Senin, 4 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » News » Kronolig Bocah 11 Tahun di Sekadau Meninggal Tenggelam Tersangkut Tali Jamban

Kronolig Bocah 11 Tahun di Sekadau Meninggal Tenggelam Tersangkut Tali Jamban

  • account_circle Mus Mussin
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com – Kabar duka menyelimuti wilayah Kampung Rojok, Dusun Teribang, Desa Seberang Kapuas, Kecamatan Sekadau Hilir. Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Sungai Kapuas pada Sabtu (17/1/2026) pagi.

Insiden memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB saat korban sedang asyik bermain air bersama dua orang temannya di sekitar area jamban milik warga setempat.

Kapolres Sekadau, AKBP Andhika Wiratama, melalui Kasi Humas AKP Triyono, membeberkan bahwa awalnya korban dan rekan-rekannya mandi sambil berenang di sungai. Namun, suasana ceria itu berubah menjadi kepanikan saat korban tiba-tiba tidak lagi muncul ke permukaan air.

“Ketiganya mandi sambil berenang. Namun selang beberapa waktu, korban tidak terlihat muncul ke permukaan,” jelas AKP Triyono dalam keterangan resminya.

Menyadari temannya hilang, dua rekan korban segera berlari meminta pertolongan kepada warga sekitar. Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung melakukan pencarian intensif di titik terakhir korban terlihat.

Setelah beberapa saat dicari, warga akhirnya berhasil menemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri. Tubuh korban kemudian dievakuasi ke atas jamban sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD Sekadau untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.

Sayangnya, nyawa korban tidak dapat tertolong. “Berdasarkan hasil pemeriksaan pihak rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia,” ungkap Triyono.

Berdasarkan penyelidikan awal di lokasi kejadian, musibah ini diduga kuat terjadi karena faktor teknis di bawah air. Tangan korban dikabarkan tersangkut pada seutas tali bekas yang berada di bawah bangunan jamban. Hal ini membuat korban kesulitan melepaskan diri dan tidak mampu berenang kembali ke permukaan hingga akhirnya kehabisan napas.

Pihak keluarga korban menyatakan telah menerima kejadian ini murni sebagai musibah. Mereka menolak dilakukan proses visum maupun autopsi terhadap jenazah korban dan memilih untuk segera memakamkan anggota keluarganya tersebut.

Menutup keterangannya, AKP Triyono mewakili Kepolisian Resor Sekadau menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas peristiwa ini. Polisi juga mengimbau para orang tua untuk lebih waspada dan selalu mengawasi anak-anak saat beraktivitas di tepian sungai guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

“Atas kejadian ini, kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Semoga diberikan kekuatan dan ketabahan,” pungkasnya.

  • Penulis: Mus Mussin
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Humas Polres

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rahasia Bulan Kelahiran: Mengupas Karakter dan Kepribadian Unik Setiap Individu

    Rahasia Bulan Kelahiran: Mengupas Karakter dan Kepribadian Unik Setiap Individu

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Karakter manusia merupakan perpaduan kompleks yang dibentuk oleh berbagai faktor, mulai dari lingkungan, pendidikan, hingga unsur alami. Salah satu hal yang menarik perhatian dan dipercaya memberikan pengaruh kuat adalah bulan kelahiran seseorang. Melansir ulasan dari kanal Nagumi Id, setiap bulan diyakini membawa energi dan sifat unik yang melekat pada kepribadian individu. Memahami karakteristik […]

  • Awali 2026, Polda Kalbar Gelar Hari Kesadaran Nasional untuk Perkuat Integritas Personel

    Awali 2026, Polda Kalbar Gelar Hari Kesadaran Nasional untuk Perkuat Integritas Personel

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengawali pelaksanaan tugas tahun 2026 dengan menggelar Upacara Bendera Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Jananuraga Polda Kalbar, Senin (19/1/2026). Upacara tersebut dipimpin Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Kalbar Komisaris Besar Polisi Sigit Jatmiko dan diikuti oleh pejabat utama, perwira, bintara, serta aparatur sipil negara di lingkungan Polda Kalbar. Hari […]

  • Maksimalkan Fokus: 4 Cara Belajar Produktif yang Mudah Diterapkan

    Maksimalkan Fokus: 4 Cara Belajar Produktif yang Mudah Diterapkan

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan buku, namun merasa tidak ada materi yang benar-benar terserap. Fenomena ini menunjukkan bahwa masalah utamanya sering kali bukan pada durasi belajar, melainkan pada kualitas dari sesi belajar tersebut. Melansir tips dari kanal YouTube Farhan Journal, produktivitas belajar dapat ditingkatkan secara signifikan melalui persiapan lingkungan dan kondisi […]

  • Kemeriahan Simphoni Of Heart di Sanggau: Judika dan Hijau Daun Pukau Ribuan Penggemar di Parindu

    Kemeriahan Simphoni Of Heart di Sanggau: Judika dan Hijau Daun Pukau Ribuan Penggemar di Parindu

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Ribuan penonton memadati Halaman Rumah Betang Ompuk Hibun Panu, Dusun Serarong, Desa Pusat Damai, Kecamatan Parindu, untuk menyaksikan puncak kemeriahan Pusat Damai Fest 2026 bertajuk “Shimphoni Of Heart”, Sabtu (14/2/2026). Daya tarik utama dalam festival ini adalah kehadiran penyanyi solo papan atas, Judika, serta grup band populer, Hijau Daun. Sekitar 2.500 penonton dari […]

  • 4 Cara Sederhana Upgrade Otak agar Tetap Tajam dan Pintar

    4 Cara Sederhana Upgrade Otak agar Tetap Tajam dan Pintar

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Otak manusia adalah organ yang luar biasa, memiliki sekitar 100 miliar neuron dengan satu kuadriliun koneksi. Namun, selayaknya mesin, performa otak dapat mengalami degradasi seiring bertambahnya usia jika tidak terus diasah. Melansir penjelasan dari pengusaha dan kreator konten Grace Tahir, melatih otak tidak selalu harus melalui bangku kuliah yang mahal atau membaca tumpukan […]

  • Pontianak Siaga Banjir Rob 2 Meter, Sutarmidji Kritik Sungai Kapuas Tak Pernah Dikeruk

    Pontianak Siaga Banjir Rob 2 Meter, Sutarmidji Kritik Sungai Kapuas Tak Pernah Dikeruk

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak kini dalam status waspada tinggi guna menghadapi potensi pasang air laut ekstrem. Pontianak siaga banjir rob setelah prakiraan BMKG menunjukkan ketinggian pasang pada Januari 2026 bisa mencapai dua meter, sementara di sisi lain, Sutarmidji kritik kedangkalan sungai tak pernah dikeruk sebagai faktor yang memperparah keadaan. Wali Kota Pontianak, Edi […]

expand_less