Jumat, 3 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » News » Waspada! Puncak Banjir Rob Pontianak Capai 2 Meter, Wali Kota Sebut Grafik Pasang Surut Sangat Tajam

Waspada! Puncak Banjir Rob Pontianak Capai 2 Meter, Wali Kota Sebut Grafik Pasang Surut Sangat Tajam

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak meningkatkan pemantauan terhadap fenomena alam yang melanda wilayah pesisir dan bantaran sungai. Berdasarkan hasil pengamatan terkini, puncak pasang air laut atau banjir rob Pontianak dilaporkan dapat menembus ketinggian hingga dua meter, yang terjadi terutama pada pagi hari.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan bahwa data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi periode kritis ini berlangsung pada rentang 4 hingga 7 Januari 2026. Ketinggian air tersebut diukur dari muka air rata-rata atau Di atas Permukaan Laut (DPL), baik dari aliran Sungai Kapuas maupun pengaruh air laut.

Salah satu temuan penting dalam fenomena rob awal tahun ini adalah perubahan muka air yang terjadi sangat cepat. Edi menjelaskan bahwa puncak kenaikan air terjadi pada pukul 06.00 hingga 07.00 WIB setiap harinya.

“Grafik pasang surutnya sangat tajam, baik saat naik maupun turun. Artinya, arus air cukup deras, baik ketika pasang maupun saat surut,” ujar Edi Rusdi Kamtono, Senin (5/1/2026).

Setelah melewati pukul 08.00 WIB, air dilaporkan berangsur surut dengan penurunan yang cukup signifikan. Kondisi pada siang hingga sore hari cenderung stabil dan tidak menunjukkan kenaikan air yang berarti.

Meskipun kenaikan air sudah diantisipasi, Wali Kota menaruh perhatian khusus pada potensi cuaca ekstrem lainnya. Ancaman sesungguhnya terjadi apabila puncak pasang air laut bertemu dengan curah hujan tinggi dan angin kencang secara bersamaan.

“Yang kita khawatirkan adalah jika saat pasang terjadi hujan lebat disertai angin kencang, karena dapat membuat air semakin tinggi,” katanya. Ia merujuk pada peristiwa serupa pada awal Desember lalu yang menyebabkan genangan luas di pemukiman warga akibat kombinasi faktor cuaca tersebut.

Pemerintah Kota mengimbau warga yang bermukim di pinggiran Sungai Kapuas dan kawasan dataran rendah untuk terus meningkatkan kewaspadaan selama beberapa hari ke depan. Warga diminta bersiap menghadapi potensi luapan air yang bisa masuk ke dalam rumah pada jam-jam puncak pasang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersiap menghadapi potensi dampak banjir rob,” pungkasnya.

Hingga saat ini, Pemkot Pontianak melalui instansi terkait terus bersiaga untuk merespons dampak yang ditimbulkan dari fenomena rob ini guna meminimalkan kerugian bagi masyarakat.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Prokopim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Jamaah Padati Tabligh Akbar di Sekayam, Susana Herpena Tekankan Pentingnya Karakter Religius

    Ribuan Jamaah Padati Tabligh Akbar di Sekayam, Susana Herpena Tekankan Pentingnya Karakter Religius

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, secara resmi membuka kegiatan Tabligh Akbar yang diselenggarakan oleh Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Kecamatan Sekayam pada Minggu, 25 Januari 2026. Kegiatan religius ini digelar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj 1447 Hijriyah. Acara tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimcam Sekayam, pengurus BKMT Kabupaten Sanggau, tokoh agama, tokoh masyarakat, […]

  • Cari Ikan Malah Dapat Bom, Penyelam di Beduai Temukan Mortir Aktif di Dasar Sungai

    Cari Ikan Malah Dapat Bom, Penyelam di Beduai Temukan Mortir Aktif di Dasar Sungai

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Warga Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, digegerkan dengan penemuan satu buah mortir yang diduga masih aktif di wilayah Muara Sungai Beduai. Benda berbahaya tersebut ditemukan oleh seorang warga saat sedang menyelam untuk mencari ikan. Peristiwa ini bermula pada Minggu malam, 15 Februari 2026, sekitar pukul 22.20 WIB. Mario Febrian (33), warga Dusun Timaga, menemukan […]

  • Mengelola Cemas di Era Ketidakpastian: 3 Kunci Ketenangan Hidup lewat Filosofi Teras

    Mengelola Cemas di Era Ketidakpastian: 3 Kunci Ketenangan Hidup lewat Filosofi Teras

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Di tengah gempuran arus informasi media sosial dan ketidakpastian global, kesehatan mental kini menjadi isu yang sangat krusial. Tekanan dari standar usia hingga dinamika kondisi sosial sering kali memicu kecemasan yang berlebihan. Menanggapi fenomena tersebut, konten kreator Akbar Abi membedah buku Filosofi Teras karya Henry Manampiring sebagai solusi praktis untuk menjaga stabilitas emosional. […]

  • Pariwisata RI Ngebut di 2025, Wisman 13,98 Juta dan Wisnus Tembus 1,09 Miliar

    Pariwisata RI Ngebut di 2025, Wisman 13,98 Juta dan Wisnus Tembus 1,09 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com — Kementerian Pariwisata mencatat kinerja positif sektor pariwisata nasional sepanjang 2025. Kunjungan wisatawan mancanegara dan pergerakan wisatawan nusantara sama-sama menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebutkan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada Januari–November 2025 mencapai 13,98 juta kunjungan, naik 10,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Pasar utama masih didominasi […]

  • Sungai Sekayam Meluap, Entikong Dikepung Banjir Hingga 2 Meter: Warga Dievakuasi Pakai Perahu Darurat

    Sungai Sekayam Meluap, Entikong Dikepung Banjir Hingga 2 Meter: Warga Dievakuasi Pakai Perahu Darurat

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, dilanda bencana banjir bandang pada Jumat, 9 Januari 2026. Sungai Sekayam meluap akibat curah hujan ekstrem sejak malam hari, menyebabkan permukiman warga terendam air dengan ketinggian mencapai hingga dua meter. Kondisi diperparah oleh banjir kiriman dari wilayah hulu di Desa Suruh Tembawang yang mengalir […]

  • Resmi Dilantik! 5 Pimpinan Baznas Kalbar Siap Dorong Ekonomi Umat, Gubernur Norsan Targetkan Optimalisasi Zakat ASN

    Resmi Dilantik! 5 Pimpinan Baznas Kalbar Siap Dorong Ekonomi Umat, Gubernur Norsan Targetkan Optimalisasi Zakat ASN

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi melantik 5 pimpinan Baznas Kalbar 2025-2030 di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Jumat (9/1/2026). Dalam sambutannya, Gubernur menaruh harapan besar agar Baznas Kalbar tidak hanya menjadi lembaga pengumpul zakat, tetapi juga motor penggerak pemberdayaan ekonomi umat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. “Pengelolaan zakat yang […]

expand_less