Jumat, 3 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » Lifestyle » BYD Salip Tesla, Pabrikan China Jadi Raja Baru Penjualan Mobil Listrik Dunia

BYD Salip Tesla, Pabrikan China Jadi Raja Baru Penjualan Mobil Listrik Dunia

  • account_circle Kilas Sanggau
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.com – Dominasi Tesla di pasar kendaraan listrik global resmi memasuki titik balik. Produsen otomotif asal China, BYD, dipastikan menyalip Tesla sebagai penjual kendaraan listrik (electric vehicle/EV) terbesar di dunia, menandai perubahan besar dalam peta persaingan industri otomotif global.

Dalam pengumuman resmi yang disampaikan Kamis waktu setempat, BYD melaporkan penjualan mobil listrik berbasis baterai mereka melonjak hampir 28 persen sepanjang 2025. Total distribusi mencapai lebih dari 2,25 juta unit, menjadikan BYD sebagai pemimpin penjualan EV dunia untuk pertama kalinya.

Sebaliknya, Tesla baru akan merilis laporan penjualan resminya pada Jumat. Namun, berdasarkan estimasi para analis, perusahaan milik Elon Musk tersebut diperkirakan hanya mencatatkan penjualan sekitar 1,65 juta unit sepanjang 2025, tertinggal cukup jauh dari pesaingnya asal China.

Tahun 2025 menjadi periode penuh tekanan bagi Tesla. Sejumlah peluncuran produk anyar mendapat respons yang beragam dari pasar, sementara kekhawatiran investor meningkat akibat aktivitas politik Elon Musk serta semakin ketatnya persaingan dari pabrikan China yang menawarkan kendaraan listrik dengan harga lebih kompetitif.

Tak hanya BYD, merek-merek China lain seperti Geely dan MG juga berhasil merebut perhatian konsumen global. Strategi harga agresif yang dipadukan dengan fitur dan teknologi modern membuat produk-produk China kian diminati. Tekanan ini bahkan memaksa Tesla meluncurkan versi lebih terjangkau dari dua model terlarisnya di Amerika Serikat pada Oktober lalu.

Di sisi lain, Musk kini menghadapi tantangan besar untuk merealisasikan target kompensasi fantastis senilai hingga US$1 triliun atau sekitar Rp16.000 triliun. Untuk mencapainya, Tesla dituntut meningkatkan penjualan secara signifikan dalam satu dekade ke depan, sekaligus mewujudkan proyek ambisius seperti penjualan satu juta robot humanoid Optimus dan pengoperasian layanan Robotaxi tanpa pengemudi.

Penjualan Tesla sempat mengalami penurunan tajam pada kuartal pertama 2025. Kondisi tersebut dipicu sentimen negatif pasar terhadap keterlibatan Musk dalam pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sejumlah investor menilai fokus Musk terpecah akibat perannya di berbagai bisnis lain, mulai dari SpaceX, X, The Boring Company, hingga lembaga efisiensi pemerintah AS.

Meski demikian, Musk belakangan menyatakan akan mengurangi keterlibatannya di pemerintahan dan kembali memusatkan perhatian pada Tesla demi memulihkan kinerja perusahaan.

Sementara itu, laju pertumbuhan BYD sebenarnya mengalami perlambatan pada 2025 dan menjadi yang terlemah dalam lima tahun terakhir akibat persaingan ketat di pasar domestik China. Namun, strategi harga agresif dan efisiensi produksi membuat BYD tetap sulit disaingi di pasar global.

Tak hanya mengandalkan pasar dalam negeri, BYD juga terus memperluas ekspansi ke Amerika Latin, Asia Tenggara, dan Eropa, meski menghadapi tantangan berupa tarif tinggi di sejumlah negara. Pada Oktober lalu, BYD mengungkapkan bahwa Inggris menjadi pasar terbesarnya di luar China, dengan lonjakan penjualan hingga 880 persen dalam setahun, didorong oleh tingginya permintaan SUV plug-in hybrid Seal U.

