Jumat, 3 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » Mengelola Cemas di Era Ketidakpastian: 3 Kunci Ketenangan Hidup lewat Filosofi Teras

Mengelola Cemas di Era Ketidakpastian: 3 Kunci Ketenangan Hidup lewat Filosofi Teras

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KILASSANGGAU – Di tengah gempuran arus informasi media sosial dan ketidakpastian global, kesehatan mental kini menjadi isu yang sangat krusial. Tekanan dari standar usia hingga dinamika kondisi sosial sering kali memicu kecemasan yang berlebihan.

Menanggapi fenomena tersebut, konten kreator Akbar Abi membedah buku Filosofi Teras karya Henry Manampiring sebagai solusi praktis untuk menjaga stabilitas emosional. Menurut Akbar Abi, kebahagiaan bukanlah sekadar perasaan yang datang tiba-tiba, melainkan sebuah keterampilan (skill) yang harus dilatih secara sadar melalui ajaran Stoikisme.

Berikut adalah tiga poin utama dari Filosofi Teras untuk meraih ketenangan hidup:

1. Memahami Dikotomi dan Trikotomi Kendali

Kunci utama dari ketenangan adalah memahami perbedaan antara hal yang bisa dikendalikan dan yang tidak.

• Hal yang dapat dikendalikan: Opini pribadi, persepsi, keinginan, dan tindakan sendiri.

• Hal di luar kendali: Tindakan orang lain, opini publik, cuaca, hingga kondisi kelahiran.

Selain itu, terdapat konsep Trikotomi Kendali yang dikembangkan oleh William Irvine. Konsep ini menitikberatkan pada hal-hal yang sebagian berada dalam kendali kita, seperti hasil pekerjaan atau kesehatan. “Kita belajar untuk bertanggung jawab penuh pada upaya yang bisa dilakukan tanpa menggantungkan ketenangan hidup pada hasil,” ungkap Akbar Abi.

2. Mengendalikan Emosi dengan Teknik STAR

Filosofi Stoa mengajarkan bahwa emosi negatif muncul bukan karena peristiwa itu sendiri, melainkan karena penilaian (judgment) manusia terhadap peristiwa tersebut. Sebagai contoh, terjebak kemacetan adalah peristiwa netral, namun reaksi marah muncul dari persepsi bahwa macet adalah sebuah kesialan.

Untuk melatih kendali emosi, Akbar Abi memperkenalkan teknik STAR:

• Stop (Berhenti): Jangan langsung bereaksi saat emosi negatif muncul.

• Think & Assess (Pikirkan & Nilai): Nilai apakah hal tersebut berada dalam kendali atau tidak.

• Respond (Tanggapi): Berikan respon yang bijak setelah pikiran menjadi lebih tenang.

3. Amorfati: Mencintai Nasib yang Terjadi

Konsep Amorfati mengajak seseorang untuk tidak hanya menerima, tetapi juga mencintai takdir yang sudah terjadi. Berandai-andai tentang masa lalu dianggap hanya akan mengikis kebahagiaan karena waktu yang telah lewat tidak dapat diubah kembali.

“Masa lalu itu sudah mati semati-matinya. Mau kita terus mengingatnya, terus berandai-andai, enggak akan ada yang bisa diperbaiki,” tegas Akbar Abi. Dengan menerapkan Amorfati, seseorang diharapkan fokus mengambil pelajaran berharga dari setiap kejadian daripada terus mempertanyakan kemalangan yang menimpa.

Menerapkan filosofi kuno di zaman modern bukan berarti bersikap pasrah. Sebaliknya, ini adalah upaya melatih ketahanan mental agar tidak mudah terpengaruh oleh gangguan luar yang sepele. Dengan fokus pada upaya mandiri, hidup akan terasa lebih bijak dan minim tekanan emosional.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Mobil Bekas Layak Beli di 2026: Panduan Lengkap dan Tips Hindari Penipuan

    Daftar Mobil Bekas Layak Beli di 2026: Panduan Lengkap dan Tips Hindari Penipuan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Pasar mobil bekas di tahun 2026 diprediksi masih didominasi oleh unit-unit yang memiliki reputasi daya tahan tinggi serta kemudahan perawatan. Bagi calon pembeli, memilih kendaraan bukan hanya soal estetika, melainkan juga nilai ekonomis dan ketersediaan suku cadang di masa depan. Melansir informasi dari kanal YouTube Dokter Mobil Indonesia pada Selasa (20/01/2026), terdapat beberapa […]

  • Hadiri Misa Imlek di Gereja Bunut, Bupati Yohanes Ontot Kukuhkan Pengurus WKRI DPC Santa Maria Bunda Pengharapan

    Hadiri Misa Imlek di Gereja Bunut, Bupati Yohanes Ontot Kukuhkan Pengurus WKRI DPC Santa Maria Bunda Pengharapan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, didampingi Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, menghadiri Misa Syukuran Imlek 2026 yang dirangkai dengan pengukuhan pengurus Dewan Paroki (DPP) serta Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) DPC Santa Maria Bunda Pengharapan Bunut. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan ini digelar di Gereja SMPBP Bunut, Sanggau, pada Minggu, 15 Februari […]

  • Rahasia Bulan Kelahiran: Mengupas Karakter dan Kepribadian Unik Setiap Individu

    Rahasia Bulan Kelahiran: Mengupas Karakter dan Kepribadian Unik Setiap Individu

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Karakter manusia merupakan perpaduan kompleks yang dibentuk oleh berbagai faktor, mulai dari lingkungan, pendidikan, hingga unsur alami. Salah satu hal yang menarik perhatian dan dipercaya memberikan pengaruh kuat adalah bulan kelahiran seseorang. Melansir ulasan dari kanal Nagumi Id, setiap bulan diyakini membawa energi dan sifat unik yang melekat pada kepribadian individu. Memahami karakteristik […]

  • Pawai Kerukunan HAB Kemenag ke-80 di Sanggau Berlangsung Tertib dan Aman

    Pawai Kerukunan HAB Kemenag ke-80 di Sanggau Berlangsung Tertib dan Aman

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com — Pawai Kerukunan dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 digelar di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Sabtu pagi, 24 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung aman dan tertib dengan pengamanan terpadu dari Polres Sanggau dan Polsek Kapuas. Pawai dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau di […]

  • Tinjau Calon Arena MTQ XXXIV, Yohanes Ontot: Persiapan Harus Matang Demi Kesuksesan Syiar Islam di Sanggau

    Tinjau Calon Arena MTQ XXXIV, Yohanes Ontot: Persiapan Harus Matang Demi Kesuksesan Syiar Islam di Sanggau

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, meninjau langsung lokasi yang akan dijadikan arena utama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Sanggau ke-XXXIV di Kecamatan Tayan Hilir pada Kamis, 12 Februari 2026. Lokasi yang ditinjau saat ini masih berupa lahan kosong dan sedang dalam tahap pengerjaan serta penataan intensif. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh […]

  • Resmi! Aktivasi Kartu SIM Kini Wajib Scan Wajah

    Resmi! Aktivasi Kartu SIM Kini Wajib Scan Wajah

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Pemerintah resmi mengubah aturan registrasi kartu SIM. Mulai sekarang, aktivasi kartu perdana wajib menggunakan pemindaian wajah atau face recognition. Kebijakan ini diumumkan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dan tertuang dalam Permen Komdigi Nomor 7 Tahun 2026. Aturan baru ini diterapkan untuk menekan penipuan online, spam, dan kejahatan siber yang menggunakan nomor seluler […]

expand_less