Gagal Nyalip Depan SPX Semuntai, Ibu Rumah Tangga Tewas dan Suami Patah Kaki Usai Hantam Truk
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
- print Cetak

Kecelakaan maut melibatkan motor Honda Revo dan mobil Isuzu terjadi di depan SPX Semuntai. Seorang ibu rumah tangga meninggal dunia, sementara sang suami mengalami patah kaki. (Foto: Hms)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KilasSanggau.Com — Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa kembali terjadi di Jalan Semuntai–Sanggau, tepatnya di depan SPX Semuntai, Dusun Semuntai, Desa Semuntai, Kecamatan Mukok, pada Sabtu, 21 Februari 2026 sekitar pukul 11.35 WIB.
Insiden ini melibatkan satu keluarga yang mengendarai sepeda motor Honda Revo Fit warna hitam dengan nomor polisi KB 5396 VZ dan sebuah mobil Isuzu putih bernomor polisi KB 8273 JB yang dikemudikan oleh UO (24), warga Nanga Pinoh.
Sepeda motor tersebut dikendarai oleh PD (34) yang berboncengan dengan istrinya, MSM (32), serta dua anak mereka berinisial C (11) dan FAF (6). Keluarga ini merupakan warga Dusun Tapang Jaya, Desa Semabi, Kecamatan Sekadau Hilir.
Kronologi bermula saat sepeda motor melaju dari arah Semuntai menuju Sanggau. Setibanya di lokasi kejadian, PD berupaya mendahului sebuah dump truk putih di depannya. Namun, saat sedang menyalip, sepeda motor tersebut diduga berbelok ke kanan sehingga terjadi benturan keras dengan bemper dan lampu depan sebelah kiri mobil Isuzu.
Akibat benturan tersebut, MSM (32) dinyatakan meninggal dunia. Sementara sang suami, PD, mengalami luka patah tulang pada kaki sebelah kiri. Beruntung, kedua anak mereka hanya mengalami luka ringan dan dalam kondisi sadar saat dievakuasi warga dan petugas.
Seluruh korban langsung dilarikan ke RSUD M.Th. Djaman Sanggau untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kapolsek Mukok, AKP Ambril, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti kendaraan untuk kepentingan penyidikan.
“Kami telah mengamankan kedua kendaraan yang terlibat dan melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi guna mendalami faktor penyebab kecelakaan, termasuk aspek kelalaian,” ujar AKP Ambril.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar ekstra waspada saat hendak mendahului kendaraan lain, terutama pada jalur dua arah yang memiliki risiko tinggi.
Senada dengan hal tersebut, Kasi Humas Polres Sanggau, Ipda T.M. Pakpahan, mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dalam hitungan detik saat berkendara.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan situasi lalu lintas sebelum mendahului, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima,” tegas Ipda T.M. Pakpahan.
Saat ini, barang bukti sepeda motor dan mobil telah diamankan di Mapolres Sanggau. Pihak kepolisian berharap peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan di atas segalanya.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar