Senin, 4 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » News » Pontianak Siaga Banjir Rob 2 Meter, Sutarmidji Kritik Sungai Kapuas Tak Pernah Dikeruk

Pontianak Siaga Banjir Rob 2 Meter, Sutarmidji Kritik Sungai Kapuas Tak Pernah Dikeruk

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak kini dalam status waspada tinggi guna menghadapi potensi pasang air laut ekstrem. Pontianak siaga banjir rob setelah prakiraan BMKG menunjukkan ketinggian pasang pada Januari 2026 bisa mencapai dua meter, sementara di sisi lain, Sutarmidji kritik kedangkalan sungai tak pernah dikeruk sebagai faktor yang memperparah keadaan.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menjelaskan bahwa prediksi pasang air laut kali ini lebih tinggi dibandingkan Desember lalu yang mencapai 1,8 meter. Kondisi ini diprediksi akan berdampak langsung pada kawasan yang berada di sekitar bantaran Sungai Kapuas.

Mengingat ketinggian air yang cukup signifikan, Wali Kota mengimbau warga, khususnya yang tinggal di tepian sungai, untuk segera mengamankan barang berharga dan peralatan rumah tangga.

“Terutama rumah-rumah yang sebelumnya sempat terendam, agar pengalaman kemarin bisa menjadi pelajaran untuk lebih siap menghadapi kemungkinan yang sama,” ujar Edi Rusdi Kamtono, Sabtu (3/1/2026).

Selain kerugian materiel, keselamatan jiwa juga menjadi fokus utama. Orang tua diminta untuk mengawasi anak-anak dengan ketat agar tidak bermain di parit atau saluran air saat rob terjadi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Fenomena banjir rob yang rutin mengancam Kota Khatulistiwa ini turut mendapat sorotan tajam dari mantan Gubernur Kalbar, Sutarmidji. Melalui akun media sosialnya pada Sabtu (3/1/2026), pria yang akrab disapa Bang Midji ini menekankan bahwa posisi geografis Pontianak yang hanya 0,1 hingga 1,5 meter di atas permukaan laut sangat rentan jika pasang laut mencapai 2 meter.

Namun, ia menyoroti masalah teknis yang lebih dalam, yakni pendangkalan Sungai Kapuas yang dianggap terabaikan oleh Pemerintah Pusat.

“Keadaan ini diperparah dengan tak pernah dikeruknya Sungai Kapuas oleh Pemerintah Pusat. Sebelumnya tugas ini oleh Pelindo, lalu ke Kemenhub, dan sekarang gak tahu PUPR dengan Balai Sungainya? Semakin tak jelas,” kritik Midji.

Ia menambahkan bahwa kedalaman muara yang awalnya mencapai 7,5 meter saat surut terendah, kini menyusut hingga kurang dari 5 meter. “Jadi kalau hujan, air akan main di darat karena sungai sudah cetek (dangkal),” jelas Wali Kota Pontianak dua periode tersebut.

Menanggapi ancaman tersebut, Pemkot Pontianak telah menyiagakan posko kesiapsiagaan di sejumlah titik rawan, seperti Nipah Kuning, Pontianak Utara, dan Pontianak Timur. Posko ini difungsikan untuk mempercepat respon darurat apabila terjadi kenaikan air yang drastis.

Selain menyiagakan personel, upaya preventif seperti pembersihan drainase dan saluran air di berbagai sudut kota juga terus dilakukan secara rutin. Hal ini bertujuan agar aliran air tetap lancar dan tidak tersumbat sampah saat rob datang bersamaan dengan hujan deras.

Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat diperlukan. “Pemerintah sudah bersiaga, namun masyarakat juga harus waspada dan menjaga lingkungan agar dampak banjir rob dapat diminimalisir,” tutupnya.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Jajal Jalur Ekstrem Parindu, 650 Rider Trail Serbu Event Jelajah Alam di Desa Engkalet

    Wagub Jajal Jalur Ekstrem Parindu, 650 Rider Trail Serbu Event Jelajah Alam di Desa Engkalet

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Sebanyak 650 rider motor trail dari berbagai daerah di Kalimantan Barat hingga luar provinsi meramaikan Event Jelajah Alam Macan’t Dohik Buko’k Tahun 2026. Kegiatan yang memacu adrenalin ini digelar di Desa Engkalet, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, pada Sabtu, 24 Januari 2026. Setibanya di lokasi, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, disambut secara adat […]

  • Rahasia Bulan Kelahiran: Mengupas Karakter dan Kepribadian Unik Setiap Individu

    Rahasia Bulan Kelahiran: Mengupas Karakter dan Kepribadian Unik Setiap Individu

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Karakter manusia merupakan perpaduan kompleks yang dibentuk oleh berbagai faktor, mulai dari lingkungan, pendidikan, hingga unsur alami. Salah satu hal yang menarik perhatian dan dipercaya memberikan pengaruh kuat adalah bulan kelahiran seseorang. Melansir ulasan dari kanal Nagumi Id, setiap bulan diyakini membawa energi dan sifat unik yang melekat pada kepribadian individu. Memahami karakteristik […]

  • Tips Sehat Menaikkan Berat Badan: Bukan Sekadar Makan Banyak, Ini Rahasianya!

    Tips Sehat Menaikkan Berat Badan: Bukan Sekadar Makan Banyak, Ini Rahasianya!

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Banyak orang mengeluhkan kondisi tubuh yang tetap kurus meskipun sudah mengonsumsi makanan dalam porsi besar. Fenomena ini sering kali menimbulkan rasa frustrasi bagi mereka yang ingin memiliki tubuh lebih berisi atau atletis. Melansir informasi dari kanal YouTube SB30Health, dr. Sung menjelaskan bahwa menaikkan berat badan memerlukan strategi medis dan nutrisi yang tepat, bukan […]

  • Garap Kawasan Lindung, Perusahaan Sawit di Sei Muntik Disegel Pemerintah: Wajib Cabut dan Reboisasi!

    Garap Kawasan Lindung, Perusahaan Sawit di Sei Muntik Disegel Pemerintah: Wajib Cabut dan Reboisasi!

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pemerintah Kabupaten Sanggau mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran tata ruang dan aturan perkebunan di wilayahnya. Lahan seluas 60 hektare yang dikelola oleh PT Cipta Usaha Tani (CUT) resmi disegel karena terbukti ditanami kelapa sawit di atas area Peta Indikatif Penghentian Pemberian Izin Baru (PIPPIB) tahun 2025. Penyegelan yang dilakukan di Desa Sei Muntik, […]

  • Kejar Swasembada Pangan, Pemprov Kalbar Salurkan Bantuan Benih Padi 1.700 Hektare

    Kejar Swasembada Pangan, Pemprov Kalbar Salurkan Bantuan Benih Padi 1.700 Hektare

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memacu penguatan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Dalam acara Gerakan Panen Padi Serentak Menuju Swasembada Pangan Kalbar yang digelar di Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah, Rabu (7/1/2026), pemerintah daerah memastikan penyaluran bantuan benih padi seluas 1.700 hektare guna meningkatkan produktivitas hasil panen tahun ini. Kegiatan strategis ini […]

  • Penduduk Pontianak Tembus 700 Ribu Jiwa, Wali Kota Tekankan Sinergi Jaga Kondusivitas

    Penduduk Pontianak Tembus 700 Ribu Jiwa, Wali Kota Tekankan Sinergi Jaga Kondusivitas

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyoroti dinamika perkembangan kota yang kian pesat, di mana penduduk Kota Pontianak saat ini terus meningkat hingga mendekati angka 700 ribu jiwa. Dalam peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-80, Sabtu (3/1/2026), ia menegaskan bahwa pertumbuhan populasi ini harus dibarengi dengan penguatan pembangunan Kota Pontianak […]

expand_less