Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Nasional » Anggaran KIP Kuliah 2026 Naik Rp15,3 Triliun, Ini Alasan Kuota Bisa Turun di Beberapa Kampus

Anggaran KIP Kuliah 2026 Naik Rp15,3 Triliun, Ini Alasan Kuota Bisa Turun di Beberapa Kampus

  • account_circle Kilas Sanggau
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.com — Pemerintah menaikkan anggaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada 2026 menjadi Rp15,32 triliun. Meski demikian, jumlah penerima di sejumlah kampus bisa mengalami penurunan.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) menegaskan kondisi tersebut bukan akibat pemangkasan anggaran, melainkan perubahan skema distribusi yang kini berbasis data sosial dan hasil seleksi nasional.

“Secara nasional, anggaran dan kuota KIP Kuliah tidak berkurang. Justru terus meningkat dari tahun ke tahun,” kata Mendiktisaintek Brian Yuliarto.

Data kementerian menunjukkan anggaran KIP Kuliah naik signifikan sejak 2020 yang masih Rp6,5 triliun. Pada 2025, angkanya mencapai Rp14,9 triliun untuk lebih dari satu juta mahasiswa. Tahun depan, jumlah penerima ditargetkan lebih dari 1,04 juta mahasiswa.

Brian menjelaskan, mulai 2025 penerima KIP Kuliah diprioritaskan bagi siswa dari keluarga miskin dan rentan miskin yang lolos SNBP dan SNBT. Dampaknya, jumlah penerima di tiap kampus sangat bergantung pada berapa banyak siswa dari kelompok tersebut yang berhasil lolos seleksi.

Sebagai contoh, Universitas Negeri Medan mengalami lonjakan penerima karena banyak siswa pemegang KIP SMA yang lolos seleksi. Sebaliknya, Universitas Gadjah Mada mencatat penurunan karena jumlah pendaftar dari kelompok sasaran relatif sedikit.

Mulai 2026, pemerintah akan menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memperketat sasaran bantuan. Prioritas diberikan kepada keluarga pada desil 1 hingga 4 agar KIP Kuliah benar-benar tepat sasaran.

“Kami ingin memastikan mahasiswa dari keluarga kurang mampu tetap bisa kuliah dan lulus tanpa terbebani biaya,” ujar Brian. (*/)

  • Penulis: Kilas Sanggau

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekrutmen SIPSS Polri 2026 Resmi Dibuka, Ini Cara Daftarnya

    Rekrutmen SIPSS Polri 2026 Resmi Dibuka, Ini Cara Daftarnya

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali membuka rekrutmen Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) 2026. Pendaftaran dimulai 15 Januari 2026 dan terbuka bagi lulusan sarjana hingga diploma dengan keahlian tertentu. Lewat jalur SIPSS, peserta yang lolos seleksi akan langsung menyandang pangkat Perwira Pertama Polri. Rekrutmen ini ditujukan untuk menjaring tenaga profesional dari berbagai […]

  • Wajib Pajak Harus Tahu: Masa Aktif Kode Billing di Sistem Coretax Kini Lebih Singkat

    Wajib Pajak Harus Tahu: Masa Aktif Kode Billing di Sistem Coretax Kini Lebih Singkat

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Implementasi sistem perpajakan terbaru yang dikenal sebagai Coretax membawa perubahan signifikan bagi seluruh Wajib Pajak di Indonesia. Salah satu pembaruan yang paling krusial untuk diperhatikan adalah mengenai durasi masa aktif kode billing. Melansir informasi dari kanal Sahabat Pajak, perubahan ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar proses administrasi perpajakan tidak terhambat akibat kode […]

  • Prabowo Tambah Anggaran Riset Perguruan Tinggi Jadi Rp12 Triliun, Fokus Swasembada dan Hilirisasi

    Prabowo Tambah Anggaran Riset Perguruan Tinggi Jadi Rp12 Triliun, Fokus Swasembada dan Hilirisasi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Presiden Prabowo Subianto resmi menambah alokasi dana riset nasional untuk perguruan tinggi hingga mencapai Rp12 triliun. Anggaran tersebut meningkat Rp4 triliun dari sebelumnya Rp8 triliun, atau setara 0,34 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kebijakan ini dinilai sebagai sinyal kuat komitmen pemerintah dalam memperkuat peran kampus dan peneliti sebagai motor penggerak […]

  • Polres Kayong Utara Gelar Apel Randis, Lima Kendaraan Harus Masuk Bengkel

    Polres Kayong Utara Gelar Apel Randis, Lima Kendaraan Harus Masuk Bengkel

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Kepolisian Resor Kayong Utara melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kendaraan dinas dalam apel khusus yang digelar di halaman Mapolres Kayong Utara, Rabu pagi, 14 Januari 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apel pengecekan dipimpin Wakapolres Kayong Utara Kompol Denny Satria dan diikuti para pejabat utama, Kapolsek […]

  • Manajemen Waktu: Cara Mengelola 168 Jam Seminggu agar Produktif dan Tetap Happy

    Manajemen Waktu: Cara Mengelola 168 Jam Seminggu agar Produktif dan Tetap Happy

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Banyak dari kita bekerja mati-matian hingga kurang tidur, namun tetap merasa tumpukan pekerjaan tidak pernah selesai. Masalah utamanya sering kali bukan terletak pada banyaknya tugas, melainkan pada bagaimana kita mengelola waktu yang tersedia. Melansir panduan dari kanal edukasi Satu Persen, satu hal penting yang harus diingat adalah: Jangan terlalu percaya pada otak Anda. […]

  • Puasa Tanpa Lemas: 9 Makanan Murah dan Sederhana agar Tubuh Tetap Segar

    Puasa Tanpa Lemas: 9 Makanan Murah dan Sederhana agar Tubuh Tetap Segar

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Keluhan seperti kepala pusing, tenggorokan kering, hingga badan lemas sering kali muncul hanya beberapa jam setelah waktu sahur berakhir. Kondisi ini sering dianggap sebagai hal yang wajar, namun ternyata faktor utama penyebabnya adalah pola makan yang kurang tepat. Menurut pakar kesehatan Rosihan Hidayah, masalah badan lemas saat berpuasa bukan disebabkan karena kondisi tubuh […]

expand_less