Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » 4 Langkah Nyata Menjaga Bumi: Aksi Sederhana dari Rumah untuk Masa Depan

4 Langkah Nyata Menjaga Bumi: Aksi Sederhana dari Rumah untuk Masa Depan

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KILASSANGGAU – Lingkungan alam merupakan penopang utama kehidupan manusia. Segala sesuatu yang dikonsumsi, mulai dari air hingga udara, sepenuhnya berasal dari alam. Oleh karena itu, merawat kelestarian lingkungan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kewajiban bagi setiap individu.

Melansir informasi dari kanal YouTube Majalah Bobo pada Kamis (22/01/2026), terdapat berbagai cara sederhana yang dapat dilakukan sehari-hari untuk memastikan bumi tetap sehat. Berikut adalah empat langkah nyata yang bisa dimulai dari lingkungan rumah:

1. Menghemat Penggunaan Air Bersih

Meskipun sekitar 70 persen permukaan bumi tertutup oleh air, jumlah yang dapat dikonsumsi manusia ternyata sangat terbatas. Faktanya, hanya sekitar 1 persen air di bumi yang layak untuk dikonsumsi.

Aksi Nyata: Masyarakat diimbau untuk mematikan kran saat tidak digunakan (seperti saat menyikat gigi), tidak mandi terlalu lama, dan menghindari membuang-buang air bersih secara percuma.

2. Menanam Tanaman di Sekitar Rumah

Menanam pohon atau tanaman hias di pekarangan memberikan manfaat luar biasa bagi ekosistem mikro di sekitar rumah. Tanaman membantu menyerap air hujan ke dalam tanah lebih cepat sehingga dapat menyuburkan tanah dan mencegah genangan.

Selain itu, melalui proses fotosintesis, pepohonan menyerap karbondioksida dan melepaskan oksigen secara gratis. Hal ini membuat udara di sekitar rumah menjadi lebih segar, sehat, dan teduh.

3. Bijak dalam Menggunakan Listrik

Menghemat listrik bukan hanya soal menekan biaya tagihan bulanan, tetapi juga tentang mengurangi beban energi bumi. Beberapa langkah mudah yang bisa dilakukan antara lain:

• Lampu: Mematikan lampu saat ruangan tidak digunakan dan beralih ke lampu hemat energi (LED).

• Cabut Kabel: Jangan membiarkan pengisi daya ponsel (charger) atau kabel elektronik tetap tercolok jika tidak digunakan. Kabel yang masih menempel tetap mengonsumsi energi meskipun perangkat elektroniknya sudah dalam keadaan mati.

4. Mengurangi Pemakaian Kantong Plastik

Plastik merupakan salah satu tantangan terbesar lingkungan karena sifatnya yang sangat sulit terurai secara alami. Limbah plastik sekali pakai sering kali berakhir di lautan, merusak ekosistem, serta mengancam nyawa berbagai biota laut.

Solusi: Biasakan untuk selalu menyediakan tas belanja kain (reusable bag) yang dapat dipakai berulang kali setiap kali bepergian atau berbelanja ke pasar dan supermarket.
Menjaga lingkungan dapat dimulai dari perubahan kebiasaan kecil di dalam rumah.

Dengan konsistensi melakukan empat hal di atas, kita telah ikut berperan dalam menjaga ekosistem bumi untuk generasi mendatang. Sebagaimana pesan yang disampaikan, bumi tidak membutuhkan janji, melainkan aksi nyata dari kita semua untuk menjaga rumah besar ini bersama-sama.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Mobil Bekas Layak Beli di 2026: Panduan Lengkap dan Tips Hindari Penipuan

    Daftar Mobil Bekas Layak Beli di 2026: Panduan Lengkap dan Tips Hindari Penipuan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Pasar mobil bekas di tahun 2026 diprediksi masih didominasi oleh unit-unit yang memiliki reputasi daya tahan tinggi serta kemudahan perawatan. Bagi calon pembeli, memilih kendaraan bukan hanya soal estetika, melainkan juga nilai ekonomis dan ketersediaan suku cadang di masa depan. Melansir informasi dari kanal YouTube Dokter Mobil Indonesia pada Selasa (20/01/2026), terdapat beberapa […]

  • Gula Kelapa Kalbar Senilai Rp83 Juta Berhasil Tembus Pasar Ekspor via Entikong

    Gula Kelapa Kalbar Senilai Rp83 Juta Berhasil Tembus Pasar Ekspor via Entikong

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Mengawali tahun 2026 dengan langkah pasti, geliat ekonomi di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia menunjukkan tren positif. Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong sukses memfasilitasi ekspor gula kelapa perdana sebanyak 8 ton dengan nilai ekonomi mencapai Rp83.790.000 pada minggu pertama Januari ini. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa produk lokal dari Kalimantan […]

  • Bareskrim Polri Usut Dugaan Pembalakan Liar Pemicu Banjir Bandang di Aceh Tamiang

    Bareskrim Polri Usut Dugaan Pembalakan Liar Pemicu Banjir Bandang di Aceh Tamiang

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri melakukan penyelidikan langsung ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, terkait dugaan pembalakan liar dan kerusakan lingkungan yang diduga menjadi pemicu banjir bandang di wilayah tersebut. Penyelidikan difokuskan pada alur sungai yang membawa gelondongan kayu dalam jumlah besar hingga masuk ke kawasan permukiman warga. Material kayu dan […]

  • Lestarikan Budaya Lokal, 37 Tim Adu Cepat di Lomba Sampan Bidar Desa Mungguk Sekadau Hilir

    Lestarikan Budaya Lokal, 37 Tim Adu Cepat di Lomba Sampan Bidar Desa Mungguk Sekadau Hilir

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSekadau.Com — Polres Sekadau melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Lomba Sampan Bidar Piala Kades Mungguk Tahun 2026 yang digelar di Muara Sungai Sekadau, tepatnya di depan Masjid Jami At-Taqwa, Jalan Keramat, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan pengamanan diawali dengan apel kesiapan pada pukul 09.00 WIB yang dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Sekadau, AKP Sugiyanto. Hal ini dilakukan […]

  • Benarkah Makan Tempe Berlebihan Bikin Pria Mandul? Simak Penjelasan dr. Tirta

    Benarkah Makan Tempe Berlebihan Bikin Pria Mandul? Simak Penjelasan dr. Tirta

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU.COM – Di balik popularitas tempe dan tahu sebagai sumber protein murah meriah, terselip sebuah kekhawatiran yang berkembang di masyarakat. Banyak yang meyakini bahwa mengonsumsi kedelai secara berlebihan dapat mengganggu kesuburan pria hingga menyebabkan kemandulan. Isu ini berakar pada kandungan fitoestrogen dalam kedelai yang dianggap mampu mengacaukan hormon maskulin. Lantas, apakah anggapan tersebut sesuai dengan […]

  • Bahaya di Media Sosial, Densus 88 Temukan Anak-anak Terlibat Komunitas Kekerasan

    Bahaya di Media Sosial, Densus 88 Temukan Anak-anak Terlibat Komunitas Kekerasan

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Densus 88 Antiteror Polri mengungkap temuan serius terkait maraknya paparan konten kekerasan dan ideologi ekstrem di ruang digital yang menyasar anak-anak dan remaja. Fenomena ini dinilai berbahaya karena berpotensi mendorong tindakan kekerasan ekstrem di dunia nyata. Temuan tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Penanganan Anak Terpapar Konten Kekerasan di Ruang Digital yang digelar di […]

expand_less