Senin, 4 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » 5 Kesalahan Penulis Pemula yang Sering Diabaikan: Tips agar Naskah Layak Cetak

5 Kesalahan Penulis Pemula yang Sering Diabaikan: Tips agar Naskah Layak Cetak

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KILASSANGGAU – Banyak penulis pemula yang terjebak pada pemikiran bahwa menulis fiksi hanya mengandalkan kekuatan khayalan semata. Namun, bagi seorang penulis profesional, memperhatikan detail teknis adalah hal wajib agar naskah tidak hanya menarik secara cerita, tetapi juga “layak cetak” di mata editor.

Melansir penjelasan dari penulis profesional, Ujwar Firdaus, melalui kanal YouTube Jadi Penulis Muda pada Selasa (27/01/2026), terdapat lima kesalahan mendasar yang sering dilakukan penulis pemula dan wajib dihindari:

1. Penggunaan Tanda Baca yang Berlebihan

Kesalahan ini sering ditemukan pada platform menulis daring, di mana penulis menggunakan tanda baca berderet, seperti tanda tanya atau tanda seru yang sangat banyak dalam satu kalimat. Selain terkesan tidak rapi, hal ini membuat mata pembaca cepat lelah. Gunakanlah tanda baca secukupnya sesuai fungsinya. Gunakan elipsis (titik tiga) hanya jika ucapan tokoh memang terputus atau terjeda.

2. Kalimat Tanpa Jeda Tanda Baca

Kebalikan dari poin sebelumnya, ada naskah yang sama sekali minim tanda titik dan koma. Kalimat yang terlalu panjang tanpa jeda akan membuat pembaca merasa “sesak” karena tidak ada ruang untuk mengambil napas secara mental. Selain itu, pesan dalam cerita menjadi sulit tersampaikan dengan jernih.

3. Logika Cerita yang Tidak Masuk Akal

Meskipun sebuah karya bersifat fiksi, logika tetap harus dijaga agar dunia dalam cerita terasa nyata bagi pembaca. Sebagai contoh, karakter remaja yang tiba-tiba menjadi CEO tanpa latar belakang yang kuat akan membuat pembaca sulit berempati. Berikanlah alasan atau backstory yang meyakinkan agar setiap keputusan dan status karakter terasa logis.

4. Narasi yang Tidak Fokus (Ngalor-Ngidul)

Kesalahan ini terjadi saat penulis memasukkan informasi atau tokoh tambahan yang sebenarnya tidak memiliki kontribusi terhadap jalannya plot. Menjelaskan profil tokoh atau sejarah sebuah benda secara panjang lebar tanpa memengaruhi jalannya cerita justru akan membosankan pembaca. Pastikan setiap detail yang dimasukkan berfungsi untuk menggerakkan cerita atau membangun suasana.

5. Kesalahan Teknis Penulisan Dialog

Poin ini adalah yang paling krusial bagi para editor. Banyak penulis yang lupa meletakkan tanda baca sebelum tanda petik penutup.

• Salah: “Kamu di mana” tanya Budi.

• Benar: “Kamu di mana?” tanya Budi.

Pastikan selalu ada tanda titik, koma, seru, atau tanya sebelum tanda kutip akhir. Kesalahan yang terus-menerus pada bagian ini sering kali menjadi alasan utama editor menolak sebuah naskah.

Menulis adalah proses belajar yang berkelanjutan. Lima poin di atas merupakan fondasi teknis yang akan meningkatkan kualitas tulisan Anda secara signifikan. Dengan menguasai teknis dasar ini, naskah Anda akan terlihat jauh lebih profesional dan memiliki peluang lebih besar untuk menembus dunia penerbitan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Hack Psikologi Menghilangkan Rasa Malu dan “Blank” Saat Bicara

