Rabu, 13 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » Nasional » Anggaran KIP Kuliah 2026 Naik Rp15,3 Triliun, Ini Alasan Kuota Bisa Turun di Beberapa Kampus

Anggaran KIP Kuliah 2026 Naik Rp15,3 Triliun, Ini Alasan Kuota Bisa Turun di Beberapa Kampus

  • account_circle Kilas Sanggau
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.com — Pemerintah menaikkan anggaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada 2026 menjadi Rp15,32 triliun. Meski demikian, jumlah penerima di sejumlah kampus bisa mengalami penurunan.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) menegaskan kondisi tersebut bukan akibat pemangkasan anggaran, melainkan perubahan skema distribusi yang kini berbasis data sosial dan hasil seleksi nasional.

“Secara nasional, anggaran dan kuota KIP Kuliah tidak berkurang. Justru terus meningkat dari tahun ke tahun,” kata Mendiktisaintek Brian Yuliarto.

Data kementerian menunjukkan anggaran KIP Kuliah naik signifikan sejak 2020 yang masih Rp6,5 triliun. Pada 2025, angkanya mencapai Rp14,9 triliun untuk lebih dari satu juta mahasiswa. Tahun depan, jumlah penerima ditargetkan lebih dari 1,04 juta mahasiswa.

Brian menjelaskan, mulai 2025 penerima KIP Kuliah diprioritaskan bagi siswa dari keluarga miskin dan rentan miskin yang lolos SNBP dan SNBT. Dampaknya, jumlah penerima di tiap kampus sangat bergantung pada berapa banyak siswa dari kelompok tersebut yang berhasil lolos seleksi.

Sebagai contoh, Universitas Negeri Medan mengalami lonjakan penerima karena banyak siswa pemegang KIP SMA yang lolos seleksi. Sebaliknya, Universitas Gadjah Mada mencatat penurunan karena jumlah pendaftar dari kelompok sasaran relatif sedikit.

Mulai 2026, pemerintah akan menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memperketat sasaran bantuan. Prioritas diberikan kepada keluarga pada desil 1 hingga 4 agar KIP Kuliah benar-benar tepat sasaran.

“Kami ingin memastikan mahasiswa dari keluarga kurang mampu tetap bisa kuliah dan lulus tanpa terbebani biaya,” ujar Brian. (*/)

  • Penulis: Kilas Sanggau

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gagal Nyalip Depan SPX Semuntai, Ibu Rumah Tangga Tewas dan Suami Patah Kaki Usai Hantam Truk

    Gagal Nyalip Depan SPX Semuntai, Ibu Rumah Tangga Tewas dan Suami Patah Kaki Usai Hantam Truk

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa kembali terjadi di Jalan Semuntai–Sanggau, tepatnya di depan SPX Semuntai, Dusun Semuntai, Desa Semuntai, Kecamatan Mukok, pada Sabtu, 21 Februari 2026 sekitar pukul 11.35 WIB. Insiden ini melibatkan satu keluarga yang mengendarai sepeda motor Honda Revo Fit warna hitam dengan nomor polisi KB 5396 VZ dan sebuah […]

  • KPK Warning Pilkada via DPRD: Risiko Transaksi Kekuasaan Lebih Besar

    KPK Warning Pilkada via DPRD: Risiko Transaksi Kekuasaan Lebih Besar

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan peringatan keras terkait wacana pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). KPK menilai skema tersebut berpotensi memperbesar risiko transaksi kekuasaan dan korupsi politik yang sulit terdeteksi publik. Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan hal itu dalam diskusi bertajuk Pilkada Melalui DPRD—Menyoal Biaya Tinggi Politik yang digelar bersama […]

  • Ratusan Rider Jajal Alam Parindu di Event Trail Macan’t Dohik Buko’k Sanggau

    Ratusan Rider Jajal Alam Parindu di Event Trail Macan’t Dohik Buko’k Sanggau

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com — Ratusan pecinta motor trail menjajal lintasan alam Parindu dalam Event Trail Jelajah Alam Macan’t Dohik Buko’k yang digelar di Dusun Engkalet, Desa Hibun, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan ini memadukan olahraga otomotif dengan promosi wisata alam khas Kalimantan Barat. Event dimulai sejak pukul 08.30 WIB dengan pusat […]

  • Kasus Richard Lee: Polisi Terapkan Pasal Berlapis, Ancaman Denda hingga Rp5 Miliar

    Kasus Richard Lee: Polisi Terapkan Pasal Berlapis, Ancaman Denda hingga Rp5 Miliar

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Kepolisian Republik Indonesia secara resmi membeberkan pasal-pasal hukum yang dikenakan kepada Dokter Richard Lee, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen. Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Reonald Simanjuntak menjelaskan bahwa penyidik menjerat Richard Lee dengan Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) Undang-Undang […]

  • Anti Gagal! Ini Tips Membuat Martabak Teflon Pandan Keju yang Lembut dan Bersarang

    Anti Gagal! Ini Tips Membuat Martabak Teflon Pandan Keju yang Lembut dan Bersarang

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Martabak manis atau yang sering disebut terang bulan merupakan kudapan populer yang kini dapat dibuat secara mandiri di rumah. Dengan peralatan sederhana seperti teflon, masyarakat bisa menghasilkan tekstur martabak yang lembut dan memiliki rongga atau bersarang secara sempurna. Keberhasilannya sangat ditentukan oleh teknik pencampuran adonan serta pengaturan suhu api yang tepat. Melansir panduan […]

  • 5 Hack Psikologi Menghilangkan Rasa Malu dan “Blank” Saat Bicara

    5 Hack Psikologi Menghilangkan Rasa Malu dan “Blank” Saat Bicara

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Banyak orang beranggapan bahwa rasa malu merupakan sifat bawaan lahir yang sulit diubah. Namun, melansir ulasan dari kanal YouTube Pertajam Pola Pikir, rasa malu sebenarnya adalah bentuk mekanisme perlindungan diri. Otak cenderung menganggap ejekan atau penolakan sosial sebagai ancaman serius. Hal inilah yang memicu jantung berdegup kencang hingga kondisi otak menjadi kosong atau […]

expand_less