Jumat, 3 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » News » Perselisihan di Kebun Sawit Batang Lupar, Seorang Warga Tewas Tertembak Senjata Rakitan

Perselisihan di Kebun Sawit Batang Lupar, Seorang Warga Tewas Tertembak Senjata Rakitan

  • account_circle Humas Polres
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com – Satuan Reserse Kriminal Polres Kapuas Hulu tengah mendalami kasus tragis warga tewas tertembak di kebun sawit yang melibatkan penggunaan senjata api ilegal. Peristiwa yang merenggut nyawa pria berinisial AI (55) ini terjadi di lahan perkebunan kelapa sawit Dusun Ukit-Ukit, Desa Labian, Kecamatan Batang Lupar, pada Rabu, 31 Desember 2025.

Pihak kepolisian kini melakukan penyidikan intensif terhadap seorang pria berinisial EB (64) yang terlibat dalam insiden maut tersebut. Kejadian ini menambah catatan kelam terkait bahaya kepemilikan senjata api rakitan di lingkungan masyarakat.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula saat EB tengah memeriksa jerat babi di lokasi kejadian. Di sana, ia bertemu dengan korban (AI) yang juga sedang berburu. EB sempat menegur korban agar berhati-hati karena terdapat 17 titik jerat babi yang terpasang di area tersebut.

Namun, teguran itu justru memicu perselisihan paham. Korban diduga emosi hingga terjadi pergulatan fisik antara keduanya. Dalam pergulatan tersebut, senjata api rakitan jenis “Patah” milik EB terlepas. Korban kemudian mengambil senjata itu dan memukulkannya ke batang pohon sawit.

Nahas, benturan keras tersebut memicu pelatuk hingga senjata api meledak. Peluru mengenai paha sebelah kiri korban dan menyebabkan pendarahan hebat.

Warga sekitar sempat mengevakuasi korban ke Puskesmas Batang Lupar sebelum akhirnya dirujuk ke RS Putussibau karena kondisi yang kritis. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit sekitar pukul 18.00 WIB.

Kapolres Kapuas Hulu melalui Kasat Reskrim menyatakan telah mengambil langkah-langkah cepat untuk menjaga kondusivitas wilayah:

• Pengamanan Terlapor: EB saat ini telah diamankan di Mapolres Kapuas Hulu untuk proses hukum lebih lanjut.
• Penyitaan Barang Bukti: Polisi mengamankan dua pucuk senjata api rakitan jenis “Patah” dari lokasi kejadian.
• Sanksi Hukum: Perkara ini dipersangkakan dengan Pasal 1 UU Darurat RI No. 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata ilegal, serta Pasal 474 UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang kealpaan yang menyebabkan kematian.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Batang Lupar, agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum terverifikasi. Masyarakat diminta mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada kepolisian.

Selain itu, Polres Kapuas Hulu mengingatkan dengan keras agar warga tidak lagi memiliki, menyimpan, atau menggunakan senjata api rakitan. Selain melanggar hukum, keberadaan senjata ilegal tersebut sangat membahayakan keselamatan jiwa pemilik maupun orang lain di sekitarnya.

  • Penulis: Humas Polres
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Humas Polres

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamen Kehutanan Ingatkan Risiko Penyimpangan, Tata Kelola Hutan Harus Diperkuat

    Wamen Kehutanan Ingatkan Risiko Penyimpangan, Tata Kelola Hutan Harus Diperkuat

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan pentingnya penguatan tata kelola kehutanan berbasis risiko. Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk mencegah potensi penyimpangan sekaligus memastikan program kehutanan berjalan efektif. Hal itu disampaikan Rohmat saat menutup Rapat Koordinasi Perencanaan dan Pengawasan Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (10/2/2026). “Manajemen risiko harus diintegrasikan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan […]

  • Misa Syukur 100 Tahun Katedral Sanggau: Susana Herpena Tekankan Pentingnya Harmonisasi Umat Beragama

    Misa Syukur 100 Tahun Katedral Sanggau: Susana Herpena Tekankan Pentingnya Harmonisasi Umat Beragama

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Perayaan satu abad Paroki Katedral Sanggau menjadi momentum bersejarah bagi pembangunan spiritual dan sosial di Kabupaten Sanggau. Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, menghadiri langsung puncak perayaan 100 tahun paroki tersebut yang digelar dengan khidmat melalui misa syukur pada Sabtu (10/1/2026). Acara yang mengusung tema “100 Tahun Perziarahan: Hidup, Berkembang dan Berkarya Tak Berkesudahan” […]

  • Gubernur Ria Norsan Buka Pasar Murah di Masjid Al-Muawwanah, Ringankan Beban Ekonomi Saat Ramadan

    Gubernur Ria Norsan Buka Pasar Murah di Masjid Al-Muawwanah, Ringankan Beban Ekonomi Saat Ramadan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Adp/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah bulan suci Ramadan, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi membuka kegiatan Pasar Murah yang diselenggarakan di halaman Masjid Agung Al-Muawwanah Sanggau pada Rabu, 25 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebagai respons atas kenaikan harga sejumlah komoditas pangan utama […]

  • Ambisi IPM Kalbar 2030: Gubernur Ria Norsan Targetkan Posisi Runner-Up di Kalimantan

    Ambisi IPM Kalbar 2030: Gubernur Ria Norsan Targetkan Posisi Runner-Up di Kalimantan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengawali tahun 2026 dengan target besar untuk mengubah peta kualitas sumber daya manusia di Pulau Borneo. Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menegaskan bahwa fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah mendongkrak target IPM Kalbar agar tidak lagi berada di posisi terbawah dibandingkan provinsi lain di Kalimantan pada akhir masa jabatannya […]

  • Resep Dessert Thailand Pinky: Perpaduan Manis dan Gurih untuk Ide Jualan Takjil

    Resep Dessert Thailand Pinky: Perpaduan Manis dan Gurih untuk Ide Jualan Takjil

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Hidangan penutup asal Negeri Gajah Putih selalu berhasil menarik perhatian pecinta kuliner di Indonesia. Setelah sebelumnya sempat viral, kanal YouTube Uli’s Kitchen kembali membagikan kreasi terbarunya, yaitu Dessert Thailand Pinky. Camilan ini menawarkan sensasi rasa yang unik melalui perpaduan lapisan bawah merah muda yang manis kenyal dengan lapisan tengah fla santan yang asin […]

  • Tiga Pilar Utama Belajar Bisnis Online bagi Pemula agar Sukses di Pasar Digital

    Tiga Pilar Utama Belajar Bisnis Online bagi Pemula agar Sukses di Pasar Digital

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Memulai bisnis berbasis digital kini menjadi pilihan populer bagi banyak lapisan masyarakat. Namun, untuk dapat bersaing dan berkembang di ekosistem yang ketat, diperlukan pemahaman strategi yang mendalam. Berdasarkan informasi yang dibagikan pada Selasa, 6 Juni 2023, terdapat tiga hal pokok yang wajib dipelajari oleh setiap pemula sebelum terjun ke dunia bisnis daring. Ketiga […]

expand_less