Jumat, 6 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » Mengelola Cemas di Era Ketidakpastian: 3 Kunci Ketenangan Hidup lewat Filosofi Teras

Mengelola Cemas di Era Ketidakpastian: 3 Kunci Ketenangan Hidup lewat Filosofi Teras

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KILASSANGGAU – Di tengah gempuran arus informasi media sosial dan ketidakpastian global, kesehatan mental kini menjadi isu yang sangat krusial. Tekanan dari standar usia hingga dinamika kondisi sosial sering kali memicu kecemasan yang berlebihan.

Menanggapi fenomena tersebut, konten kreator Akbar Abi membedah buku Filosofi Teras karya Henry Manampiring sebagai solusi praktis untuk menjaga stabilitas emosional. Menurut Akbar Abi, kebahagiaan bukanlah sekadar perasaan yang datang tiba-tiba, melainkan sebuah keterampilan (skill) yang harus dilatih secara sadar melalui ajaran Stoikisme.

Berikut adalah tiga poin utama dari Filosofi Teras untuk meraih ketenangan hidup:

1. Memahami Dikotomi dan Trikotomi Kendali

Kunci utama dari ketenangan adalah memahami perbedaan antara hal yang bisa dikendalikan dan yang tidak.

• Hal yang dapat dikendalikan: Opini pribadi, persepsi, keinginan, dan tindakan sendiri.

• Hal di luar kendali: Tindakan orang lain, opini publik, cuaca, hingga kondisi kelahiran.

Selain itu, terdapat konsep Trikotomi Kendali yang dikembangkan oleh William Irvine. Konsep ini menitikberatkan pada hal-hal yang sebagian berada dalam kendali kita, seperti hasil pekerjaan atau kesehatan. “Kita belajar untuk bertanggung jawab penuh pada upaya yang bisa dilakukan tanpa menggantungkan ketenangan hidup pada hasil,” ungkap Akbar Abi.

2. Mengendalikan Emosi dengan Teknik STAR

Filosofi Stoa mengajarkan bahwa emosi negatif muncul bukan karena peristiwa itu sendiri, melainkan karena penilaian (judgment) manusia terhadap peristiwa tersebut. Sebagai contoh, terjebak kemacetan adalah peristiwa netral, namun reaksi marah muncul dari persepsi bahwa macet adalah sebuah kesialan.

Untuk melatih kendali emosi, Akbar Abi memperkenalkan teknik STAR:

• Stop (Berhenti): Jangan langsung bereaksi saat emosi negatif muncul.

• Think & Assess (Pikirkan & Nilai): Nilai apakah hal tersebut berada dalam kendali atau tidak.

• Respond (Tanggapi): Berikan respon yang bijak setelah pikiran menjadi lebih tenang.

3. Amorfati: Mencintai Nasib yang Terjadi

Konsep Amorfati mengajak seseorang untuk tidak hanya menerima, tetapi juga mencintai takdir yang sudah terjadi. Berandai-andai tentang masa lalu dianggap hanya akan mengikis kebahagiaan karena waktu yang telah lewat tidak dapat diubah kembali.

“Masa lalu itu sudah mati semati-matinya. Mau kita terus mengingatnya, terus berandai-andai, enggak akan ada yang bisa diperbaiki,” tegas Akbar Abi. Dengan menerapkan Amorfati, seseorang diharapkan fokus mengambil pelajaran berharga dari setiap kejadian daripada terus mempertanyakan kemalangan yang menimpa.

Menerapkan filosofi kuno di zaman modern bukan berarti bersikap pasrah. Sebaliknya, ini adalah upaya melatih ketahanan mental agar tidak mudah terpengaruh oleh gangguan luar yang sepele. Dengan fokus pada upaya mandiri, hidup akan terasa lebih bijak dan minim tekanan emosional.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Review Vivo X300 Pro Indonesia: Akhirnya Pakai Origin OS dengan Kamera 200MP

    Review Vivo X300 Pro Indonesia: Akhirnya Pakai Origin OS dengan Kamera 200MP

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Kabar gembira bagi para penggemar teknologi di tanah air. Lewat peluncuran Vivo X300 Pro, Vivo akhirnya resmi memboyong sistem operasi Origin OS ke pasar Indonesia untuk menggantikan Funtouch OS. Perubahan ini dinilai sebagai pembaruan paling krusial yang menyelaraskan antara ketangguhan perangkat keras (hardware) dengan keindahan antarmuka perangkat lunak (software). Melansir ulasan dari kanal […]

  • Bahayakan Mesin Kendaraan Warga, BPM Kalbar Tuntut Aktor Intelektual Peredaran Oli Palsu Diseret ke Meja Hijau

    Bahayakan Mesin Kendaraan Warga, BPM Kalbar Tuntut Aktor Intelektual Peredaran Oli Palsu Diseret ke Meja Hijau

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat kembali menyuarakan desakan keras terkait penegakan hukum terhadap pelaku peredaran oli palsu di wilayah Kalbar. BPM secara terbuka mengkritik kinerja Polda Kalbar yang dinilai lamban dalam menangani kasus tersebut. Hal ini memicu kekhawatiran masyarakat akan ketidakpastian hukum terhadap mafia oli ilegal. Ketua BPM Kalbar, Gusti Edy, mengungkapkan […]

  • Resep Cimi-Cimi (Stik Bawang) Renyah & Gurih: Ide Camilan Pengisi Toples yang Ekonomis

    Resep Cimi-Cimi (Stik Bawang) Renyah & Gurih: Ide Camilan Pengisi Toples yang Ekonomis

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    UNCAKKAPUAS – Membuat camilan sendiri di rumah tidak hanya memberikan kepuasan tersendiri, tetapi juga jauh lebih hemat dan terjamin kebersihannya. Salah satu camilan yang selalu menjadi favorit keluarga adalah stik bawang atau yang populer disebut cimi-cimi. Melansir tutorial dari kanal YouTube Dapur Umi, rahasia tekstur cimi-cimi yang sangat renyah dan tidak keras terletak pada perpaduan […]

  • Setahun Berjalan, Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Jangkau 55 Juta Penerima

    Setahun Berjalan, Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Jangkau 55 Juta Penerima

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis negara yang lahir dari kepedulian mendalam terhadap kondisi gizi anak-anak Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Presiden saat Taklimat Awal Tahun yang digelar di Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026). Presiden mengungkapkan bahwa berbagai kajian menunjukkan fakta memprihatinkan, di mana lebih dari 20 […]

  • Susana di Kampanye Anti Hoaks Pewarsa-AJS: Gunakan Medsos untuk Promosi UMKM, Bukan Fitnah!

    Susana di Kampanye Anti Hoaks Pewarsa-AJS: Gunakan Medsos untuk Promosi UMKM, Bukan Fitnah!

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, mengikuti Kampanye Anti Hoaks yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Sanggau (Pewarsa) dan Aliansi Jurnalis Sanggau (AJS). Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 ini berlangsung di Aula SMA Negeri 3 Sanggau pada Jumat, 13 Februari 2026. Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya peran pers yang […]

  • KPK Buka Peluang Telusuri Dugaan Keterlibatan Riza Chalid di Kasus Katalis Pertamina

    KPK Buka Peluang Telusuri Dugaan Keterlibatan Riza Chalid di Kasus Katalis Pertamina

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pengusaha migas Riza Chalid dalam perkara dugaan korupsi pengadaan katalis di PT Pertamina. Pendalaman tersebut akan dilakukan dengan menunggu fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan serta melalui koordinasi dengan Kejaksaan Agung. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penyidik tidak menutup kemungkinan mengembangkan penyidikan apabila […]

expand_less