Senin, 4 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » Bumi Daranante » Cari Ikan Malah Dapat Bom, Penyelam di Beduai Temukan Mortir Aktif di Dasar Sungai

Cari Ikan Malah Dapat Bom, Penyelam di Beduai Temukan Mortir Aktif di Dasar Sungai

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com — Warga Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, digegerkan dengan penemuan satu buah mortir yang diduga masih aktif di wilayah Muara Sungai Beduai. Benda berbahaya tersebut ditemukan oleh seorang warga saat sedang menyelam untuk mencari ikan.

Peristiwa ini bermula pada Minggu malam, 15 Februari 2026, sekitar pukul 22.20 WIB. Mario Febrian (33), warga Dusun Timaga, menemukan benda mencurigakan tersebut di pertemuan aliran Sungai Beduai. Setelah diperiksa, benda tersebut diyakini sebagai mortir yang masih aktif.

Menyadari bahayanya, Mario bertindak bijak dengan tidak langsung membawa mortir tersebut ke pemukiman. Ia sempat menyimpannya sementara di area aliran Sungai Sekayam yang jauh dari rumah warga sebagai langkah antisipasi risiko ledakan.

Baru pada Selasa, 17 Februari 2026, Mario secara sukarela mendatangi Mako Polsek Beduai untuk menyerahkan temuan tersebut agar ditangani secara prosedural oleh pihak berwenang.

Kapolsek Beduai, AKP Heri Triyana, mengonfirmasi penyerahan barang bukti tersebut dan memberikan apresiasi tinggi atas keberanian serta kesadaran Mario dalam menjaga keselamatan publik.

“Kami sangat mengapresiasi tindakan saudara Mario yang tidak bertindak ceroboh dan segera menyerahkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian,” ujar AKP Heri Triyana, Selasa (17/2/2026).

Berdasarkan analisa awal, mortir tersebut diduga merupakan sisa konflik bersenjata atau peninggalan masa perang di wilayah Kalimantan Barat. Namun, pihak Polsek masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari tim Penjinak Bahan Peledak (Jibom) guna memastikan tingkat keaktifannya.

AKP Heri Triyana juga memperingatkan kemungkinan adanya benda serupa yang masih terpendam di dasar sungai maupun di dalam tanah di wilayah Beduai. Ia meminta masyarakat, khususnya para penyelam ikan, untuk ekstra waspada.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh atau memindahkan benda mencurigakan yang diduga bahan peledak. Segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau kantor polisi terdekat,” tegas Kapolsek.

Sebagai langkah lanjutan, Polsek Beduai melalui Unit Binmas akan meningkatkan penyuluhan terkait bahaya bahan peledak sisa perang kepada warga. Saat ini, situasi di Kecamatan Beduai tetap kondusif, dan barang bukti telah diamankan sesuai standar operasional kepolisian.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mudah dan Cepat! Ini Cara Mengaktifkan Mode Profesional di Profil Facebook

    Mudah dan Cepat! Ini Cara Mengaktifkan Mode Profesional di Profil Facebook

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Platform media sosial Facebook kini menawarkan fleksibilitas lebih bagi penggunanya melalui fitur Mode Profesional. Fitur ini memungkinkan akun profil pribadi memiliki fungsionalitas serupa dengan Halaman atau Fanspage, terutama dalam hal pengelolaan konten dan pembukaan peluang ekonomi digital tanpa perlu membangun pengikut dari nol. Melansir panduan teknis dari kanal YouTube Kreator Berbagi pada Rabu […]

  • Bukan Kurang Bakat, Ini Penyebab Belajar Berjam-jam Tapi Cepat Lupa

    Bukan Kurang Bakat, Ini Penyebab Belajar Berjam-jam Tapi Cepat Lupa

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Banyak orang merasa telah menghabiskan waktu berjam-jam untuk belajar, namun sering kali merasa pikiran kosong atau “blank” saat menghadapi ujian. Fenomena ini sering memicu rasa frustrasi dan rendah diri. Namun, masalah utamanya ternyata bukan terletak pada kapasitas otak, melainkan pada metode belajar yang kurang tepat. Melansir kanal edukasi Misi Tuntas, metode belajar pasif […]

  • Ribuan Jamaah Padati Tabligh Akbar di Sekayam, Susana Herpena Tekankan Pentingnya Karakter Religius

    Ribuan Jamaah Padati Tabligh Akbar di Sekayam, Susana Herpena Tekankan Pentingnya Karakter Religius

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, secara resmi membuka kegiatan Tabligh Akbar yang diselenggarakan oleh Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Kecamatan Sekayam pada Minggu, 25 Januari 2026. Kegiatan religius ini digelar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj 1447 Hijriyah. Acara tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimcam Sekayam, pengurus BKMT Kabupaten Sanggau, tokoh agama, tokoh masyarakat, […]

  • Bering Roda Pecah Picu Percikan Api, Mobil Mitsubishi Kuda Ludes Terbakar di Jalan Santo Entikong

    Bering Roda Pecah Picu Percikan Api, Mobil Mitsubishi Kuda Ludes Terbakar di Jalan Santo Entikong

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Kebakaran melanda satu unit mobil jenis Mitsubishi Kuda VA1W PL bernomor polisi KB 1029 QG di Jalan Santo, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, pada Jumat pagi, 20 Februari 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB ini menimpa kendaraan milik Jhonisak Sepri Monang Sinaga (28), warga Dusun Merau, Desa Entikong. Beruntung, pemilik kendaraan berhasil […]

  • KPK Buka Peluang Telusuri Dugaan Keterlibatan Riza Chalid di Kasus Katalis Pertamina

    KPK Buka Peluang Telusuri Dugaan Keterlibatan Riza Chalid di Kasus Katalis Pertamina

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pengusaha migas Riza Chalid dalam perkara dugaan korupsi pengadaan katalis di PT Pertamina. Pendalaman tersebut akan dilakukan dengan menunggu fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan serta melalui koordinasi dengan Kejaksaan Agung. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penyidik tidak menutup kemungkinan mengembangkan penyidikan apabila […]

  • Kementan Benahi Tata Kelola, 192 Pejabat Dicopot demi Swasembada Pangan

    Kementan Benahi Tata Kelola, 192 Pejabat Dicopot demi Swasembada Pangan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Kementerian Pertanian (Kementan) mengambil langkah tegas dalam menertibkan distribusi pupuk serta membenahi tata kelola internal demi menjaga keberhasilan program pangan nasional. Sepanjang tahun 2025, Kementan mencabut izin ribuan distributor pupuk yang terbukti melakukan pelanggaran, sekaligus mencopot ratusan pejabat di lingkungan kementerian. Kebijakan tegas tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat […]

expand_less