Jumat, 6 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » Bernostalgia dengan Es Gabus Pelangi: Jajanan Ikonik SD yang Mudah Dibuat di Rumah

Bernostalgia dengan Es Gabus Pelangi: Jajanan Ikonik SD yang Mudah Dibuat di Rumah

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KILASSANGGAU – Bagi generasi yang tumbuh di era 90-an, jajanan sekolah dasar (SD) selalu memiliki daya tarik tersendiri untuk dikenang. Salah satu yang paling ikonik adalah Es Gabus Pelangi. Minuman beku ini memiliki tekstur unik; terasa lembut namun memberikan sensasi menyerupai “gabus” saat digigit, sebuah karakteristik yang membuatnya tetap mendapat tempat di hati banyak orang.

Melalui unggahan di kanal YouTube Eliza Perkasa, masyarakat diajak untuk bernostalgia dengan membuat sendiri es legendaris ini. Proses pembuatannya ternyata cukup sederhana dan menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di pasar maupun minimarket terdekat.

Persiapan Bahan Utama

Kunci utama dari tekstur es gabus yang pas terletak pada penggunaan tepung hunkwe. Berikut adalah daftar komposisi yang diperlukan:

• Tepung Hunkwe: 1 bungkus (pilih warna putih atau netral).

• Air: 700 ml.

• Gula Pasir: 250 gram (sekitar 16 sdm, dapat disesuaikan dengan selera).

• Santan Instan: 1 bungkus (65 ml).

• Susu Kental Manis: 4 sdm atau 1 bungkus kecil.

• Pewarna Makanan: Merah, kuning, hijau, dan biru.

• Perlengkapan: Loyang ukuran 20 x 10 x 5 cm (olesi sedikit minyak dan lapisi plastik agar tidak lengket).

 

Langkah-Langkah Pembuatan Es Gabus

Untuk mendapatkan hasil lapisan warna yang rapi dan tekstur yang konsisten, ikuti urutan langkah berikut ini:

1. Mencampur Adonan Dasar

Campurkan air, gula pasir, santan instan, tepung hunkwe, dan susu kental manis ke dalam wadah besar. Aduk semua bahan hingga benar-benar menyatu dan pastikan tidak ada tepung yang menggumpal. Setelah rata, bagi adonan ke dalam empat mangkuk berbeda dan berikan masing-masing pewarna makanan.

2. Memasak Adonan Secara Bertahap

Masak adonan warna pertama di atas api sedang cenderung kecil. Selama proses memasak, adonan harus terus diaduk hingga meletup-letup, mengental, dan memadat. Begitu matang, segera tuangkan ke dalam loyang dan ratakan dengan cepat karena adonan ini sangat cepat mengeras.

3. Menyusun Lapisan Pelangi

Ulangi proses memasak untuk warna-warna berikutnya secara bergantian. Tuangkan adonan yang baru matang langsung di atas lapisan sebelumnya secara perlahan. Lakukan hingga semua warna tersusun rapi di dalam loyang.

4. Proses Pendinginan dan Pemotongan

Biarkan adonan di suhu ruang selama kurang lebih 2 jam atau simpan di dalam lemari es (chiller) hingga teksturnya benar-benar padat. Setelah set, keluarkan dari loyang dan potong-potong menggunakan spatula plastik untuk menjaga kerapian bentuknya.

5. Tahap Pembekuan Akhir

Bungkus setiap potongan es dengan plastik bening satu per satu. Langkah terakhir, simpan di dalam pembeku (freezer) selama satu malam atau hingga beku sempurna.

 

Hasil Akhir yang Menggugah Selera

Berdasarkan keterangan dari Eliza Perkasa, resep ini menghasilkan es dengan tekstur yang tidak terlalu keras, melainkan tetap lembut saat disantap. Selain rasanya yang manis dan gurih dari santan, tampilan warna pelangi yang dihasilkan sangat menarik secara visual.

