Jumat, 6 Mar 2026
Trending Tags
Beranda » Bumi Daranante » Kejari Sanggau Musnahkan Lanting Jak PETI yang Telah Inkracht

Kejari Sanggau Musnahkan Lanting Jak PETI yang Telah Inkracht

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com — Kejaksaan Negeri Sanggau bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sanggau melaksanakan pemusnahan barang bukti perkara Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang telah berkekuatan hukum tetap (Inkracht).

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 11 Februari 2026, bertempat di tepi Sungai Kapuas, Lingkungan Kantu, Kecamatan Kapuas. Langkah ini menjadi simbol ketegasan dalam penegakan hukum sekaligus upaya nyata perlindungan lingkungan di Bumi Daranante.

Barang bukti yang dimusnahkan berupa alat tambang emas tradisional atau yang dikenal dengan sebutan “lanting jak”, beserta peralatan pendukung lainnya. Proses pemusnahan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau, Eben Ezer Mangunsong.

Eben Ezer menegaskan bahwa kolaborasi dengan DLH sangat penting untuk memastikan alat-alat tersebut tidak dapat digunakan kembali dan meminimalisir dampak negatif terhadap ekosistem sungai.

“Pemusnahan barang bukti ini adalah bagian dari upaya memastikan hukum ditegakkan secara adil dan tegas. Kami bekerja sama dengan DLH untuk memastikan bahan-bahan tersebut tidak digunakan kembali,” ujar Eben Ezer Mangunsong, Rabu (11/2/2026).

Senada dengan Kajari, Kepala DLH Kabupaten Sanggau, Agus Sukanto, menilai kolaborasi ini sebagai langkah konkret dalam menangani kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan liar yang selama ini merusak kualitas air sungai.

“Kami berharap kegiatan ini mencontohkan kerja bersama antara pihak penegak hukum dan pelindung lingkungan guna menangani kerusakan alam akibat tambang liar,” tutur Agus Sukanto.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Kejari Sanggau, di antaranya Kasi PAPBB Andre Orlando Siahaan, Kasi Pidum Bilal Bimantara, Kasi Intelijen Dicky Ferdiansyah, dan Jaksa Eksekutor Didi Ismartunus.

Pemusnahan dilakukan secara terbuka dan transparan dengan disaksikan oleh perwakilan media serta masyarakat setempat. Hal ini bertujuan untuk memberikan efek jera (deterrence) bagi para pelaku pertambangan ilegal lainnya di wilayah Sanggau.

Kejaksaan Negeri Sanggau berharap langkah ini mampu memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kelestarian alam dan menjauhi praktik illegal mining yang membahayakan masa depan lingkungan hidup.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ambil Sumpah Ratusan Kepala Sekolah, Bupati Ontot: Jadilah Motor Penggerak Perubahan di Satuan Pendidikan

    Ambil Sumpah Ratusan Kepala Sekolah, Bupati Ontot: Jadilah Motor Penggerak Perubahan di Satuan Pendidikan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, secara resmi melantik dan mengambil sumpah janji kepala sekolah jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kegiatan penting bagi dunia pendidikan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau ini berlangsung di Aula SMP Negeri 2 Sanggau pada Selasa, 20 Januari 2026. Dalam arahannya, Yohanes […]

  • Waspada! 12 Kebiasaan Sehari-hari yang Merusak Ginjal Secara Perlahan

    Waspada! 12 Kebiasaan Sehari-hari yang Merusak Ginjal Secara Perlahan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Ginjal adalah organ vital yang bekerja tanpa henti setiap hari untuk menyaring darah, membuang sisa metabolisme (racun), serta menjaga keseimbangan cairan tubuh. Namun, organ ini sangat rentan mengalami penurunan fungsi jika terus-menerus terpapar oleh kebiasaan buruk. Melansir penjelasan dari kanal kesehatan Ini Kata Dokter, kerusakan ginjal sering kali bersifat “diam” atau terjadi secara […]

  • Maksimalkan Fokus: 4 Cara Belajar Produktif yang Mudah Diterapkan

    Maksimalkan Fokus: 4 Cara Belajar Produktif yang Mudah Diterapkan

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan buku, namun merasa tidak ada materi yang benar-benar terserap. Fenomena ini menunjukkan bahwa masalah utamanya sering kali bukan pada durasi belajar, melainkan pada kualitas dari sesi belajar tersebut. Melansir tips dari kanal YouTube Farhan Journal, produktivitas belajar dapat ditingkatkan secara signifikan melalui persiapan lingkungan dan kondisi […]

  • Libur Tahun Baru, 450 Wisatawan Padati Pancur Aji Sanggau dalam Penjagaan Ketat Polisi

    Libur Tahun Baru, 450 Wisatawan Padati Pancur Aji Sanggau dalam Penjagaan Ketat Polisi

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Suasana libur Tahun Baru 2026 di kawasan Objek Wisata Pancur Aji, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, terpantau ramai namun tetap terkendali. Libur Tahun Baru Sanggau kali ini diwarnai dengan peningkatan jumlah pengunjung yang signifikan di destinasi unggulan tersebut, sehingga memicu kesiapsiagaan personel kepolisian dalam melakukan pengamanan tempat wisata. Kegiatan pengamanan dimulai sejak Sabtu, 3 […]

  • Pontianak Siaga Banjir Rob 2 Meter, Sutarmidji Kritik Sungai Kapuas Tak Pernah Dikeruk

    Pontianak Siaga Banjir Rob 2 Meter, Sutarmidji Kritik Sungai Kapuas Tak Pernah Dikeruk

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak kini dalam status waspada tinggi guna menghadapi potensi pasang air laut ekstrem. Pontianak siaga banjir rob setelah prakiraan BMKG menunjukkan ketinggian pasang pada Januari 2026 bisa mencapai dua meter, sementara di sisi lain, Sutarmidji kritik kedangkalan sungai tak pernah dikeruk sebagai faktor yang memperparah keadaan. Wali Kota Pontianak, Edi […]

  • Pekawai Jadi Primadona Baru di Perbatasan, Karantina Kalbar Catat Ekspor Ratusan Ton Sepanjang Januari

    Pekawai Jadi Primadona Baru di Perbatasan, Karantina Kalbar Catat Ekspor Ratusan Ton Sepanjang Januari

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Berakhirnya musim durian ternyata tidak menyurutkan geliat ekspor hortikultura di beranda depan negara. Seiring meredanya pengiriman durian, kini giliran buah pekawai yang mengambil alih panggung sebagai komoditas unggulan baru. Buah eksotis khas Kalimantan ini mencatatkan lonjakan signifikan. Baik dari frekuensi pengiriman maupun volume ekspor yang melintasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong menuju […]

expand_less