Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » Praktis! Begini Cara Membuat Ketupat Selamat Hanya dengan Dua Helai Janur

Praktis! Begini Cara Membuat Ketupat Selamat Hanya dengan Dua Helai Janur

  • account_circle Keyvin
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KILASSANGGAU – Pembuatan ketupat merupakan tradisi khas yang identik dengan berbagai momen perayaan dan hari besar di Indonesia. Dari sekian banyak jenis yang ada, Ketupat Selamat menjadi salah satu variasi yang cukup diminati karena bentuknya yang apik, unik, dan melambangkan doa keselamatan. Menariknya, pembuatan jenis ketupat ini kini bisa dilakukan dengan teknik yang lebih sederhana dan efisien.

Melansir tutorial visual dari kanal YouTube pengrajin lokal pada Rabu (28/01/2026), pembuatan Ketupat Selamat kini tidak lagi dianggap rumit. Dengan teknik yang tepat, siapa pun dapat menghasilkan anyaman yang kokoh meski hanya menggunakan dua helai janur.

Teknik Dasar Pembuatan Ketupat Selamat

Berdasarkan panduan yang dibagikan, pembuatan Ketupat Selamat hanya memerlukan bahan utama berupa dua helai janur atau daun kelapa muda yang telah dibersihkan bagian lidinya. Pemilihan janur yang segar dan lentur menjadi kunci utama agar anyaman tidak mudah pecah saat proses pelipatan.

Proses pembuatan dimulai dengan langkah krusial, yaitu pembentukan simpul dasar. Simpul ini merupakan fondasi utama agar anyaman ketupat dapat terbentuk secara simetris. Setelah simpul dasar terbentuk, kedua helai janur tersebut dianyam secara bersilangan hingga menutupi seluruh celah dan membentuk ruang untuk diisi beras.

Kemudahan dan Kepraktisan bagi Pemula

Metode ini dinilai sangat efektif bagi masyarakat yang ingin belajar menganyam sendiri di rumah tanpa harus bergantung pada penjual ketupat di pasar. Teknik ini diklaim sangat mudah, praktis, dan gampang untuk diikuti oleh siapa saja, termasuk bagi mereka yang baru pertama kali mencoba dunia anyam-menganyam.

“Cara ini dirancang sesederhana mungkin agar pemula tidak bingung dengan alur janur yang biasanya tumpang tindih,” jelas narator dalam video tutorial tersebut.

Dengan langkah-langkah yang ringkas, teknik ini diharapkan dapat membantu melestarikan tradisi pembuatan ketupat di tengah masyarakat secara lebih luas. Keahlian menganyam ketupat kini dapat diwariskan kepada lintas generasi dengan cara yang lebih menyenangkan dan tidak mengintimidasi bagi para pemula.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bibit Bugenvil dan Biji Mangga Ilegal Diamankan Petugas Karantina Entikong

    Bibit Bugenvil dan Biji Mangga Ilegal Diamankan Petugas Karantina Entikong

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Ketangguhan pengawasan di pintu gerbang negara kembali dibuktikan oleh Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Barat. Melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong, petugas berhasil menggagalkan upaya masuknya 31 batang bibit bugenvil dan 4 biji mangga yang tidak dilengkapi dokumen resmi pada Minggu (11/1/2026). Langkah tegas ini diambil karena komoditas tersebut dikategorikan […]

  • Daftar Mobil Bekas Layak Beli di 2026: Panduan Lengkap dan Tips Hindari Penipuan

    Daftar Mobil Bekas Layak Beli di 2026: Panduan Lengkap dan Tips Hindari Penipuan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Pasar mobil bekas di tahun 2026 diprediksi masih didominasi oleh unit-unit yang memiliki reputasi daya tahan tinggi serta kemudahan perawatan. Bagi calon pembeli, memilih kendaraan bukan hanya soal estetika, melainkan juga nilai ekonomis dan ketersediaan suku cadang di masa depan. Melansir informasi dari kanal YouTube Dokter Mobil Indonesia pada Selasa (20/01/2026), terdapat beberapa […]

  • Sembunyikan Sabu di Belakang Sofa, Pria Asal Landak Diringkus Polsek Sekayam di Balai Karangan

    Sembunyikan Sabu di Belakang Sofa, Pria Asal Landak Diringkus Polsek Sekayam di Balai Karangan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Peredaran narkotika di wilayah perbatasan kembali terbongkar. Jajaran Polsek Sekayam, Polres Sanggau, berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, pada Minggu malam, 22 Februari 2026. Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat sekitar pukul 19.30 WIB yang mencurigai adanya aktivitas peredaran barang haram di sebuah rumah milik […]

  • Persiapan SNBP 2026: Panduan Lengkap bagi Siswa Eligible untuk Lolos PTN Tanpa Tes

    Persiapan SNBP 2026: Panduan Lengkap bagi Siswa Eligible untuk Lolos PTN Tanpa Tes

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Menjadi siswa eligible dalam Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) adalah kesempatan emas yang tidak datang dua kali. Jalur ini memungkinkan siswa masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) impian melalui nilai rapor dan prestasi tanpa perlu mengikuti ujian tulis. Meskipun terlihat mudah, pendaftaran SNBP membutuhkan ketelitian tingkat tinggi. Kesalahan kecil dalam pengisian data bisa […]

  • Tips Menanam Bibit Cabai Agar Tumbuh Sehat dan Lebih Tahan Hama

    Tips Menanam Bibit Cabai Agar Tumbuh Sehat dan Lebih Tahan Hama

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Keberhasilan dalam budidaya cabai sangat ditentukan oleh kualitas bibit pada awal masa tanam. Bagi para petani maupun penghobi kebun rumahan, terdapat satu teknik krusial yang perlu dilakukan sebelum memindahkan bibit ke media tanam utama. Langkah ini bertujuan agar tanaman tumbuh optimal, memiliki sistem perakaran yang kuat, dan tidak mudah mengalami layu setelah pindah […]

  • Akhiri Hidup di Pohon Nangka, Pria di Desa Hibun Parindu Sempat Kirim Pesan Maaf ke Istri

    Akhiri Hidup di Pohon Nangka, Pria di Desa Hibun Parindu Sempat Kirim Pesan Maaf ke Istri

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Peristiwa tragis menggemparkan warga Dusun Tunas Lino, Desa Hibun, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau pada Minggu malam, 15 Februari 2026. Seorang pria berinisial A (42) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah pohon nangka di area kebun miliknya. Laporan kejadian tersebut diterima jajaran Polsek Parindu sekitar pukul 21.00 WIB. Kapolsek Parindu, Ipda N. […]

expand_less