Panduan Amalan Malam Isra Mikraj 2026: Momentum Menjemput Keberkahan Spiritual
- account_circle Anisa
- calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
- print Cetak

Panduan Amalan Isra Mikraj 2026: Menjemput Keberkahan (Foto : Mohamed Hassan dari Pixabay)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KILASSANGGAU – Peristiwa Isra Mikraj tetap menjadi salah satu mukjizat terbesar dalam sejarah kenabian Rasulullah Muhammad saw. Perjalanan spiritual dari Masjidilaqsa menuju Sidratulmuntaha ini merupakan momen krusial saat beliau menerima perintah salat lima waktu secara langsung dari Allah SWT.
Berdasarkan kalender Hijriah, peringatan Isra Mikraj 27 Rajab 1447 H jatuh pada hari Jumat, 16 Januari 2026. Merujuk pada penanggalan tersebut, umat Muslim dapat mulai menghidupkan malam mulia ini dengan berbagai amal salih pada Kamis malam (Malam Jumat), 15 Januari 2026, tepat setelah waktu magrib.
Melansir informasi dari kanal YouTube Lentera Iman, malam Isra Mikraj disebut sebagai momentum pengangkatan derajat sekaligus waktu yang sangat baik atau mustajab untuk memanjatkan doa.
Tiga Amalan Utama di Malam Isra Mikraj
Untuk meraih keutamaan pada malam tersebut, terdapat tiga amalan inti yang sangat dianjurkan bagi setiap Muslim:
1. Mendirikan Salat Malam dan Salat Hajat
Mengingat inti dari peristiwa Isra Mikraj adalah diterimanya perintah salat, maka ibadah paling utama pada malam ini adalah memperbanyak salat sunah. Mendirikan salat malam dan salat hajat menjadi cara terbaik untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
2. Memperbanyak Istigfar dan Tobat
Isra Mikraj terjadi di bulan Rajab yang dikenal secara luas sebagai bulan tobat. Sangat disayangkan jika seorang hamba ingin meraih derajat tinggi namun masih membawa beban dosa yang belum dimohonkan ampun.
Memperbanyak istigfar pada malam ini bukan sekadar rutinitas lisan, melainkan bentuk pengakuan jujur atas kesalahan masa lalu. Tobat yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dipercaya dapat membuka pintu rezeki dan memberikan arah kehidupan yang lebih berkah.
3. Melantunkan Selawat kepada Nabi Muhammad saw.
Memperbanyak selawat merupakan bentuk penghormatan atas kemuliaan yang diberikan Allah kepada Rasulullah saw. pada malam Mikraj. Amalan ini menjadi wujud cinta umat kepada nabinya yang telah berjuang menjemput perintah ibadah bagi umat Islam.
Transformasi Spiritual Menuju Ramadan
Malam Isra Mikraj 2026 menjadi undangan bagi setiap Muslim untuk melakukan “mikraj” secara spiritual, yakni mengangkat hati dari keterikatan duniawi menuju kedekatan dengan Allah SWT.
Melalui rangkaian ibadah seperti salat, istigfar, dan selawat, diharapkan setiap individu dapat membersihkan jiwa. Momentum ini juga menjadi sarana persiapan diri agar Allah SWT mempertemukan umat-Nya dengan bulan suci Ramadan dalam keadaan hati yang bersih dan doa-doa yang dikabulkan.
- Penulis: Anisa
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Youtube/LENTERA IMAN dan AMALAN AKHIRAT

Saat ini belum ada komentar