Jumat, 3 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » Praktis! Begini Cara Membuat Ketupat Selamat Hanya dengan Dua Helai Janur

Praktis! Begini Cara Membuat Ketupat Selamat Hanya dengan Dua Helai Janur

  • account_circle Keyvin
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KILASSANGGAU – Pembuatan ketupat merupakan tradisi khas yang identik dengan berbagai momen perayaan dan hari besar di Indonesia. Dari sekian banyak jenis yang ada, Ketupat Selamat menjadi salah satu variasi yang cukup diminati karena bentuknya yang apik, unik, dan melambangkan doa keselamatan. Menariknya, pembuatan jenis ketupat ini kini bisa dilakukan dengan teknik yang lebih sederhana dan efisien.

Melansir tutorial visual dari kanal YouTube pengrajin lokal pada Rabu (28/01/2026), pembuatan Ketupat Selamat kini tidak lagi dianggap rumit. Dengan teknik yang tepat, siapa pun dapat menghasilkan anyaman yang kokoh meski hanya menggunakan dua helai janur.

Teknik Dasar Pembuatan Ketupat Selamat

Berdasarkan panduan yang dibagikan, pembuatan Ketupat Selamat hanya memerlukan bahan utama berupa dua helai janur atau daun kelapa muda yang telah dibersihkan bagian lidinya. Pemilihan janur yang segar dan lentur menjadi kunci utama agar anyaman tidak mudah pecah saat proses pelipatan.

Proses pembuatan dimulai dengan langkah krusial, yaitu pembentukan simpul dasar. Simpul ini merupakan fondasi utama agar anyaman ketupat dapat terbentuk secara simetris. Setelah simpul dasar terbentuk, kedua helai janur tersebut dianyam secara bersilangan hingga menutupi seluruh celah dan membentuk ruang untuk diisi beras.

Kemudahan dan Kepraktisan bagi Pemula

Metode ini dinilai sangat efektif bagi masyarakat yang ingin belajar menganyam sendiri di rumah tanpa harus bergantung pada penjual ketupat di pasar. Teknik ini diklaim sangat mudah, praktis, dan gampang untuk diikuti oleh siapa saja, termasuk bagi mereka yang baru pertama kali mencoba dunia anyam-menganyam.

“Cara ini dirancang sesederhana mungkin agar pemula tidak bingung dengan alur janur yang biasanya tumpang tindih,” jelas narator dalam video tutorial tersebut.

Dengan langkah-langkah yang ringkas, teknik ini diharapkan dapat membantu melestarikan tradisi pembuatan ketupat di tengah masyarakat secara lebih luas. Keahlian menganyam ketupat kini dapat diwariskan kepada lintas generasi dengan cara yang lebih menyenangkan dan tidak mengintimidasi bagi para pemula.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ampuh! Cara Menghapus Iklan yang Sering Muncul Sendiri di HP Oppo

    Ampuh! Cara Menghapus Iklan yang Sering Muncul Sendiri di HP Oppo

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Pengguna ponsel pintar sering kali merasa terganggu dengan adanya iklan yang muncul secara tiba-tiba di layar utama atau saat sedang membuka aplikasi lain. Masalah ini biasanya dipicu oleh adanya aplikasi pihak ketiga yang terinstal secara tidak sengaja atau membawa perangkat lunak iklan (adware). Bagi Anda pengguna HP Oppo, terdapat cara efektif untuk mendeteksi […]

  • Ambisi IPM Kalbar 2030: Gubernur Ria Norsan Targetkan Posisi Runner-Up di Kalimantan

    Ambisi IPM Kalbar 2030: Gubernur Ria Norsan Targetkan Posisi Runner-Up di Kalimantan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengawali tahun 2026 dengan target besar untuk mengubah peta kualitas sumber daya manusia di Pulau Borneo. Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menegaskan bahwa fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah mendongkrak target IPM Kalbar agar tidak lagi berada di posisi terbawah dibandingkan provinsi lain di Kalimantan pada akhir masa jabatannya […]

  • Strategi Bangun Bisnis dari Nol ala Raymond Chin: Minimal Rencana, Maksimal Eksekusi

    Strategi Bangun Bisnis dari Nol ala Raymond Chin: Minimal Rencana, Maksimal Eksekusi

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Banyak calon pengusaha muda yang terjebak dalam perencanaan yang terlalu rumit, mulai dari menyusun proposal yang sangat tebal hingga terjebak pada skema Business Model Canvas yang kompleks. Menanggapi fenomena ini, pengusaha sekaligus konten kreator edukasi finansial, Raymond Chin, membagikan pandangan barunya. Menurut Raymond, kunci utama membangun bisnis dari nol di era saat ini […]

  • Panduan Dasar CapCut: Cara Mudah Menambahkan Video, Foto, dan Audio untuk Pemula

    Panduan Dasar CapCut: Cara Mudah Menambahkan Video, Foto, dan Audio untuk Pemula

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Aplikasi CapCut telah menjadi salah satu alat penyuntingan video paling populer di kalangan pembuat konten karena antarmukanya yang sangat ramah pengguna. Bagi pemula, memahami fungsi-fungsi dasar dalam mengolah media visual dan suara adalah langkah awal yang krusial untuk menghasilkan video berkualitas profesional hanya melalui ponsel. Melansir panduan teknis dari kanal YouTube Bang Tutorial, […]

  • Omzet Belasan Juta Perhari! Rahasia Sukses OG Durian Kembangkan Durian Premium Musang King dan Ochee

    Omzet Belasan Juta Perhari! Rahasia Sukses OG Durian Kembangkan Durian Premium Musang King dan Ochee

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Membudidayakan durian bukan sekadar menanam bibit dan menunggu pohon besar. Hal inilah yang dibuktikan oleh OG Durian, sebuah kebun durian premium yang berlokasi di Desa Sudimoro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Sempat gagal berbuah selama tujuh tahun, kini kebun tersebut sukses mendulang omzet hingga ratusan juta rupiah per bulan. Fitri, Koordinator Kebun OG Durian, […]

  • Wakapolri Tegas: Korban TPPO yang Dipaksa Melanggar Hukum Tak Boleh Dipidana

    Wakapolri Tegas: Korban TPPO yang Dipaksa Melanggar Hukum Tak Boleh Dipidana

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com — Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melakukan pelanggaran hukum karena paksaan dari pelaku tidak seharusnya dipidana. Penegasan itu disampaikan Dedi dalam acara Bedah Buku Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026). Menurut Dedi, penanganan TPPO harus mengedepankan prinsip non penalization, […]

expand_less