Jumat, 6 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » Bumi Daranante » Lawan Perbudakan Modern dan Kerja Paksa Buruh Sawit Terpencil, Pemkab Sanggau Petakan Perlindungan

Lawan Perbudakan Modern dan Kerja Paksa Buruh Sawit Terpencil, Pemkab Sanggau Petakan Perlindungan

  • account_circle Tim
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com — Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait Pemetaan Aktor Penguatan Mekanisme Perlindungan Pekerja. Kegiatan ini secara khusus menyoroti pencegahan praktik kerja paksa, perbudakan modern, serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Acara berlangsung di Aula Kantor Bapperida Kabupaten Sanggau pada Senin, 26 Januari 2026.

Dalam sambutannya, Susana Herpena memberikan peringatan keras terkait kondisi tenaga kerja di sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit yang menjadi penopang ekonomi daerah.

“Sektor kelapa sawit memiliki peran strategis bagi perekonomian nasional dan daerah, namun masih dihadapkan pada berbagai persoalan serius terkait perlindungan tenaga kerja,” tegas Wabup Susana Herpena, Senin (26/1/2026).

Persoalan ini, menurutnya, kerap muncul di wilayah perkebunan yang lokasinya terpencil. Keterbatasan akses di area tersebut membuat para buruh sangat rentan terhadap praktik eksploitasi dan kekerasan.

Lebih jauh, kerentanan tersebut dapat mengarah pada praktik perbudakan modern hingga perdagangan orang yang merenggut hak-hak dasar manusia sebagai pekerja.

Oleh karena itu, Susana menekankan perlunya penguatan sinergi antar pemangku kepentingan untuk membangun benteng perlindungan yang kokoh bagi para buruh kebun.

Kabupaten Sanggau sendiri sebenarnya telah memiliki Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO. Lembaga ini akan terus diperkuat melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) yang lebih konkret.

Melalui FGD ini, pemerintah berharap peran dan tanggung jawab setiap pihak dapat terpetakan dengan jelas. Tujuannya agar hak-hak buruh perkebunan sawit dapat dilindungi secara optimal.

Langkah ini dinilai sejalan dengan visi besar daerah, yakni mewujudkan Sanggau yang Maju, Berkelanjutan, dan Berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pekerja kasar.

Pemerintah Kabupaten Sanggau juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Lembaga Teraju Indonesia dan Yayasan Integritas Justitia Madani Indonesia (IJMI).

Kedua lembaga tersebut dinilai telah menunjukkan komitmen nyata dalam memfasilitasi perlindungan hak-hak buruh perkebunan sawit di wilayah Kalimantan Barat, khususnya di Sanggau.

Diharapkan, kolaborasi antara pemerintah dan lembaga swadaya ini dapat memutus mata rantai praktik kerja paksa yang masih membayangi industri perkebunan di pelosok daerah.

  • Penulis: Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Mobil Bekas Layak Beli di 2026: Panduan Lengkap dan Tips Hindari Penipuan

    Daftar Mobil Bekas Layak Beli di 2026: Panduan Lengkap dan Tips Hindari Penipuan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Pasar mobil bekas di tahun 2026 diprediksi masih didominasi oleh unit-unit yang memiliki reputasi daya tahan tinggi serta kemudahan perawatan. Bagi calon pembeli, memilih kendaraan bukan hanya soal estetika, melainkan juga nilai ekonomis dan ketersediaan suku cadang di masa depan. Melansir informasi dari kanal YouTube Dokter Mobil Indonesia pada Selasa (20/01/2026), terdapat beberapa […]

  • Hilang Kendali di Tikungan Modang, Pengendara Motor Asal Meliau Tewas Usai Tabrak Truk Boks

    Hilang Kendali di Tikungan Modang, Pengendara Motor Asal Meliau Tewas Usai Tabrak Truk Boks

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di Jalan Trans Kalimantan, Dusun Modang, Desa Bagan Asam, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, pada Rabu sore, 11 Februari 2026. Insiden yang melibatkan sepeda motor Yamaha MX King dan sebuah truk boks tersebut mengakibatkan pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang dialaminya. Peristiwa memilukan ini […]

  • Rekrutmen SIPSS Polri 2026 Resmi Dibuka, Ini Cara Daftarnya

    Rekrutmen SIPSS Polri 2026 Resmi Dibuka, Ini Cara Daftarnya

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali membuka rekrutmen Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) 2026. Pendaftaran dimulai 15 Januari 2026 dan terbuka bagi lulusan sarjana hingga diploma dengan keahlian tertentu. Lewat jalur SIPSS, peserta yang lolos seleksi akan langsung menyandang pangkat Perwira Pertama Polri. Rekrutmen ini ditujukan untuk menjaring tenaga profesional dari berbagai […]

  • Misi Kemanusiaan di Tengah Banjir: Tim Gabungan Terjang Genangan 1,5 Meter Evakuasi Jenazah ke Entikong

    Misi Kemanusiaan di Tengah Banjir: Tim Gabungan Terjang Genangan 1,5 Meter Evakuasi Jenazah ke Entikong

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Teodardus
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Aksi heroik demi kemanusiaan terjadi di tengah kepungan banjir yang melanda Kabupaten Sanggau. Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan harus berjibaku menerjang genangan air setinggi 1,5 meter demi mengevakuasi dua jenazah warga Kecamatan Entikong yang tertahan di wilayah Kecamatan Beduai, Minggu (11/1/2026) pagi. Akses utama di Jalan Raya Malindo, Kecamatan Beduai, […]

  • 3 Pilar Utama Belajar Bisnis Online bagi Pemula agar Sukses di Pasar Digital

    3 Pilar Utama Belajar Bisnis Online bagi Pemula agar Sukses di Pasar Digital

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Memulai bisnis berbasis digital kini menjadi pilihan banyak masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Namun, untuk memastikan usaha tersebut dapat berkembang dan bertahan lama, diperlukan pemahaman strategi yang tepat. Berdasarkan informasi yang dibagikan pada Selasa, 6 Juni 2023, melalui kanal YouTube Dosen Affiliate, terdapat tiga pilar pokok yang wajib dipelajari oleh setiap pemula […]

  • Mengelola Cemas di Era Ketidakpastian: 3 Kunci Ketenangan Hidup lewat Filosofi Teras

    Mengelola Cemas di Era Ketidakpastian: 3 Kunci Ketenangan Hidup lewat Filosofi Teras

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Di tengah gempuran arus informasi media sosial dan ketidakpastian global, kesehatan mental kini menjadi isu yang sangat krusial. Tekanan dari standar usia hingga dinamika kondisi sosial sering kali memicu kecemasan yang berlebihan. Menanggapi fenomena tersebut, konten kreator Akbar Abi membedah buku Filosofi Teras karya Henry Manampiring sebagai solusi praktis untuk menjaga stabilitas emosional. […]

expand_less