Jumat, 3 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » Bumi Daranante » Akhiri Hidup di Pohon Nangka, Pria di Desa Hibun Parindu Sempat Kirim Pesan Maaf ke Istri

Akhiri Hidup di Pohon Nangka, Pria di Desa Hibun Parindu Sempat Kirim Pesan Maaf ke Istri

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com — Peristiwa tragis menggemparkan warga Dusun Tunas Lino, Desa Hibun, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau pada Minggu malam, 15 Februari 2026. Seorang pria berinisial A (42) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah pohon nangka di area kebun miliknya.

Laporan kejadian tersebut diterima jajaran Polsek Parindu sekitar pukul 21.00 WIB. Kapolsek Parindu, Ipda N. Ling, mengonfirmasi bahwa personelnya segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan dan pengamanan awal begitu menerima informasi dari warga.

“Anggota langsung mendatangi lokasi guna memastikan situasi serta melakukan langkah-langkah kepolisian,” ujar Ipda N. Ling, Senin (16/2/2026).

Kronologi bermula sekitar pukul 18.00 WIB saat istri korban meminta anaknya, NT (16), mencari keberadaan sang ayah yang tak kunjung pulang dari kebun. NT kemudian mengajak pamannya, DE (26), untuk melakukan pencarian di kebun sawit milik korban.

Setibanya di lokasi, mereka menemukan sandal korban di bawah pohon nangka. Saat menengadah, saksi terkejut melihat korban sudah dalam posisi tergantung menggunakan jaring keramba pada dahan pohon setinggi sekitar empat meter.

Warga kemudian berbondong-bondong menuju lokasi untuk membantu menurunkan jenazah. Korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan wajah pucat dan leher membiru. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke rumah duka.

Petugas kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk jaring keramba sepanjang 3,5 meter serta pakaian yang dikenakan korban. Berdasarkan hasil visum oleh dr. Edy Sinuraya dari Puskesmas Pusat Damai, ditemukan bekas jeratan jelas di leher tanpa adanya tanda-tanda kekerasan fisik lainnya.

Polisi menduga kuat korban mengakhiri hidupnya sendiri karena tekanan persoalan pribadi. Dugaan ini diperkuat dengan adanya pesan terakhir korban melalui aplikasi WhatsApp kepada istrinya yang berisi permohonan maaf.

“Kami tidak menemukan tanda kekerasan dari pihak lain. Keluarga telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan autopsi,” jelas Kapolsek Parindu.

Ipda N. Ling menambahkan, pihaknya melalui Unit Binmas dan Bhabinkamtibmas akan meningkatkan penyuluhan terkait pentingnya deteksi dini permasalahan psikologis dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

“Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya dukungan keluarga. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu mencari bantuan atau berbagi cerita saat menghadapi tekanan hidup agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Tips Sederhana Menjaga Metabolisme dan Berat Badan Ideal secara Konsisten

    3 Tips Sederhana Menjaga Metabolisme dan Berat Badan Ideal secara Konsisten

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Mengatur pola makan sehari-hari merupakan kunci utama dalam mendukung kesehatan tubuh dan menjaga penampilan tetap prima. Melansir informasi dari kanal YouTube 2Nine Fit Indonesia pada Jumat (07/02/2025), terdapat tiga langkah praktis yang dapat diterapkan masyarakat untuk mengoptimalkan metabolisme tubuh. Strategi yang dibagikan ini berfokus pada pengaturan asupan cairan yang tepat serta pemilihan urutan […]

  • Membuang Barang, Menemukan Waras: Tantangan 7 Hari Berbenah untuk Hidup Lebih Ringan

    Membuang Barang, Menemukan Waras: Tantangan 7 Hari Berbenah untuk Hidup Lebih Ringan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Banyak ibu rumah tangga atau “Bunda” yang sering merasa lelah luar biasa, mudah kesal, dan emosi yang naik turun tanpa alasan yang jelas. Melansir penjelasan dari kanal YouTube CERITA RUMAH, penyebabnya sering kali bukan karena orang-orang di sekitar, melainkan kondisi rumah yang terlalu penuh. Barang-barang lama, barang rusak, hingga barang yang disimpan atas […]

  • Hanya 17 Detik! Ini Resep Praktis Membuat Es Kopi Susu Segar Ala Kafe

    Hanya 17 Detik! Ini Resep Praktis Membuat Es Kopi Susu Segar Ala Kafe

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Minuman es kopi susu kekinian kini menjadi tren yang digemari berbagai kalangan masyarakat. Kabar baiknya, Anda tidak perlu selalu merogoh kocek dalam di kedai kopi ternama. Minuman segar dengan tampilan visual yang menarik kini dapat dibuat sendiri di rumah menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di toko terdekat. Melansir panduan visual dari kanal […]

  • Garap Kawasan Lindung, Perusahaan Sawit di Sei Muntik Disegel Pemerintah: Wajib Cabut dan Reboisasi!

    Garap Kawasan Lindung, Perusahaan Sawit di Sei Muntik Disegel Pemerintah: Wajib Cabut dan Reboisasi!

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pemerintah Kabupaten Sanggau mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran tata ruang dan aturan perkebunan di wilayahnya. Lahan seluas 60 hektare yang dikelola oleh PT Cipta Usaha Tani (CUT) resmi disegel karena terbukti ditanami kelapa sawit di atas area Peta Indikatif Penghentian Pemberian Izin Baru (PIPPIB) tahun 2025. Penyegelan yang dilakukan di Desa Sei Muntik, […]

  • Tatung dan Tarawih Berjalan Beriringan, AKP PSC Kusuma Wibawa: Simbol Moderasi Beragama di Sanggau

    Tatung dan Tarawih Berjalan Beriringan, AKP PSC Kusuma Wibawa: Simbol Moderasi Beragama di Sanggau

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Menjelang perayaan Cap Go Meh Tahun 2026, jajaran Forkopimda dan unsur lintas sektoral di Kabupaten Sanggau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) guna memastikan kesiapan pengamanan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Rapat yang dilaksanakan pada Selasa, 24 Februari 2026 di Aula Graha Wira Pratama Polres Sanggau ini menjadi sangat krusial karena pelaksanaan Cap Go Meh […]

  • Tips Menanam Bibit Cabai Agar Tumbuh Sehat dan Lebih Tahan Hama

    Tips Menanam Bibit Cabai Agar Tumbuh Sehat dan Lebih Tahan Hama

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Keberhasilan dalam budidaya cabai sangat ditentukan oleh kualitas bibit pada awal masa tanam. Bagi para petani maupun penghobi kebun rumahan, terdapat satu teknik krusial yang perlu dilakukan sebelum memindahkan bibit ke media tanam utama. Langkah ini bertujuan agar tanaman tumbuh optimal, memiliki sistem perakaran yang kuat, dan tidak mudah mengalami layu setelah pindah […]

expand_less