Dengan perkembangan ini, industri kendaraan listrik dunia resmi memasuki babak baru. China kini bukan lagi sekadar penantang, melainkan telah menjelma sebagai pemimpin utama pasar mobil listrik global, menggeser dominasi lama yang selama bertahun-tahun dipegang oleh Tesla. (*/)

  • Penulis: Kilas Sanggau

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemeriahan Simphoni Of Heart di Sanggau: Judika dan Hijau Daun Pukau Ribuan Penggemar di Parindu

    Kemeriahan Simphoni Of Heart di Sanggau: Judika dan Hijau Daun Pukau Ribuan Penggemar di Parindu

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Ribuan penonton memadati Halaman Rumah Betang Ompuk Hibun Panu, Dusun Serarong, Desa Pusat Damai, Kecamatan Parindu, untuk menyaksikan puncak kemeriahan Pusat Damai Fest 2026 bertajuk “Shimphoni Of Heart”, Sabtu (14/2/2026). Daya tarik utama dalam festival ini adalah kehadiran penyanyi solo papan atas, Judika, serta grup band populer, Hijau Daun. Sekitar 2.500 penonton dari […]

  • Dengar Teriakan Warga Saat Tidur Pulas, Dedi Terkejut Lantai Tiga Rumahnya di Entikong Hangus Terbakar

    Dengar Teriakan Warga Saat Tidur Pulas, Dedi Terkejut Lantai Tiga Rumahnya di Entikong Hangus Terbakar

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Peristiwa kebakaran melanda sebuah rumah warga di Dusun Entikong Tapang, Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau pada Senin dini hari, 9 Februari 2026. Insiden yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB tersebut mengakibatkan satu unit mesin cuci serta sebagian dinding rumah warga hangus terbakar. Beruntung, api tidak sempat merembet ke seluruh bangunan. Rumah yang […]

  • Api Cepat Membesar Dipicu BBM dan Gas, Warga Bahta Berjibaku Padamkan Kebakaran Pakai Mesin Robin

    Api Cepat Membesar Dipicu BBM dan Gas, Warga Bahta Berjibaku Padamkan Kebakaran Pakai Mesin Robin

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Peristiwa kebakaran hebat melanda dua unit rumah toko (ruko) di Dusun Bahta, Desa Bahta, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, pada Minggu pagi, 8 Februari 2026. Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB tersebut menghanguskan bangunan milik Karnaen (47). Ruko tersebut selama ini difungsikan sebagai kios Pertalite, pangkas rambut, serta toko sembako. Asap tebal pertama […]

  • Bakar! 500 Bale Pakaian Bekas Impor Ilegal Hasil Penindakan Dimusnahkan

    Bakar! 500 Bale Pakaian Bekas Impor Ilegal Hasil Penindakan Dimusnahkan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP C) Entikong melaksanakan pemusnahan barang hasil penindakan berupa pakaian bekas atau balepress sebanyak 500 bale pada Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dipusatkan di halaman Kantor Bea Cukai Entikong, Kabupaten Sanggau. Langkah tegas ini merupakan bentuk […]

  • Kejari Sanggau Musnahkan Lanting Jak PETI yang Telah Inkracht

    Kejari Sanggau Musnahkan Lanting Jak PETI yang Telah Inkracht

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Kejaksaan Negeri Sanggau bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sanggau melaksanakan pemusnahan barang bukti perkara Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang telah berkekuatan hukum tetap (Inkracht). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di tepi Sungai Kapuas, Lingkungan Kantu, Kecamatan Kapuas. Langkah ini menjadi simbol ketegasan dalam penegakan hukum […]

  • Polri Kerahkan 86 Alat Berat Percepat Pemulihan Bencana di Sumatra, Akses Jalan hingga Permukiman Dibersihkan

    Polri Kerahkan 86 Alat Berat Percepat Pemulihan Bencana di Sumatra, Akses Jalan hingga Permukiman Dibersihkan

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus mengintensifkan langkah pemulihan wilayah terdampak bencana alam di Pulau Sumatra. Hingga saat ini, sebanyak 86 unit alat berat dan 18 unit dump truck telah dikerahkan guna mempercepat pembersihan material banjir dan longsor di sejumlah provinsi. Pengerahan alat berat tersebut difokuskan di tiga wilayah utama, yakni Aceh, Sumatra […]

expand_less