Kamis, 3 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » Mengelola Cemas di Era Ketidakpastian: 3 Kunci Ketenangan Hidup lewat Filosofi Teras

Mengelola Cemas di Era Ketidakpastian: 3 Kunci Ketenangan Hidup lewat Filosofi Teras

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KILASSANGGAU – Di tengah gempuran arus informasi media sosial dan ketidakpastian global, kesehatan mental kini menjadi isu yang sangat krusial. Tekanan dari standar usia hingga dinamika kondisi sosial sering kali memicu kecemasan yang berlebihan.

Menanggapi fenomena tersebut, konten kreator Akbar Abi membedah buku Filosofi Teras karya Henry Manampiring sebagai solusi praktis untuk menjaga stabilitas emosional. Menurut Akbar Abi, kebahagiaan bukanlah sekadar perasaan yang datang tiba-tiba, melainkan sebuah keterampilan (skill) yang harus dilatih secara sadar melalui ajaran Stoikisme.

Berikut adalah tiga poin utama dari Filosofi Teras untuk meraih ketenangan hidup:

1. Memahami Dikotomi dan Trikotomi Kendali

Kunci utama dari ketenangan adalah memahami perbedaan antara hal yang bisa dikendalikan dan yang tidak.

• Hal yang dapat dikendalikan: Opini pribadi, persepsi, keinginan, dan tindakan sendiri.

• Hal di luar kendali: Tindakan orang lain, opini publik, cuaca, hingga kondisi kelahiran.

Selain itu, terdapat konsep Trikotomi Kendali yang dikembangkan oleh William Irvine. Konsep ini menitikberatkan pada hal-hal yang sebagian berada dalam kendali kita, seperti hasil pekerjaan atau kesehatan. “Kita belajar untuk bertanggung jawab penuh pada upaya yang bisa dilakukan tanpa menggantungkan ketenangan hidup pada hasil,” ungkap Akbar Abi.

2. Mengendalikan Emosi dengan Teknik STAR

Filosofi Stoa mengajarkan bahwa emosi negatif muncul bukan karena peristiwa itu sendiri, melainkan karena penilaian (judgment) manusia terhadap peristiwa tersebut. Sebagai contoh, terjebak kemacetan adalah peristiwa netral, namun reaksi marah muncul dari persepsi bahwa macet adalah sebuah kesialan.

Untuk melatih kendali emosi, Akbar Abi memperkenalkan teknik STAR:

• Stop (Berhenti): Jangan langsung bereaksi saat emosi negatif muncul.

• Think & Assess (Pikirkan & Nilai): Nilai apakah hal tersebut berada dalam kendali atau tidak.

• Respond (Tanggapi): Berikan respon yang bijak setelah pikiran menjadi lebih tenang.

3. Amorfati: Mencintai Nasib yang Terjadi

Konsep Amorfati mengajak seseorang untuk tidak hanya menerima, tetapi juga mencintai takdir yang sudah terjadi. Berandai-andai tentang masa lalu dianggap hanya akan mengikis kebahagiaan karena waktu yang telah lewat tidak dapat diubah kembali.

“Masa lalu itu sudah mati semati-matinya. Mau kita terus mengingatnya, terus berandai-andai, enggak akan ada yang bisa diperbaiki,” tegas Akbar Abi. Dengan menerapkan Amorfati, seseorang diharapkan fokus mengambil pelajaran berharga dari setiap kejadian daripada terus mempertanyakan kemalangan yang menimpa.

Menerapkan filosofi kuno di zaman modern bukan berarti bersikap pasrah. Sebaliknya, ini adalah upaya melatih ketahanan mental agar tidak mudah terpengaruh oleh gangguan luar yang sepele. Dengan fokus pada upaya mandiri, hidup akan terasa lebih bijak dan minim tekanan emosional.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar Kawasan Hutan

    Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar Kawasan Hutan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Presiden Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melanggar aturan di kawasan hutan nasional. Pencabutan izin ini merupakan hasil audit dan pemeriksaan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/1/2026) malam. “Presiden memutuskan mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti […]

  • Kombinasi Aspal dan Beton Mutu Tinggi, Jalan Wisata Riam Macan Sanggau Mulai Nyaman Dilalui

    Kombinasi Aspal dan Beton Mutu Tinggi, Jalan Wisata Riam Macan Sanggau Mulai Nyaman Dilalui

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, melakukan peninjauan langsung terhadap hasil pekerjaan pembangunan akses jalan menuju objek wisata Riam Macan di Desa Sei Mawang pada Senin, 19 Januari 2026. Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perkimtan Kabupaten Sanggau, Agus Hidayat, beserta pihak konsultan dan pelaksana kegiatan. […]

  • Cepat dan Profesional! Ini Cara Membuat CV Lamaran Kerja Menggunakan Canva

    Cepat dan Profesional! Ini Cara Membuat CV Lamaran Kerja Menggunakan Canva

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Dalam dunia kerja yang kompetitif, memiliki Curriculum Vitae (CV) dengan tampilan visual yang menarik dan terstruktur menjadi nilai tambah tersendiri bagi pelamar. Kini, Anda tidak perlu lagi mahir menggunakan perangkat lunak desain grafis yang rumit. Platform Canva hadir sebagai solusi praktis untuk menyusun CV profesional secara instan. Melansir panduan teknis dari kanal YouTube […]

  • Wamen Kehutanan Ingatkan Risiko Penyimpangan, Tata Kelola Hutan Harus Diperkuat

    Wamen Kehutanan Ingatkan Risiko Penyimpangan, Tata Kelola Hutan Harus Diperkuat

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan pentingnya penguatan tata kelola kehutanan berbasis risiko. Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk mencegah potensi penyimpangan sekaligus memastikan program kehutanan berjalan efektif. Hal itu disampaikan Rohmat saat menutup Rapat Koordinasi Perencanaan dan Pengawasan Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (10/2/2026). “Manajemen risiko harus diintegrasikan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan […]

  • Pilih Susu Terbaik: Sapi atau Nabati? Kenali Keunggulan Nutrisinya Masing-Masing

    Pilih Susu Terbaik: Sapi atau Nabati? Kenali Keunggulan Nutrisinya Masing-Masing

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    JAKARTA – Di era pangan modern, pilihan susu tidak lagi terbatas pada sumber hewani saja. Kini, rak supermarket dipenuhi dengan berbagai varian susu nabati. Meski secara biologis susu nabati adalah cairan dari tumbuhan yang tekstur dan fungsinya menyerupai susu, popularitasnya terus meningkat. Melansir penjelasan dari kanal kesehatan Ini Kata Dokter, setiap jenis susu memiliki profil […]

  • Sekadau Dikepung Banjir, 11.583 Jiwa Terdampak Luapan Sungai Usai Hujan Ekstrem

    Sekadau Dikepung Banjir, 11.583 Jiwa Terdampak Luapan Sungai Usai Hujan Ekstrem

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Bencana banjir di Sekadau melanda pemukiman warga sejak Kamis dini hari, 8 Januari 2026. Curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang mengguyur sejak Rabu malam memicu luapan Sungai Sekadau, merendam ribuan rumah di wilayah Kecamatan Nanga Taman dan Kecamatan Nanga Mahap. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sekadau, Heri Handoko […]

expand_less