Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bareskrim Polri Usut Dugaan Pembalakan Liar Pemicu Banjir Bandang di Aceh Tamiang

Bareskrim Polri Usut Dugaan Pembalakan Liar Pemicu Banjir Bandang di Aceh Tamiang

  • account_circle Kilas Sanggau
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.com – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri melakukan penyelidikan langsung ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, terkait dugaan pembalakan liar dan kerusakan lingkungan yang diduga menjadi pemicu banjir bandang di wilayah tersebut.

Penyelidikan difokuskan pada alur sungai yang membawa gelondongan kayu dalam jumlah besar hingga masuk ke kawasan permukiman warga. Material kayu dan lumpur menyebabkan kerusakan rumah warga serta fasilitas umum di sejumlah titik terdampak.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pol Mohammad Irhamni mengatakan, tim penyidik melakukan identifikasi serta pencocokan kayu-kayu yang ditemukan di lokasi terdampak dengan kondisi kawasan hutan di wilayah hulu sungai.

“Kami mencocokkan kayu-kayu di lokasi banjir dengan kondisi hutan di daerah hulu untuk memastikan asal-usul material tersebut,” ujar Irhamni, Selasa (6/1/2026).

Selain kayu gelondongan, penyidik menemukan sedimentasi dalam volume sangat tinggi. Endapan lumpur ini dinilai memperparah dampak banjir dan mengurangi daya tampung sungai.

Penyelidikan juga diperluas hingga Desa Pante Kera, Kabupaten Aceh Timur, dan Kecamatan Simpang Jernih. Dari hasil peninjauan lapangan, ditemukan debit air sungai yang masih tinggi, curah hujan lebat, serta banyak kayu berserakan di sepanjang sungai.

Dugaan sementara, sumber kerusakan lingkungan berasal dari kawasan hulu di Kampung Lesten, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, serta Desa Lokop, Kabupaten Aceh Timur. Kawasan tersebut termasuk hutan lindung.

Bareskrim Polri juga mendalami dugaan pelanggaran lingkungan hidup terkait pembukaan lahan tanpa dokumen UKL-UPL. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi memicu longsor dan banjir bandang.

“Sedimentasi dari wilayah hulu menyebabkan sungai kehilangan daya tampung. Ini menjadi indikasi kuat adanya dugaan tindak pidana lingkungan hidup,” tegas Irhamni. (*/)

  • Penulis: Kilas Sanggau

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mudahkan Wisatawan Cap Go Meh, Garuda Indonesia Siapkan Extra Flight dan Diskon Khusus ASN Kalbar

    Mudahkan Wisatawan Cap Go Meh, Garuda Indonesia Siapkan Extra Flight dan Diskon Khusus ASN Kalbar

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan pada periode peak season 2026, Maskapai Nasional Garuda Indonesia berkomitmen memperkuat konektivitas udara di Bumi Khatulistiwa. Selain menyiapkan tambahan jadwal penerbangan (extra flight) jelang perayaan Imlek dan Cap Go Meh, Garuda Indonesia juga resmi memberikan kado awal tahun berupa potongan harga tiket khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di […]

  • Kakanwil Ingatkan Aparatur Kemenag Sanggau: Gedung Indah Tanpa Etos Kerja Hanya Jadi Monumen Sunyi

    Kakanwil Ingatkan Aparatur Kemenag Sanggau: Gedung Indah Tanpa Etos Kerja Hanya Jadi Monumen Sunyi

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Muhajirin Yanis, secara resmi meresmikan Gedung Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau pada Kamis, 22 Januari 2026. Dalam momen peresmian tersebut, Muhajirin memberikan penegasan kuat bahwa kemegahan fisik bangunan harus sejalan dengan peningkatan etos kerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menilai bangunan baru yang lebih […]

  • Judika Bakal Guncang Sanggau, Polres dan Panitia Matangkan Pengamanan 7.000 Penonton

    Judika Bakal Guncang Sanggau, Polres dan Panitia Matangkan Pengamanan 7.000 Penonton

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Polres Sanggau bersama Panitia Pusat Damai Fest Symphony Of Heart Tahun 2026 menggelar rapat koordinasi (rakor) strategis guna mematangkan kesiapan pengamanan konser musik berskala besar. Acara yang akan menghadirkan artis nasional Judika sebagai bintang utama ini menjadi perhatian serius aparat keamanan. Pertemuan berlangsung di Ruang PPKO Polres Sanggau pada Selasa, 20 Januari 2026, […]

  • Ambisi IPM Kalbar 2030: Gubernur Ria Norsan Targetkan Posisi Runner-Up di Kalimantan

    Ambisi IPM Kalbar 2030: Gubernur Ria Norsan Targetkan Posisi Runner-Up di Kalimantan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengawali tahun 2026 dengan target besar untuk mengubah peta kualitas sumber daya manusia di Pulau Borneo. Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menegaskan bahwa fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah mendongkrak target IPM Kalbar agar tidak lagi berada di posisi terbawah dibandingkan provinsi lain di Kalimantan pada akhir masa jabatannya […]

  • Sembunyikan Sabu dalam Bungkus Rokok Berlakban, Pemuda Entikong Diringkus Polisi di Jalur Perbatasan

    Sembunyikan Sabu dalam Bungkus Rokok Berlakban, Pemuda Entikong Diringkus Polisi di Jalur Perbatasan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Kepolisian Sektor Entikong berhasil mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia. Seorang pemuda berinisial SHT (27) diamankan dalam operasi penindakan di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau. Warga Desa Entikong tersebut diringkus petugas saat melintas di Jalan Raya Lintas Malindo, Dusun Sontas, pada Sabtu malam, 17 Januari 2026. Penangkapan terjadi sekitar […]

  • Tetap Jadi Primadona! Walau Keruh, Air Terjun Pancur Aji Sanggau Tetap Ramai Dikunjungi Saat Libur Nataru

    Tetap Jadi Primadona! Walau Keruh, Air Terjun Pancur Aji Sanggau Tetap Ramai Dikunjungi Saat Libur Nataru

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pesona Objek Wisata Pancur Aji di Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, tampaknya tidak luntur meski kondisi alam kurang bersahabat. Walau keruh, air terjun Pancur Aji tetap ramai dikunjungi saat libur Nataru oleh ratusan warga yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga pada momen pergantian tahun, Sabtu (3/1/2026). Kondisi air yang berubah warna menjadi keruh tersebut […]

expand_less