Tabrakan Beruntun Maut di Jalan Raya Tayan Hilir, Sopir Truk Tewas Usai Hantam Dua Bus Damri
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
- print Cetak

Kecelakaan beruntun melibatkan satu truk dan dua bus Damri terjadi di Jalan Raya Tayan Hilir-Sanggau. Satu orang tewas dan 12 penumpang luka-luka. (Foto: Ist.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KilasSanggau.Com — Kecelakaan lalu lintas beruntun yang merenggut nyawa terjadi di wilayah hukum Polres Sanggau, tepatnya di Jalan Raya Tayan Hilir–Sanggau, Dusun Tenggayong, Desa Cempedak, Kecamatan Tayan Hilir. Peristiwa maut ini berlangsung pada Rabu, 21 Januari 2026, sekitar pukul 00.15 WIB. Insiden ini melibatkan tiga kendaraan besar dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta belasan penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Kendaraan yang terlibat adalah satu unit truk Mitsubishi bernomor polisi R-9116-ET, serta dua unit bus Damri dengan nomor polisi KB-7027-SL dan KB-7015-SL. Benturan keras tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur utama tersebut.
Berdasarkan data kepolisian, pengemudi truk Mitsubishi berinisial RS dinyatakan meninggal dunia. Korban sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Tayan Hilir sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.
Sementara itu, pengemudi bus Damri pertama berinisial SEP dan pengemudi bus Damri kedua berinisial SW mengalami luka berat. Keduanya hingga kini masih menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan.
Selain para sopir, sedikitnya 12 orang penumpang dari kedua bus Damri tersebut dilaporkan mengalami luka-luka. Seluruh korban dengan tingkat cedera bervariasi telah dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kasat Lantas Polres Sanggau, AKP Bunga Tri Yulitasari, menjelaskan kronologi bermula saat truk yang dikemudikan RS melaju dari arah Tayan Hilir menuju Kecamatan Batang Tarang. Setibanya di lokasi, truk diduga melebar ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan.
“Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju bus Damri KB-7027-SL. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari sehingga truk menabrak bus tersebut,” ujar AKP Bunga Tri Yulitasari dalam keterangannya, Rabu (21/1/2026).
Akibat benturan awal itu, bus Damri KB-7027-SL berhenti mendadak di badan jalan. Tak lama kemudian, bus Damri KB-7015-SL yang melaju dari arah belakang tidak sempat menghindar dan menabrak bus di depannya.
Hasil sementara olah tempat kejadian perkara (TKP) menyimpulkan penyebab utama diduga berasal dari truk yang masuk ke jalur kendaraan lain. Mirisnya, petugas tidak menemukan adanya bekas pengereman dari ketiga kendaraan tersebut.
“Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, tidak ditemukan jejak rem pada ketiga kendaraan. Hal ini masih kami dalami lebih lanjut untuk mengetahui faktor penyebab secara menyeluruh,” jelas Kasat Lantas Polres Sanggau.
Kondisi jalan di lokasi diketahui lurus dengan marka putus-putus dan cuaca dalam keadaan cerah. Namun, kejadian yang berlangsung pada dini hari di area pemukiman warga ini menuntut kewaspadaan tinggi bagi para pengendara.
Satlantas Polres Sanggau bergerak cepat melakukan evakuasi dan pengamanan lokasi guna mencegah kecelakaan susulan. Saat ini, seluruh kendaraan telah diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
AKP Bunga Tri Yulitasari mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi, terutama pada jam rawan malam hari. Ia menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas adalah kunci keselamatan bersama.
“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” pungkas AKP Bunga Tri Yulitasari menutup keterangannya terkait peristiwa memilukan tersebut.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar