Ekspor Lewat PLBN Jagoi Babang Melejit, Tembus 9,8 Juta Kilogram Sepanjang 2025
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
- print Cetak

Sejumlah komoditas favorit yang diekspor melalui Jagoi Babang. | Ekspor Lewat PLBN Jagoi Babang Melejit, Tembus 9,8 Juta Kilogram Sepanjang 2025. (Foto: Dok. Karantina)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KilasSanggau.Com – Aktivitas perdagangan di perbatasan Indonesia-Malaysia terus menunjukkan tren positif yang membanggakan. Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Jagoi Babang mencatatkan lonjakan drastis pada volume dan frekuensi ekspor PLBN Jagoi Babang untuk komoditas pertanian, peternakan, hingga perikanan sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan data dari aplikasi BEST TRUST, kinerja ekspor tahun 2025 tercatat sangat fantastis dengan penerbitan sebanyak 3.134 sertifikat karantina. Total volume komoditas yang berhasil menembus pasar mancanegara mencapai 9.846.043 kilogram, ditambah dengan 2.533 batang berbagai jenis tanaman.
Peningkatan angka ekspor ini didorong oleh melimpahnya potensi sumber daya alam dari wilayah Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Bengkayang. Produk-produk lokal kini semakin kompetitif dan diminati oleh negara tetangga.
Beberapa komoditas unggulan yang mendominasi pengiriman melalui pintu perbatasan ini antara lain:
• Pertanian: Buah-buahan segar dan aneka sayur-sayuran.
• Peternakan: Produk olahan seperti sosis.
• Perikanan: Ikan segar dan berbagai produk perikanan lainnya.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa kualitas komoditas dari petani dan pelaku usaha di Bengkayang telah mampu bersaing di pasar internasional.
Memasuki awal tahun 2026, semangat ekspor di perbatasan Jagoi Babang tampak tidak mengendur, bahkan cenderung semakin meningkat. Hanya dalam beberapa hari pertama di bulan Januari, petugas mencatat telah mengeluarkan 28 sertifikat karantina dengan total volume mencapai 84.650 kilogram.
Penanggung Jawab Satpel PLBN Jagoi Babang, Noval Isnaeni, menegaskan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh bagi para eksportir lokal untuk terus memperluas jangkauan pasar mereka.
“Kami berkomitmen penuh untuk terus mendukung peningkatan arus ekspor komoditas lokal melalui pengawasan ketat dan pemeriksaan menyeluruh. Kami memastikan bahwa setiap komoditas yang diekspor telah memenuhi standar keamanan pangan dan persyaratan negara tujuan,” jelas Noval, Selasa (6/1/2026).
Sebagai garda terdepan di perbatasan, Karantina Kalbar memastikan setiap produk yang keluar dari wilayah Indonesia dalam kondisi sehat dan aman. Proses sertifikasi yang ketat menjadi jaminan bahwa produk asal Kalimantan Barat legal dan diakui kualitasnya secara global.
Dengan pencapaian angka yang fantastis di tahun 2025, diharapkan sinergi antara pemerintah, petugas karantina, dan pelaku usaha dapat terus terjaga. Hal ini penting untuk memastikan Kabupaten Bengkayang menjadi lumbung ekspor strategis yang mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Karantina Kalbar

Saat ini belum ada komentar