Mayor Inf Ricky Fauzie Pimpin Yonif TP 882/Hulubalang, Satuan Militer Mandiri di Kubu Raya
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Senin, 5 Jan 2026
- print Cetak

Mayor Inf Ricky Fauzie Pimpin Yonif TP 882/Hulubalang, Satuan Militer Mandiri di Kubu Raya. (Foto: Pendam XII/Tpr)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KilasSanggau – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, resmi melantik Mayor Inf Ricky Fauzie sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) Teritorial Pembangunan 882/Hulubalang. Upacara yang digelar di Marshalling Area Yonif TP 882/HB pada Selasa (30/12/2025) ini menjadi tonggak sejarah baru dalam strategi pertahanan sekaligus upaya pemberdayaan wilayah di Kalimantan Barat.
Dalam prosesi tersebut, Mayjen TNI Jamallulael menyematkan tanda jabatan serta menyerahkan tongkat komando dan Tunggul Batalyon kepada Mayor Inf Ricky Fauzie. Penunjukan ini menandai dimulainya tugas Yonif TP 882/HB sebagai satuan tempur hibrid yang unik di jajaran TNI Angkatan Darat.
Berbeda dengan batalyon infanteri konvensional pada umumnya, Yonif TP 882/HB didesain sebagai pasukan mandiri yang memiliki kemampuan ganda. Selain keahlian tempur, para prajurit dibekali unit khusus yang difokuskan untuk mendukung pembangunan teritorial dan ketahanan masyarakat.
Beberapa unit istimewa yang ada dalam satuan ini meliputi:
• Satuan Konstruksi dan Kesehatan: Untuk dukungan infrastruktur dan pelayanan medis.
• Satuan Pertanian dan Peternakan: Dirancang untuk menggali potensi ekonomi berbasis sumber daya alam di wilayah tugas.
“Satuan ini didesain sangat luar biasa untuk bisa menggali ekonomi di wilayahnya sendiri. Saya bisa katakan ini pasukan yang paling mandiri di antara batalyon-batalyon lain,” tegas Mayjen TNI Jamallulael saat memberikan keterangan kepada media.
Selain aspek pertahanan, Pangdam XII/Tpr menyoroti dampak positif kehadiran batalyon terhadap pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Kubu Raya. Dengan total sekitar 1.000 prajurit yang bertugas, diproyeksikan akan terjadi perputaran uang yang signifikan di sekitar markas batalyon.
“Bayangkan jika 1.000 prajurit memiliki rata-rata penghasilan Rp5 juta, maka dalam sebulan ada perputaran uang sekitar Rp5 miliar di daerah ini. Di mana ada batalyon, di situ akan tumbuh rumah makan, bengkel, hingga pasar. Roda ekonomi akan berputar,” ujar Pangdam XII/Tpr optimistis.
Kehadiran unit pertanian dan peternakan di dalam batalyon juga diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi yang bisa bersinergi langsung dengan masyarakat setempat. Hal ini sejalan dengan visi TNI AD untuk hadir sebagai solusi di tengah persoalan ekonomi dan pembangunan masyarakat di wilayah perbatasan dan teritorial Kalimantan Barat.
Dengan pelantikan Mayor Inf Ricky Fauzie ini, Yonif TP 882/HB diharapkan segera menjalankan fungsi strategisnya dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus menjadi katalisator kesejahteraan bagi warga di sekitar Kubu Raya.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Pendam XII

Saat ini belum ada komentar