Senin, 4 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » Bumi Daranante » Kombinasi Aspal dan Beton Mutu Tinggi, Jalan Wisata Riam Macan Sanggau Mulai Nyaman Dilalui

Kombinasi Aspal dan Beton Mutu Tinggi, Jalan Wisata Riam Macan Sanggau Mulai Nyaman Dilalui

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com — Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, melakukan peninjauan langsung terhadap hasil pekerjaan pembangunan akses jalan menuju objek wisata Riam Macan di Desa Sei Mawang pada Senin, 19 Januari 2026.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perkimtan Kabupaten Sanggau, Agus Hidayat, beserta pihak konsultan dan pelaksana kegiatan.

Pembangunan akses ini menjadi jawaban atas keluhan masyarakat selama ini mengenai kondisi infrastruktur di wilayah tersebut yang sempat kurang mendapatkan perhatian serius.

“Penanganan jalan Riam Macan ini memang cukup lama kurang perhatian kita secara serius sehingga tahun 2025 mulai kita anggarkan secara bertahap,” ujar Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, di sela-sela kegiatannya.

Bupati mengakui bahwa keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah tidak dapat membangun jalan sepanjang 2,5 kilometer tersebut secara sekaligus, melainkan dilakukan melalui skala prioritas.

Kondisi jalan yang sebelumnya rusak parah kini sudah jauh lebih baik. Yohanes Ontot bersyukur akses tersebut kini sudah bisa digunakan dengan nyaman oleh masyarakat setempat maupun wisatawan.

Sementara itu, Kabid PSU Dinas Perkimtan Sanggau, Agus Hidayat, menjelaskan bahwa proyek ini menggunakan dana APBD Tahun 2025 dengan total anggaran sebesar Rp1 miliar.

Agus menyebutkan terdapat dua jenis metode penanganan yang dilakukan di lapangan, yakni menggunakan beton dan aspal sesuai dengan perencanaan teknis yang telah disusun.

“Ada dua jenis penanganan yang kita lakukan. Pertama dengan beton dan kedua dengan aspal. Jadi itu alasannya kenapa ada yang diaspal dan ada yang dibeton,” jelas Agus Hidayat kepada media.

Pembangunan dilakukan secara “spot-spot” atau pada titik tertentu berdasarkan survei awal bersama tokoh masyarakat. Mereka meminta penanganan diprioritaskan pada bagian jalan yang paling parah dan sulit dilewati.

Dari hasil survei tersebut, pemerintah menangani tujuh segmen jalan yang dianggap paling mengganggu mobilitas penduduk, terutama pada tanjakan yang sering licin dan becek saat musim hujan.

Untuk bangunan beton, Agus menerangkan bahwa pihaknya menggunakan mutu FC20 atau K250. Beton mutu sedang ini memiliki standar kekuatan beban maksimal hingga 8 ton.

Spesifikasi teknis untuk jalan beton tersebut memiliki ketebalan 20 centimeter dengan lebar 4 meter. Sedangkan untuk pengaspalan dilakukan sepanjang 176 meter dengan lebar sekitar 4,3 meter.

Sebelum diaspal, jalan dilapisi material LPA setebal 15 centimeter, kemudian ditutup dengan aspal setebal 3 centimeter dengan mutu 2,2 Kg/Meter kubik untuk menjamin ketahanan jalan.

Di akhir peninjauan, Agus Hidayat memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi swadaya masyarakat Desa Sei Mawang yang ikut membantu melengkapi kebutuhan pembangunan infrastruktur tersebut.

“Jadi, ada sebagian gorong-gorong yang disumbangkan masyarakat untuk melengkapi bangunan jalan,” pungkas Agus Hidayat mengapresiasi keterlibatan warga.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Diskominfo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Membaca Aktif & Berdampak: Cara Mengubah Informasi Menjadi Pemahaman Mendalam

    Strategi Membaca Aktif & Berdampak: Cara Mengubah Informasi Menjadi Pemahaman Mendalam

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Data UNESCO menunjukkan fakta memprihatinkan mengenai literasi di Indonesia, di mana minat baca masyarakat hanya berada di angka 0,01%. Artinya, dari 1.000 orang, hanya satu yang memiliki kegemaran membaca. Padahal, membaca merupakan medium pembelajaran terbaik yang secara unik mampu mengaktifkan sel-sel otak untuk bekerja lebih aktif dibandingkan sekadar menonton video atau mendengarkan podcast. […]

  • KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Kuota Haji 2024

    KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Kuota Haji 2024

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyalahgunaan kuota tambahan ibadah haji tahun 2024. Dalam perkara yang sama, KPK juga menetapkan staf khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz, sebagai tersangka. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penetapan tersangka tersebut dilakukan berdasarkan keputusan pimpinan KPK […]

  • Lawan Kolesterol & Asam Urat: 9 Camilan Murah ala Rumah Lansia untuk Usia Emas

    Lawan Kolesterol & Asam Urat: 9 Camilan Murah ala Rumah Lansia untuk Usia Emas

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Menjaga kesehatan di usia lanjut sering kali dianggap sulit karena banyaknya pantangan makanan. Namun, sebuah perspektif baru ditawarkan oleh Dr. Nurul melalui kanal YouTube Rumah Lansia. Menurutnya, kesalahan umum dalam menangani kolesterol dan asam urat adalah terlalu fokus pada pantangan tanpa memasukkan nutrisi yang bisa membantu “membersihkan” tubuh. Dr. Nurul mengibaratkan kolesterol dan […]

  • Membaca Bukan Sekadar Hobi: Alasan Mengapa Buku Bisa Menyelamatkan Hidupmu ala Raim Laode

    Membaca Bukan Sekadar Hobi: Alasan Mengapa Buku Bisa Menyelamatkan Hidupmu ala Raim Laode

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Literasi sering kali dianggap sebagai kegiatan akademik yang menjemukan, namun bagi musisi dan komika Raim Laode, membaca adalah fondasi dasar bagi kemanusiaan. Dalam pandangannya, membaca bukan sekadar kegiatan mengisi waktu luang, melainkan sebuah kebutuhan krusial untuk bertahan hidup. Raim menekankan perbedaan antara sekadar mengeja kata di atas kertas dengan konsep “Iqra”, yaitu kemampuan […]

  • Pariwisata RI Ngebut di 2025, Wisman 13,98 Juta dan Wisnus Tembus 1,09 Miliar

    Pariwisata RI Ngebut di 2025, Wisman 13,98 Juta dan Wisnus Tembus 1,09 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com — Kementerian Pariwisata mencatat kinerja positif sektor pariwisata nasional sepanjang 2025. Kunjungan wisatawan mancanegara dan pergerakan wisatawan nusantara sama-sama menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebutkan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada Januari–November 2025 mencapai 13,98 juta kunjungan, naik 10,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Pasar utama masih didominasi […]

  • Strategi Bangun Bisnis dari Nol ala Raymond Chin: Minimal Rencana, Maksimal Eksekusi

    Strategi Bangun Bisnis dari Nol ala Raymond Chin: Minimal Rencana, Maksimal Eksekusi

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Banyak calon pengusaha muda yang terjebak dalam perencanaan yang terlalu rumit, mulai dari menyusun proposal yang sangat tebal hingga terjebak pada skema Business Model Canvas yang kompleks. Menanggapi fenomena ini, pengusaha sekaligus konten kreator edukasi finansial, Raymond Chin, membagikan pandangan barunya. Menurut Raymond, kunci utama membangun bisnis dari nol di era saat ini […]

expand_less