Senin, 4 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » Bumi Daranante » Polisi Cek Dua Hotspot di Meliau Sanggau, Pastikan Tak Berkembang Jadi Karhutla

Polisi Cek Dua Hotspot di Meliau Sanggau, Pastikan Tak Berkembang Jadi Karhutla

  • account_circle Kilas Sanggau
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.com — Kepolisian Sektor Meliau, Polres Sanggau, melakukan pengecekan langsung terhadap dua titik hotspot yang terpantau di wilayah Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Sabtu, 24 Januari 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan titik api tidak berkembang menjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pengecekan lapangan berlangsung sejak pukul 15.00 hingga 18.30 WIB. Aparat menyasar dua hotspot yang terdeteksi melalui sistem pemantauan, kemudian diverifikasi langsung di lapangan dengan pendekatan persuasif dan koordinatif bersama unsur pemerintah desa.

Dua titik tersebut berada di Dusun Posong, Desa Cupang. Titik pertama terpantau pada koordinat -0.18829, 110.30145 dengan luas sekitar 0,5 hektare. Titik kedua berada di koordinat -0.18766, 110.30193 dengan luas sekitar 0,7 hektare. Berdasarkan hasil pengecekan, lahan tersebut digunakan untuk aktivitas tanam padi oleh pemiliknya.

Kapolsek Meliau AKP Supariyanto mengatakan, lahan yang dibuka merupakan milik pribadi dengan jenis tanah mineral, bukan lahan gambut. Di sekitar lokasi juga terdapat sekat pembatas yang jelas dengan lahan warga lainnya, sehingga potensi perambatan api dapat diminimalkan.

“Pemilik lahan berada di lokasi dan menyiapkan peralatan pemadam sederhana. Ini penting untuk memastikan api tetap terkendali,” kata Supariyanto.

Ia menjelaskan, ground check dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam mengawasi aktivitas pembukaan lahan agar tidak menimbulkan dampak lingkungan yang lebih luas. Menurut dia, pengawasan lapangan menjadi kunci pencegahan karhutla sejak dini.

“Kami turun langsung untuk memastikan hotspot yang terpantau benar-benar terkendali dan tidak berkembang menjadi kebakaran,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, polisi juga mengimbau masyarakat agar mengelola lahan secara bertanggung jawab dengan mematuhi ketentuan yang berlaku serta segera melapor apabila muncul potensi kebakaran.

Selama kegiatan berlangsung, Polsek Meliau berkoordinasi dengan Tim Siaga Api Penanggulangan Karhutla, kepala desa, dan kepala dusun setempat. Petugas turut mendokumentasikan kondisi lapangan sebagai bahan evaluasi.

Berdasarkan pemantauan hari itu, hanya dua titik hotspot yang terdeteksi di wilayah Kecamatan Meliau dan seluruhnya telah diverifikasi. Tidak ditemukan indikasi kebakaran yang tidak terkendali maupun ancaman meluas ke area lain.

Ke depan, Polsek Meliau menyatakan akan terus berkoordinasi dengan perangkat desa serta melibatkan tokoh adat dalam memberikan edukasi pencegahan karhutla guna memperkuat kesadaran bersama menjaga lingkungan tetap aman dan lestari. (*/)

  • Penulis: Kilas Sanggau

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada! 12 Kebiasaan Sehari-hari yang Merusak Ginjal Secara Perlahan

    Waspada! 12 Kebiasaan Sehari-hari yang Merusak Ginjal Secara Perlahan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Ginjal adalah organ vital yang bekerja tanpa henti setiap hari untuk menyaring darah, membuang sisa metabolisme (racun), serta menjaga keseimbangan cairan tubuh. Namun, organ ini sangat rentan mengalami penurunan fungsi jika terus-menerus terpapar oleh kebiasaan buruk. Melansir penjelasan dari kanal kesehatan Ini Kata Dokter, kerusakan ginjal sering kali bersifat “diam” atau terjadi secara […]

  • Lawan Perbudakan Modern dan Kerja Paksa Buruh Sawit Terpencil, Pemkab Sanggau Petakan Perlindungan

    Lawan Perbudakan Modern dan Kerja Paksa Buruh Sawit Terpencil, Pemkab Sanggau Petakan Perlindungan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait Pemetaan Aktor Penguatan Mekanisme Perlindungan Pekerja. Kegiatan ini secara khusus menyoroti pencegahan praktik kerja paksa, perbudakan modern, serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Acara berlangsung di Aula Kantor Bapperida Kabupaten Sanggau pada Senin, 26 Januari 2026. Dalam sambutannya, Susana […]

  • Prabowo Tambah Anggaran Riset Perguruan Tinggi Jadi Rp12 Triliun, Fokus Swasembada dan Hilirisasi

    Prabowo Tambah Anggaran Riset Perguruan Tinggi Jadi Rp12 Triliun, Fokus Swasembada dan Hilirisasi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Presiden Prabowo Subianto resmi menambah alokasi dana riset nasional untuk perguruan tinggi hingga mencapai Rp12 triliun. Anggaran tersebut meningkat Rp4 triliun dari sebelumnya Rp8 triliun, atau setara 0,34 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kebijakan ini dinilai sebagai sinyal kuat komitmen pemerintah dalam memperkuat peran kampus dan peneliti sebagai motor penggerak […]

  • Bahayakan Mesin Kendaraan Warga, BPM Kalbar Tuntut Aktor Intelektual Peredaran Oli Palsu Diseret ke Meja Hijau

    Bahayakan Mesin Kendaraan Warga, BPM Kalbar Tuntut Aktor Intelektual Peredaran Oli Palsu Diseret ke Meja Hijau

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat kembali menyuarakan desakan keras terkait penegakan hukum terhadap pelaku peredaran oli palsu di wilayah Kalbar. BPM secara terbuka mengkritik kinerja Polda Kalbar yang dinilai lamban dalam menangani kasus tersebut. Hal ini memicu kekhawatiran masyarakat akan ketidakpastian hukum terhadap mafia oli ilegal. Ketua BPM Kalbar, Gusti Edy, mengungkapkan […]

  • Kementan Benahi Tata Kelola, 192 Pejabat Dicopot demi Swasembada Pangan

    Kementan Benahi Tata Kelola, 192 Pejabat Dicopot demi Swasembada Pangan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Kementerian Pertanian (Kementan) mengambil langkah tegas dalam menertibkan distribusi pupuk serta membenahi tata kelola internal demi menjaga keberhasilan program pangan nasional. Sepanjang tahun 2025, Kementan mencabut izin ribuan distributor pupuk yang terbukti melakukan pelanggaran, sekaligus mencopot ratusan pejabat di lingkungan kementerian. Kebijakan tegas tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat […]

  • Strategi Membaca Aktif & Berdampak: Cara Mengubah Informasi Menjadi Pemahaman Mendalam

    Strategi Membaca Aktif & Berdampak: Cara Mengubah Informasi Menjadi Pemahaman Mendalam

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Data UNESCO menunjukkan fakta memprihatinkan mengenai literasi di Indonesia, di mana minat baca masyarakat hanya berada di angka 0,01%. Artinya, dari 1.000 orang, hanya satu yang memiliki kegemaran membaca. Padahal, membaca merupakan medium pembelajaran terbaik yang secara unik mampu mengaktifkan sel-sel otak untuk bekerja lebih aktif dibandingkan sekadar menonton video atau mendengarkan podcast. […]

expand_less