Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » News » Kejar Swasembada Pangan, Pemprov Kalbar Salurkan Bantuan Benih Padi 1.700 Hektare

Kejar Swasembada Pangan, Pemprov Kalbar Salurkan Bantuan Benih Padi 1.700 Hektare

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memacu penguatan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Dalam acara Gerakan Panen Padi Serentak Menuju Swasembada Pangan Kalbar yang digelar di Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah, Rabu (7/1/2026), pemerintah daerah memastikan penyaluran bantuan benih padi seluas 1.700 hektare guna meningkatkan produktivitas hasil panen tahun ini.

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamallulael, serta jajaran Forkopimda dan perwakilan Kementerian Pertanian. Momentum ini menjadi bagian dari upaya nasional mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia bersama Presiden RI.

Dalam sambutannya, Wagub Krisantus menegaskan bahwa ketersediaan benih unggul merupakan kunci utama bagi petani untuk menghadapi tantangan hama dan penyakit. Untuk tahun 2026, Pemprov Kalbar mengucurkan dana APBD untuk menyokong ribuan hektare lahan pertanian.

“Provinsi Kalimantan Barat melalui pemerintah daerah mengalokasi bantuan APBD berupa bantuan benih padi sebesar 1.700 ha. Khusus untuk Kabupaten Mempawah mendapatkan alokasi seluas 200 ha. Saya berharap petani yang mendapatkan bantuan ini memanfaatkannya dengan merawat tanaman sebaik-baiknya agar hasil produksi sesuai harapan,” ujar Krisantus.

Wagub juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian atas dukungan program ekstensifikasi dan intensifikasi lahan yang menjadi pendorong utama pencapaian swasembada di Kalimantan Barat.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Kalbar, Herti Herawati, menambahkan bahwa salah satu solusi mengatasi keterbatasan lahan adalah dengan mengaktifkan kembali lahan-lahan yang tidak produktif di tingkat desa.

“Kami mendorong masyarakat dan petani untuk meningkatkan Indeks Pertanaman serta memanfaatkan lahan tidur yang tidak terpakai di tiap desa atau kelurahan masing-masing. Pemanfaatan lahan tidur dengan menanam tanaman pangan akan sangat bermanfaat bagi pemilik lahan dan mendukung swasembada pangan,” jelas Herti.

Dinas TPH berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan teknis kepada para petani agar lahan yang sebelumnya terbengkalai dapat berubah menjadi lumbung pangan yang produktif.

Meskipun tantangan mewujudkan swasembada pangan tidaklah mudah, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan para petani dianggap sebagai kekuatan utama. Peran pertanian Kabupaten Mempawah sendiri diharapkan menjadi salah satu pilar penopang stok padi di Kalimantan Barat.

“Para petani sebagai ujung tombak dalam mewujudkan ketahanan pangan kita apresiasi setinggi-tingginya. Pemerintah akan terus berupaya memberikan dukungan dan pendampingan agar kesejahteraan petani juga meningkat seiring dengan kenaikan produksi,” pungkas Herti.

Melalui gerakan serentak ini, Kalimantan Barat optimis dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan visi Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat di bidang pangan pada masa depan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sungai Sekayam Meluap, Entikong Dikepung Banjir Hingga 2 Meter: Warga Dievakuasi Pakai Perahu Darurat

    Sungai Sekayam Meluap, Entikong Dikepung Banjir Hingga 2 Meter: Warga Dievakuasi Pakai Perahu Darurat

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, dilanda bencana banjir bandang pada Jumat, 9 Januari 2026. Sungai Sekayam meluap akibat curah hujan ekstrem sejak malam hari, menyebabkan permukiman warga terendam air dengan ketinggian mencapai hingga dua meter. Kondisi diperparah oleh banjir kiriman dari wilayah hulu di Desa Suruh Tembawang yang mengalir […]

  • Sekadau Dikepung Banjir, 11.583 Jiwa Terdampak Luapan Sungai Usai Hujan Ekstrem

    Sekadau Dikepung Banjir, 11.583 Jiwa Terdampak Luapan Sungai Usai Hujan Ekstrem

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Bencana banjir di Sekadau melanda pemukiman warga sejak Kamis dini hari, 8 Januari 2026. Curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang mengguyur sejak Rabu malam memicu luapan Sungai Sekadau, merendam ribuan rumah di wilayah Kecamatan Nanga Taman dan Kecamatan Nanga Mahap. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sekadau, Heri Handoko […]

  • Sikat Pakaian Bekas Ilegal! Bea Cukai Musnahkan 500 Bale Ballpress Senilai Miliaran Rupiah di Entikong

    Sikat Pakaian Bekas Ilegal! Bea Cukai Musnahkan 500 Bale Ballpress Senilai Miliaran Rupiah di Entikong

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Perang terhadap peredaran barang ilegal di wilayah perbatasan terus digencarkan. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat, dengan bantuan pengamanan dari Kepolisian Sektor (Polsek) Entikong, sukses melaksanakan pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMN) berupa pakaian bekas impor ilegal dalam jumlah besar. Kegiatan pemusnahan ini berlangsung di Lapangan Pembakaran […]

  • Membuang Barang, Menemukan Waras: Tantangan 7 Hari Berbenah untuk Hidup Lebih Ringan

    Membuang Barang, Menemukan Waras: Tantangan 7 Hari Berbenah untuk Hidup Lebih Ringan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Banyak ibu rumah tangga atau “Bunda” yang sering merasa lelah luar biasa, mudah kesal, dan emosi yang naik turun tanpa alasan yang jelas. Melansir penjelasan dari kanal YouTube CERITA RUMAH, penyebabnya sering kali bukan karena orang-orang di sekitar, melainkan kondisi rumah yang terlalu penuh. Barang-barang lama, barang rusak, hingga barang yang disimpan atas […]

  • Resmi Dilantik! AKBP Andhika Wiratama Jabat Kapolres Sekadau, Pisah Sambut Digelar Rabu Ini

    Resmi Dilantik! AKBP Andhika Wiratama Jabat Kapolres Sekadau, Pisah Sambut Digelar Rabu Ini

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Tongkat komando kepemimpinan di Kepolisian Resor (Polres) Sekadau resmi berpindah tangan. AKBP Andhika Wiratama resmi menjabat sebagai Kapolres Sekadau baru menggantikan AKBP Donny Molino Manoppo, setelah menjalani upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto di Balai Kemitraan Polda Kalbar, Senin (5/1/2026). Mutasi ini merupakan tindak […]

  • Strategi Bangun Bisnis dari Nol ala Raymond Chin: Minimal Rencana, Maksimal Eksekusi

    Strategi Bangun Bisnis dari Nol ala Raymond Chin: Minimal Rencana, Maksimal Eksekusi

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Banyak calon pengusaha muda yang terjebak dalam perencanaan yang terlalu rumit, mulai dari menyusun proposal yang sangat tebal hingga terjebak pada skema Business Model Canvas yang kompleks. Menanggapi fenomena ini, pengusaha sekaligus konten kreator edukasi finansial, Raymond Chin, membagikan pandangan barunya. Menurut Raymond, kunci utama membangun bisnis dari nol di era saat ini […]

expand_less