Camilan ini tidak hanya cocok untuk melepas rindu pada jajanan masa kecil, tetapi juga menjadi pilihan hidangan penutup yang segar untuk keluarga. Dengan bahan yang higienis dan proses pembuatan sendiri di rumah, kualitas rasa dan kebersihan es gabus ini tentu lebih terjamin.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mudahkan Wisatawan Cap Go Meh, Garuda Indonesia Siapkan Extra Flight dan Diskon Khusus ASN Kalbar

    Mudahkan Wisatawan Cap Go Meh, Garuda Indonesia Siapkan Extra Flight dan Diskon Khusus ASN Kalbar

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan pada periode peak season 2026, Maskapai Nasional Garuda Indonesia berkomitmen memperkuat konektivitas udara di Bumi Khatulistiwa. Selain menyiapkan tambahan jadwal penerbangan (extra flight) jelang perayaan Imlek dan Cap Go Meh, Garuda Indonesia juga resmi memberikan kado awal tahun berupa potongan harga tiket khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di […]

  • Mengenal Karakter 7 Generasi: Dari Silent Gen hingga Gen Beta di Tahun 2026

    Mengenal Karakter 7 Generasi: Dari Silent Gen hingga Gen Beta di Tahun 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Pernahkah Anda merasa sulit memahami jalan pikiran orang tua atau justru merasa tidak nyambung saat berbincang dengan anak muda? Perbedaan sudut pandang ini rupanya bukan tanpa alasan. Melansir kanal YouTube Cukup Tau Singkat, lingkungan tempat seseorang tumbuh sangat memengaruhi pembentukan karakter dan pola pikirnya. Memasuki tahun 2026, peta usia dan peran setiap generasi […]

  • Setahun Berjalan, Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Jangkau 55 Juta Penerima

    Setahun Berjalan, Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Jangkau 55 Juta Penerima

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis negara yang lahir dari kepedulian mendalam terhadap kondisi gizi anak-anak Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Presiden saat Taklimat Awal Tahun yang digelar di Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026). Presiden mengungkapkan bahwa berbagai kajian menunjukkan fakta memprihatinkan, di mana lebih dari 20 […]

  • Wamen Kehutanan Ingatkan Risiko Penyimpangan, Tata Kelola Hutan Harus Diperkuat

    Wamen Kehutanan Ingatkan Risiko Penyimpangan, Tata Kelola Hutan Harus Diperkuat

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan pentingnya penguatan tata kelola kehutanan berbasis risiko. Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk mencegah potensi penyimpangan sekaligus memastikan program kehutanan berjalan efektif. Hal itu disampaikan Rohmat saat menutup Rapat Koordinasi Perencanaan dan Pengawasan Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (10/2/2026). “Manajemen risiko harus diintegrasikan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan […]

  • Sering Lupa Materi Pelajaran? Ternyata Ini Penyebab dan Solusi Belajar Efektif Menurut Sains

    Sering Lupa Materi Pelajaran? Ternyata Ini Penyebab dan Solusi Belajar Efektif Menurut Sains

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Banyak orang merasa rendah diri dan menganggap dirinya tidak cukup cerdas karena sering melupakan materi yang baru saja dipelajari. Namun, benarkah intelegensi menjadi faktor utama? Melansir kanal YouTube Stik Journey pada Sabtu (17/01/2026), masalah sebenarnya bukan terletak pada tingkat kecerdasan, melainkan pada metode belajar yang kurang tepat. Strategi lama seperti Sistem Kebut Semalam […]

  • Cermin Pikiran: Begini Cara Membaca Karakter Seseorang dari Ucapannya

    Cermin Pikiran: Begini Cara Membaca Karakter Seseorang dari Ucapannya

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Pernahkah Anda bertanya-tanya seperti apa sebenarnya watak asli seseorang di balik penampilan luarnya? Pakar psikologi bahasa, James Pennebaker, menyatakan bahwa ucapan sehari-hari merupakan cermin dari pikiran terdalam seseorang. Apa yang keluar dari mulut sering kali menjadi sinyal mengenai bagaimana seseorang memproses masalah dan berinteraksi dengan dunia. Melansir informasi dari kanal YouTube StoryKita, kita […]

expand_less