasalahan psikologis dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

“Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya dukungan keluarga. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu mencari bantuan atau berbagi cerita saat menghadapi tekanan hidup agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terungkap! Motif Pembunuhan dalam Karung di Sanggau Ternyata Dipicu Utang Rp700 Ribu

    Terungkap! Motif Pembunuhan dalam Karung di Sanggau Ternyata Dipicu Utang Rp700 Ribu

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pihak kepolisian berhasil mengungkap fakta mengejutkan di balik peristiwa penemuan mayat di Sanggau yang jasadnya ditemukan di dalam karung. Pelaku berinisial WF (24) tega menghabisi nyawa temannya sendiri, M (18), hanya karena dipicu permasalahan utang piutang yang berujung pada tindakan keji, yang kini menjadi kasus kriminal Kalimantan Barat yang menyita perhatian publik. “Hasil […]

  • BYD Salip Tesla, Pabrikan China Jadi Raja Baru Penjualan Mobil Listrik Dunia

    BYD Salip Tesla, Pabrikan China Jadi Raja Baru Penjualan Mobil Listrik Dunia

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Dominasi Tesla di pasar kendaraan listrik global resmi memasuki titik balik. Produsen otomotif asal China, BYD, dipastikan menyalip Tesla sebagai penjual kendaraan listrik (electric vehicle/EV) terbesar di dunia, menandai perubahan besar dalam peta persaingan industri otomotif global. Dalam pengumuman resmi yang disampaikan Kamis waktu setempat, BYD melaporkan penjualan mobil listrik berbasis baterai mereka […]

  • Persiapan SNBP 2026: Panduan Lengkap bagi Siswa Eligible untuk Lolos PTN Tanpa Tes

    Persiapan SNBP 2026: Panduan Lengkap bagi Siswa Eligible untuk Lolos PTN Tanpa Tes

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Menjadi siswa eligible dalam Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) adalah kesempatan emas yang tidak datang dua kali. Jalur ini memungkinkan siswa masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) impian melalui nilai rapor dan prestasi tanpa perlu mengikuti ujian tulis. Meskipun terlihat mudah, pendaftaran SNBP membutuhkan ketelitian tingkat tinggi. Kesalahan kecil dalam pengisian data bisa […]

  • Entikong Pulih! Banjir Surut Sepenuhnya, Aktivitas Perbatasan Kembali Normal

    Entikong Pulih! Banjir Surut Sepenuhnya, Aktivitas Perbatasan Kembali Normal

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Kabar melegakan datang dari wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Bencana banjir yang sempat mengepung Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, pada Jumat (9/1) lalu, kini dipastikan telah surut sepenuhnya. Berdasarkan hasil monitoring lapangan pada Sabtu (10/1/2026) pagi, seluruh desa terdampak telah terbebas dari genangan air. Aparat gabungan telah memastikan bahwa aktivitas masyarakat di wilayah hilir maupun hulu […]

  • Wakapolri Tegas: Korban TPPO yang Dipaksa Melanggar Hukum Tak Boleh Dipidana

    Wakapolri Tegas: Korban TPPO yang Dipaksa Melanggar Hukum Tak Boleh Dipidana

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com — Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melakukan pelanggaran hukum karena paksaan dari pelaku tidak seharusnya dipidana. Penegasan itu disampaikan Dedi dalam acara Bedah Buku Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026). Menurut Dedi, penanganan TPPO harus mengedepankan prinsip non penalization, […]

  • Bahaya di Media Sosial, Densus 88 Temukan Anak-anak Terlibat Komunitas Kekerasan

    Bahaya di Media Sosial, Densus 88 Temukan Anak-anak Terlibat Komunitas Kekerasan

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Densus 88 Antiteror Polri mengungkap temuan serius terkait maraknya paparan konten kekerasan dan ideologi ekstrem di ruang digital yang menyasar anak-anak dan remaja. Fenomena ini dinilai berbahaya karena berpotensi mendorong tindakan kekerasan ekstrem di dunia nyata. Temuan tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Penanganan Anak Terpapar Konten Kekerasan di Ruang Digital yang digelar di […]

expand_less