Geger Penemuan Mayat dalam Karung di Sanggau, Diduga Kuat Korban Pembunuhan
- account_circle Teodardus
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Geger Penemuan Mayat dalam Karung di Sanggau, Diduga Kuat Korban Pembunuhan. (Foto: Humas Polres)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KilasSanggau.Com – Peristiwa penemuan mayat di Sanggau menggegerkan warga Gang Bengkawan, Jalan Bujang Malaka, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, pada Kamis siang, 1 Januari 2026. Jenazah laki-laki tersebut ditemukan di dalam sebuah kamar kos dalam kondisi terbungkus karung, yang memicu dugaan pembunuhan di Sanggau oleh pihak kepolisian.
Aparat Polres Sanggau menerima laporan awal dari masyarakat sekitar pukul 14.00 WIB. Menanggapi laporan tersebut, tim gabungan segera meluncur ke lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan awal secara mendalam.
Kejadian tragis ini bermula ketika pihak keluarga korban mendatangi rumah kos tersebut pada pukul 13.31 WIB. Keluarga merasa cemas karena korban sudah beberapa waktu tidak dapat dihubungi. Saat itu, pemilik kos sempat membantu membuka kamar yang selama ini dihuni korban, namun ruangan tersebut dalam keadaan kosong.
Merasa ada yang janggal setelah keluarga korban meninggalkan lokasi, pemilik kos berusaha mencari informasi kepada rekan-rekan korban. Karena tidak mendapatkan titik terang, pemilik kos akhirnya memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Petugas yang tiba di lokasi kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh. Pada pukul 14.50 WIB, polisi membuka sebuah kamar lain yang diketahui ditempati oleh rekan korban. Di dalam kamar itulah petugas menemukan jenazah yang terbungkus karung putih yang menutupi hampir seluruh bagian tubuhnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal di lapangan, korban diduga kuat berinisial M (18), seorang pelajar atau mahasiswa yang tinggal di wilayah Kabupaten Sanggau. Meski demikian, polisi masih terus mendalami identitas pasti korban melalui prosedur pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah olah TKP awal selesai, Satreskrim Polres Sanggau berkoordinasi dengan RSUD M.Th. Djaman Sanggau untuk proses pemindahan jenazah. Sekitar pukul 16.30 WIB, jenazah dibawa menggunakan ambulans menuju kamar jenazah guna menjalani pemeriksaan medis serta Visum Et Repertum oleh tim dokter dan Sidokkes Polres Sanggau.
Kondisi korban dan cara penemuan jenazah yang disembunyikan di dalam kamar kos memperkuat dugaan adanya tindak pidana. Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, melalui Kasat Reskrim AKP Fariz Kautsar Rahmadhani, menegaskan bahwa pihaknya saat ini fokus melakukan penyelidikan secara intensif.
“Seluruh langkah penyelidikan telah kami lakukan, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi, hingga pendalaman hasil visum. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses penanganan perkara ini kepada kepolisian,” ujar AKP Fariz Kautsar Rahmadhani.
Hingga kini, pihak kepolisian masih berupaya mengungkap fakta-fakta di balik peristiwa tersebut dan mencari pelaku yang terlibat. Masyarakat diharapkan tidak terpancing isu-isu yang belum jelas kebenarannya dan tetap menjaga ketertiban lingkungan.
- Penulis: Teodardus
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Humas Polres

Saat ini belum ada komentar