Review Vivo X300 Pro Indonesia: Akhirnya Pakai Origin OS dengan Kamera 200MP
- account_circle Anisa
- calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
- print Cetak

Review Vivo X300 Pro Indonesia: Akhirnya Pakai Origin OS dengan Kamera 200MP. (Sumber: YouTube/Gadgetin)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KILASSANGGAU – Kabar gembira bagi para penggemar teknologi di tanah air. Lewat peluncuran Vivo X300 Pro, Vivo akhirnya resmi memboyong sistem operasi Origin OS ke pasar Indonesia untuk menggantikan Funtouch OS. Perubahan ini dinilai sebagai pembaruan paling krusial yang menyelaraskan antara ketangguhan perangkat keras (hardware) dengan keindahan antarmuka perangkat lunak (software).
Melansir ulasan dari kanal YouTube Gadgetin pada Rabu (21/01/2026), Origin OS membawa perubahan visual yang signifikan, mulai dari animasi buka-tutup aplikasi yang lebih mulus hingga fitur Origin Island yang memudahkan akses pintas aplikasi. Pengguna kini juga dapat melakukan kustomisasi lock screen secara lebih fleksibel layaknya ponsel kelas atas lainnya.
Performa Monster dengan Chipset Dimensity 9500
Bukan hanya soal tampilan, Vivo X300 Pro dibekali spesifikasi teknis yang sangat bertenaga. Berikut adalah komponen utama yang diusung:
• Chipset: MediaTek Dimensity 9500.
• Memori: RAM 16GB LPDDR5X dan penyimpanan internal 512GB UFS 4.1.
• Performa: Skor Antutu 11 menembus angka 3.000.000 lebih.
• Baterai: 6.510 mAh (Blue Ocean Battery) dengan FlashCharge 90W dan Wireless Charging 40W.
Dalam pengujian nyata, ponsel ini mampu menjalankan gim berat seperti Genshin Impact pada pengaturan grafik tertinggi dengan stabil di 59 FPS. Suhu perangkat pun terjaga di kisaran 45 derajat Celsius, yang tergolong aman untuk penggunaan performa berat.
Sektor Kamera: Penguasa Zoom 200MP
Kamera tetap menjadi nilai jual utama dari Vivo X Series. Tahun ini, Vivo menyematkan sensor generasi terbaru untuk memanjakan para antusias fotografi:
1. Kamera Utama: Menggunakan sensor Sony LYT-828 yang menghasilkan gambar tajam dan minim gangguan (noise).
2. Kamera Telefoto: Sensor Samsung ISOCELL HPB beresolusi 200MP dengan ukuran sensor besar 1/1,4 inci.
Hasil tangkapan zoom perangkat ini tetap terjaga ketajamannya meski digunakan dalam kondisi minim cahaya, seperti memotret panggung konser dari jarak jauh. Selain itu, tersedia pula Photography Kit yang dijual terpisah bagi pengguna yang menginginkan pengalaman memotret profesional dengan tombol shutter fisik.
Desain dan Catatan Tambahan
Vivo X300 Pro hadir dengan layar AMOLED LTPO 1,5K berukuran 6,78 inci yang memiliki tingkat kecerahan tinggi di bawah sinar matahari. Inovasi fisik lainnya adalah hadirnya tombol pintas (shortcut) di sisi kiri yang fungsinya dapat diatur untuk senter, perekam suara, atau mode getar.
Meski demikian, terdapat catatan mengenai sektor audio di mana speaker stereo yang diusung cenderung menonjolkan suara tinggi (treble-heavy). Kualitas bass diharapkan dapat menjadi fokus peningkatan pada generasi mendatang.
Harga dan Kesimpulan
Terdapat kenaikan harga sebesar Rp1 juta dibandingkan generasi sebelumnya. Vivo X300 Pro kini dipasarkan dengan harga resmi Rp18.999.000.
Walaupun mengalami kenaikan, perangkat ini dinilai tetap kompetitif dibandingkan flagship kompetitor di kelasnya. Dengan hadirnya Origin OS, Vivo X300 Pro berhasil menutup celah kelemahannya selama ini, menjadikannya salah satu pilihan ponsel paling layak beli di tahun 2026 bagi mereka yang mencari kombinasi performa dan fotografi maksimal.
- Penulis: Anisa
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: YouTube/Gadgetin

Saat ini belum ada komentar