    5 Hack Psikologi Menghilangkan Rasa Malu dan “Blank” Saat Bicara

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Banyak orang beranggapan bahwa rasa malu merupakan sifat bawaan lahir yang sulit diubah. Namun, melansir ulasan dari kanal YouTube Pertajam Pola Pikir, rasa malu sebenarnya adalah bentuk mekanisme perlindungan diri. Otak cenderung menganggap ejekan atau penolakan sosial sebagai ancaman serius. Hal inilah yang memicu jantung berdegup kencang hingga kondisi otak menjadi kosong atau […]

  • Lestarikan Budaya Lokal, 37 Tim Adu Cepat di Lomba Sampan Bidar Desa Mungguk Sekadau Hilir

    Lestarikan Budaya Lokal, 37 Tim Adu Cepat di Lomba Sampan Bidar Desa Mungguk Sekadau Hilir

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSekadau.Com — Polres Sekadau melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Lomba Sampan Bidar Piala Kades Mungguk Tahun 2026 yang digelar di Muara Sungai Sekadau, tepatnya di depan Masjid Jami At-Taqwa, Jalan Keramat, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan pengamanan diawali dengan apel kesiapan pada pukul 09.00 WIB yang dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Sekadau, AKP Sugiyanto. Hal ini dilakukan […]

  • Ribuan Jamaah Padati Tabligh Akbar di Sekayam, Susana Herpena Tekankan Pentingnya Karakter Religius

    Ribuan Jamaah Padati Tabligh Akbar di Sekayam, Susana Herpena Tekankan Pentingnya Karakter Religius

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, secara resmi membuka kegiatan Tabligh Akbar yang diselenggarakan oleh Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Kecamatan Sekayam pada Minggu, 25 Januari 2026. Kegiatan religius ini digelar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj 1447 Hijriyah. Acara tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimcam Sekayam, pengurus BKMT Kabupaten Sanggau, tokoh agama, tokoh masyarakat, […]

  • Membaca Bukan Sekadar Hobi: Alasan Mengapa Buku Bisa Menyelamatkan Hidupmu ala Raim Laode

    Membaca Bukan Sekadar Hobi: Alasan Mengapa Buku Bisa Menyelamatkan Hidupmu ala Raim Laode

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Literasi sering kali dianggap sebagai kegiatan akademik yang menjemukan, namun bagi musisi dan komika Raim Laode, membaca adalah fondasi dasar bagi kemanusiaan. Dalam pandangannya, membaca bukan sekadar kegiatan mengisi waktu luang, melainkan sebuah kebutuhan krusial untuk bertahan hidup. Raim menekankan perbedaan antara sekadar mengeja kata di atas kertas dengan konsep “Iqra”, yaitu kemampuan […]

  • Branding Baru Kawasan Sabang Merah: Jadi Ruang Publik Produktif Melalui Samer Weekend 2026

    Branding Baru Kawasan Sabang Merah: Jadi Ruang Publik Produktif Melalui Samer Weekend 2026

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Pemerintah Kabupaten Sanggau tengah mematangkan persiapan kegiatan Sabang Merah (Samer) Weekend. Agenda ini direncanakan bakal berlangsung pada 7 Februari 2026 mendatang di Kawasan Taman Sabang Merah, Kota Sanggau. Rapat koordinasi persiapan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Babai Cinga’ Kantor Bupati Sanggau pada Senin, 2 Februari 2026. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan seluruh lini […]

  • Cara Menjadi Konten Kreator Pemula di 2026: Strategi Sukses di Era Digital

    Cara Menjadi Konten Kreator Pemula di 2026: Strategi Sukses di Era Digital

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASANGGAU – Menjadi konten kreator kini bukan lagi sekadar hobi, melainkan telah bertransformasi menjadi profesi yang sangat menjanjikan di tahun 2026. Konten dipahami sebagai segala sesuatu yang diekspresikan melalui media, baik video, tulisan, maupun gambar, untuk tujuan distribusi informasi hingga pemasaran. Melansir informasi dari kanal YouTube Upgraded.id pada Selasa (27/01/2026), bagi pemula yang ingin sukses […]

expand_less