Jumat, 3 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » Bumi Daranante » Kejari Sanggau Musnahkan Lanting Jak PETI yang Telah Inkracht

Kejari Sanggau Musnahkan Lanting Jak PETI yang Telah Inkracht

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com — Kejaksaan Negeri Sanggau bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sanggau melaksanakan pemusnahan barang bukti perkara Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang telah berkekuatan hukum tetap (Inkracht).

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di tepi Sungai Kapuas, Lingkungan Kantu, Kecamatan Kapuas. Langkah ini menjadi simbol ketegasan dalam penegakan hukum sekaligus upaya nyata perlindungan lingkungan di Bumi Daranante.

Barang bukti yang dimusnahkan berupa alat tambang emas tradisional atau yang dikenal dengan sebutan “lanting jak”, beserta peralatan pendukung lainnya. Proses pemusnahan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau, Eben Ezer Mangunsong.

Eben Ezer menegaskan bahwa kolaborasi dengan DLH sangat penting untuk memastikan alat-alat tersebut tidak dapat digunakan kembali dan meminimalisir dampak negatif terhadap ekosistem sungai.

“Pemusnahan barang bukti ini adalah bagian dari upaya memastikan hukum ditegakkan secara adil dan tegas. Kami bekerja sama dengan DLH untuk memastikan bahan-bahan tersebut tidak digunakan kembali,” ujar Eben Ezer Mangunsong, Rabu (11/2/2026).

Senada dengan Kajari, Kepala DLH Kabupaten Sanggau, Agus Sukanto, menilai kolaborasi ini sebagai langkah konkret dalam menangani kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan liar yang selama ini merusak kualitas air sungai.

“Kami berharap kegiatan ini mencontohkan kerja bersama antara pihak penegak hukum dan pelindung lingkungan guna menangani kerusakan alam akibat tambang liar,” tutur Agus Sukanto.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Kejari Sanggau, di antaranya Kasi PAPBB Andre Orlando Siahaan, Kasi Pidum Bilal Bimantara, Kasi Intelijen Dicky Ferdiansyah, dan Jaksa Eksekutor Didi Ismartunus.

Pemusnahan dilakukan secara terbuka dan transparan dengan disaksikan oleh perwakilan media serta masyarakat setempat. Hal ini bertujuan untuk memberikan efek jera (deterrence) bagi para pelaku pertambangan ilegal lainnya di wilayah Sanggau.

Kejaksaan Negeri Sanggau berharap langkah ini mampu memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kelestarian alam dan menjauhi praktik illegal mining yang membahayakan masa depan lingkungan hidup.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Penemuan Mayat Perempuan di SMP Torsina, Siswa SMK di Sanggau Diperiksa Polisi

    Viral Penemuan Mayat Perempuan di SMP Torsina, Siswa SMK di Sanggau Diperiksa Polisi

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Kepolisian Resor Sanggau bergerak cepat merespons informasi viral di media sosial terkait dugaan penemuan jenazah seorang perempuan di lingkungan SMP Torsina, Kabupaten Sanggau. Kabar tersebut sempat memicu keresahan luas di tengah masyarakat sebelum akhirnya pihak kepolisian memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoaks. Pengecekan langsung ke lokasi dilakukan oleh Piket Pamapta II […]

  • Revitalisasi Keraton Jadi Fokus Kemenbud, Ini Kata Fadli Zon

    Revitalisasi Keraton Jadi Fokus Kemenbud, Ini Kata Fadli Zon

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Pemerintah akan merevitalisasi keraton dan kesultanan yang ada di Indonesia. Program tersebut akan dijalankan berdasarkan permintaan dari masing-masing pihak keraton. Hal ini disampaikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (17/1/2026). Dalam kunjungannya, Fadli meninjau sejumlah cagar budaya, termasuk Tahura Gunung Kunci dan bekas benteng pertahanan di […]

  • Bukan Sekadar Klaim, Sekda Pontianak Tegaskan Kinerja Pemerintah Harus Terukur Lewat Angka

    Bukan Sekadar Klaim, Sekda Pontianak Tegaskan Kinerja Pemerintah Harus Terukur Lewat Angka

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Kilas Sanggau – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Amirullah, memberikan penekanan serius terhadap standardisasi capaian kerja di lingkungan pemerintah kota. Dalam arahannya, ia menyebut ukuran keberhasilan kinerja pemerintah tidak cukup hanya klaim, tetapi harus dibuktikan melalui angka yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Pernyataan tersebut disampaikan Amirullah usai memimpin apel rutin Aparatur Sipil Negara […]

  • KPK Warning Pilkada via DPRD: Risiko Transaksi Kekuasaan Lebih Besar

    KPK Warning Pilkada via DPRD: Risiko Transaksi Kekuasaan Lebih Besar

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan peringatan keras terkait wacana pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). KPK menilai skema tersebut berpotensi memperbesar risiko transaksi kekuasaan dan korupsi politik yang sulit terdeteksi publik. Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan hal itu dalam diskusi bertajuk Pilkada Melalui DPRD—Menyoal Biaya Tinggi Politik yang digelar bersama […]

  • Setahun Berjalan, Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Jangkau 55 Juta Penerima

    Setahun Berjalan, Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Jangkau 55 Juta Penerima

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis negara yang lahir dari kepedulian mendalam terhadap kondisi gizi anak-anak Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Presiden saat Taklimat Awal Tahun yang digelar di Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026). Presiden mengungkapkan bahwa berbagai kajian menunjukkan fakta memprihatinkan, di mana lebih dari 20 […]

  • Ambisi IPM Kalbar 2030: Gubernur Ria Norsan Targetkan Posisi Runner-Up di Kalimantan

    Ambisi IPM Kalbar 2030: Gubernur Ria Norsan Targetkan Posisi Runner-Up di Kalimantan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengawali tahun 2026 dengan target besar untuk mengubah peta kualitas sumber daya manusia di Pulau Borneo. Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menegaskan bahwa fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah mendongkrak target IPM Kalbar agar tidak lagi berada di posisi terbawah dibandingkan provinsi lain di Kalimantan pada akhir masa jabatannya […]

expand_less