Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Bumi Daranante » Sungai Kayan Keruh Akibat PETi, Polisi Rusaki dan Tenggelamkan 6 Set Mesin Domfeng di Lokasi

Sungai Kayan Keruh Akibat PETi, Polisi Rusaki dan Tenggelamkan 6 Set Mesin Domfeng di Lokasi

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com — Kepolisian Sektor (Polsek) Sekayam melaksanakan langkah tegas terhadap dugaan tindak pidana Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Dusun Raut Kayan dan Dusun Seka, Desa Raut Muara, Kecamatan Sekayam.

Penertiban yang berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026 ini dilakukan guna menjaga kelestarian lingkungan serta melindungi kebutuhan vital masyarakat akan air bersih yang mulai terganggu.

Operasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Sekayam, AKP Sutikno, mulai pukul 11.00 WIB hingga 17.00 WIB. Petugas menyisir aliran Sungai Kayan yang dilaporkan warga telah terdampak aktivitas pertambangan ilegal.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh di kedua dusun tersebut. Namun, polisi tidak menemukan adanya pekerja maupun aktivitas penambangan yang sedang berlangsung di area tersebut saat pemeriksaan.

Meski demikian, petugas menemukan sejumlah peralatan yang kuat dugaan digunakan untuk menambang secara ilegal. Enam set mesin Domfeng ditemukan terparkir di sekitar lokasi tambang tanpa pemilik.

Mengingat kondisi geografis yang sulit dan akses jalan yang harus menyeberangi sungai, petugas mengambil tindakan pemusnahan di tempat untuk memastikan peralatan tersebut tidak bisa digunakan kembali.

“Peralatan yang berpotensi digunakan untuk kegiatan ilegal tetap kami musnahkan dengan cara dirusak dan ditenggelamkan agar tidak dimanfaatkan kembali,” ujar AKP Sutikno, Kamis (5/2/2026).

Kapolsek menambahkan bahwa aktivitas PETI di aliran Sungai Kayan telah menyebabkan air menjadi keruh. Padahal, sungai tersebut merupakan tumpuan utama warga Dusun Raut Kayan dan Dusun Seka untuk kebutuhan harian seperti mandi dan mencuci.

“Sungai merupakan sumber kehidupan masyarakat, sehingga harus dijaga bersama dari aktivitas yang melanggar hukum,” tegasnya.

Selain melakukan tindakan represif, personel Polsek Sekayam juga melakukan pendekatan persuasif dengan memberikan imbauan kepada tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat.

Kapolsek menekankan bahwa pencegahan PETI akan jauh lebih efektif jika terdapat sinergi yang kuat antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga stabilitas alam serta hukum.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif tanpa adanya gejolak dari warga setempat. Polsek Sekayam memastikan akan terus melakukan monitoring dan patroli rutin sebagai langkah antisipasi munculnya kembali aktivitas serupa di wilayah tersebut.

Upaya ini diharapkan memberikan efek jera sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif warga akan pentingnya menjaga keseimbangan alam demi keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Sanggau.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resep Polkadot Cheese Cookies Green Tea: Ide Kue Lebaran Cantik & Unik

    Resep Polkadot Cheese Cookies Green Tea: Ide Kue Lebaran Cantik & Unik

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Persiapan menyambut hari raya tidak lengkap tanpa kehadiran kue kering yang istimewa di meja tamu. Jika Anda mencari inspirasi kue yang tampilannya mencuri perhatian namun memiliki rasa yang mewah, Polkadot Cheese Cookies Green Tea adalah jawabannya. Melalui kanal YouTube Figo Alfares, resep ini menawarkan kombinasi unik antara rasa manis khas teh hijau dengan […]

  • Bahayakan Mesin Kendaraan Warga, BPM Kalbar Tuntut Aktor Intelektual Peredaran Oli Palsu Diseret ke Meja Hijau

    Bahayakan Mesin Kendaraan Warga, BPM Kalbar Tuntut Aktor Intelektual Peredaran Oli Palsu Diseret ke Meja Hijau

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat kembali menyuarakan desakan keras terkait penegakan hukum terhadap pelaku peredaran oli palsu di wilayah Kalbar. BPM secara terbuka mengkritik kinerja Polda Kalbar yang dinilai lamban dalam menangani kasus tersebut. Hal ini memicu kekhawatiran masyarakat akan ketidakpastian hukum terhadap mafia oli ilegal. Ketua BPM Kalbar, Gusti Edy, mengungkapkan […]

  • Resep Cimi-Cimi (Stik Bawang) Renyah & Gurih: Ide Camilan Pengisi Toples yang Ekonomis

    Resep Cimi-Cimi (Stik Bawang) Renyah & Gurih: Ide Camilan Pengisi Toples yang Ekonomis

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    UNCAKKAPUAS – Membuat camilan sendiri di rumah tidak hanya memberikan kepuasan tersendiri, tetapi juga jauh lebih hemat dan terjamin kebersihannya. Salah satu camilan yang selalu menjadi favorit keluarga adalah stik bawang atau yang populer disebut cimi-cimi. Melansir tutorial dari kanal YouTube Dapur Umi, rahasia tekstur cimi-cimi yang sangat renyah dan tidak keras terletak pada perpaduan […]

  • Akhiri Hidup di Pohon Nangka, Pria di Desa Hibun Parindu Sempat Kirim Pesan Maaf ke Istri

    Akhiri Hidup di Pohon Nangka, Pria di Desa Hibun Parindu Sempat Kirim Pesan Maaf ke Istri

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Peristiwa tragis menggemparkan warga Dusun Tunas Lino, Desa Hibun, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau pada Minggu malam, 15 Februari 2026. Seorang pria berinisial A (42) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah pohon nangka di area kebun miliknya. Laporan kejadian tersebut diterima jajaran Polsek Parindu sekitar pukul 21.00 WIB. Kapolsek Parindu, Ipda N. […]

  • Ambisi IPM Kalbar 2030: Gubernur Ria Norsan Targetkan Posisi Runner-Up di Kalimantan

    Ambisi IPM Kalbar 2030: Gubernur Ria Norsan Targetkan Posisi Runner-Up di Kalimantan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengawali tahun 2026 dengan target besar untuk mengubah peta kualitas sumber daya manusia di Pulau Borneo. Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menegaskan bahwa fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah mendongkrak target IPM Kalbar agar tidak lagi berada di posisi terbawah dibandingkan provinsi lain di Kalimantan pada akhir masa jabatannya […]

  • Bareskrim Polri Usut Dugaan Pembalakan Liar Pemicu Banjir Bandang di Aceh Tamiang

    Bareskrim Polri Usut Dugaan Pembalakan Liar Pemicu Banjir Bandang di Aceh Tamiang

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri melakukan penyelidikan langsung ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, terkait dugaan pembalakan liar dan kerusakan lingkungan yang diduga menjadi pemicu banjir bandang di wilayah tersebut. Penyelidikan difokuskan pada alur sungai yang membawa gelondongan kayu dalam jumlah besar hingga masuk ke kawasan permukiman warga. Material kayu dan […]

expand_less