Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Bumi Daranante » Kejari Sanggau Musnahkan Lanting Jak PETI yang Telah Inkracht

Kejari Sanggau Musnahkan Lanting Jak PETI yang Telah Inkracht

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com — Kejaksaan Negeri Sanggau bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sanggau melaksanakan pemusnahan barang bukti perkara Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang telah berkekuatan hukum tetap (Inkracht).

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di tepi Sungai Kapuas, Lingkungan Kantu, Kecamatan Kapuas. Langkah ini menjadi simbol ketegasan dalam penegakan hukum sekaligus upaya nyata perlindungan lingkungan di Bumi Daranante.

Barang bukti yang dimusnahkan berupa alat tambang emas tradisional atau yang dikenal dengan sebutan “lanting jak”, beserta peralatan pendukung lainnya. Proses pemusnahan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau, Eben Ezer Mangunsong.

Eben Ezer menegaskan bahwa kolaborasi dengan DLH sangat penting untuk memastikan alat-alat tersebut tidak dapat digunakan kembali dan meminimalisir dampak negatif terhadap ekosistem sungai.

“Pemusnahan barang bukti ini adalah bagian dari upaya memastikan hukum ditegakkan secara adil dan tegas. Kami bekerja sama dengan DLH untuk memastikan bahan-bahan tersebut tidak digunakan kembali,” ujar Eben Ezer Mangunsong, Rabu (11/2/2026).

Senada dengan Kajari, Kepala DLH Kabupaten Sanggau, Agus Sukanto, menilai kolaborasi ini sebagai langkah konkret dalam menangani kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan liar yang selama ini merusak kualitas air sungai.

“Kami berharap kegiatan ini mencontohkan kerja bersama antara pihak penegak hukum dan pelindung lingkungan guna menangani kerusakan alam akibat tambang liar,” tutur Agus Sukanto.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Kejari Sanggau, di antaranya Kasi PAPBB Andre Orlando Siahaan, Kasi Pidum Bilal Bimantara, Kasi Intelijen Dicky Ferdiansyah, dan Jaksa Eksekutor Didi Ismartunus.

Pemusnahan dilakukan secara terbuka dan transparan dengan disaksikan oleh perwakilan media serta masyarakat setempat. Hal ini bertujuan untuk memberikan efek jera (deterrence) bagi para pelaku pertambangan ilegal lainnya di wilayah Sanggau.

Kejaksaan Negeri Sanggau berharap langkah ini mampu memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kelestarian alam dan menjauhi praktik illegal mining yang membahayakan masa depan lingkungan hidup.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalanan Licin Akibat CPO Tumah di Batang Tarang, Polisi Pakai Soda Api dan Detergen Bersihkan Jalur

    Jalanan Licin Akibat CPO Tumah di Batang Tarang, Polisi Pakai Soda Api dan Detergen Bersihkan Jalur

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pengguna jalan yang melintasi jalur utama Pontianak–Batang Tarang diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul insiden kecelakaan yang menyebabkan tumpahan minyak kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO). Peristiwa ini terjadi di kawasan RT Penyakit, Dusun Serinjuk, Desa Semoncol, Kabupaten Sanggau, pada Rabu pagi (14/1/2026). Merespons kondisi jalan yang menjadi sangat licin dan berbahaya, jajaran […]

  • Bidik Juara Nasional Adinata Syariah 2026, Gubernur Norsan Pacu Inovasi Perbankan Syariah Kalbar

    Bidik Juara Nasional Adinata Syariah 2026, Gubernur Norsan Pacu Inovasi Perbankan Syariah Kalbar

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat langkah strategis untuk menjadi pusat ekonomi syariah di tingkat nasional. Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menegaskan bahwa kemajuan ekonomi syariah Kalbar sangat bergantung pada inovasi layanan dan perubahan mentalitas para pelaku usaha agar mampu bersaing di pasar modern. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Coffee Morning yang diselenggarakan oleh […]

  • Bukan Kurang Bakat, Ini Penyebab Belajar Berjam-jam Tapi Cepat Lupa

    Bukan Kurang Bakat, Ini Penyebab Belajar Berjam-jam Tapi Cepat Lupa

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Banyak orang merasa telah menghabiskan waktu berjam-jam untuk belajar, namun sering kali merasa pikiran kosong atau “blank” saat menghadapi ujian. Fenomena ini sering memicu rasa frustrasi dan rendah diri. Namun, masalah utamanya ternyata bukan terletak pada kapasitas otak, melainkan pada metode belajar yang kurang tepat. Melansir kanal edukasi Misi Tuntas, metode belajar pasif […]

  • Harga Elpiji 3 Kg Tembus Rp60 Ribu, Wakil Bupati Sanggau Sidak Agen dan Pangkalan

    Harga Elpiji 3 Kg Tembus Rp60 Ribu, Wakil Bupati Sanggau Sidak Agen dan Pangkalan

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pemerintah Kabupaten Sanggau melakukan langkah cepat dalam menyikapi lonjakan harga gas melon yang meresahkan warga. Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, memimpin inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah agen dan pangkalan LPG 3 kg di Kota Sanggau pada Jumat, 2 Januari 2026, guna memastikan distribusi dan harga kembali stabil. Dalam sidak tersebut, Susana Herpena didampingi […]

  • Truk dan Avanza Tabrakan di Batang Tarang–Tayan, Jalan Berlubang Diduga Jadi Pemicu

    Truk dan Avanza Tabrakan di Batang Tarang–Tayan, Jalan Berlubang Diduga Jadi Pemicu

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com — Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah truk Canter dan mobil penumpang Toyota Avanza terjadi di ruas Jalan Raya Batang Tarang–Tayan Pontianak, tepatnya di Dusun Taman, Desa Semoncol, Kecamatan Batang Tarang, Kabupaten Sanggau, Sabtu pagi, 24 Januari 2026. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ketika arus lalu lintas terpantau ramai namun masih lancar. Cuaca […]

  • Solusi Kebun Dapur Praktis: Cara Maksimalkan Lahan Terbatas untuk Bahan Pangan Segar

    Solusi Kebun Dapur Praktis: Cara Maksimalkan Lahan Terbatas untuk Bahan Pangan Segar

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Memiliki halaman rumah yang sempit kini bukan lagi penghalang bagi Anda yang ingin mendapatkan bahan masakan segar setiap hari. Melalui kreativitas pemanfaatan pot, polibag, atau area kecil di pekarangan, memiliki kebun dapur sendiri menjadi solusi yang praktis sekaligus hemat. Melansir panduan dari kanal YouTube Plant Traces, kunci sukses berkebun di lahan terbatas terletak […]

expand_less