Senin, 4 Mei 2026
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pemulihan Pascabencana Sumatra Butuh Rp60 Triliun, Pemerintah Fokus Infrastruktur dan Pertanian

Pemulihan Pascabencana Sumatra Butuh Rp60 Triliun, Pemerintah Fokus Infrastruktur dan Pertanian

  • account_circle Kilas Sanggau
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.com – Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatra mencapai sekitar Rp60 triliun. Dana tersebut disiapkan di luar anggaran rutin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan akan difokuskan pada pemulihan infrastruktur serta sektor pertanian yang mengalami kerusakan signifikan.

Setelah rangkaian bencana besar melanda sejumlah daerah di Sumatra, pemerintah kini mengalihkan perhatian pada tahap pemulihan jangka menengah dan rekonstruksi. Tingkat kerusakan yang luas membuat kebutuhan anggaran pemulihan dinilai sangat besar dan membutuhkan penanganan lintas kementerian.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, anggaran pemulihan tersebut akan dikelola melalui Satuan Tugas (Satgas) Pascabencana, namun mekanisme penyalurannya tidak dilakukan langsung oleh BNPB.

“Anggaran Satgas pascabencana ini diperkirakan mencapai Rp60 triliun dan terpisah dari anggaran rutin BNPB,” ujar Prasetyo.

Ia menegaskan, pembentukan Satgas tidak disertai pemberian insentif tambahan bagi pejabat maupun aparatur negara yang terlibat. Dana rehabilitasi dan rekonstruksi akan disalurkan langsung melalui kementerian teknis sesuai bidang penanganan masing-masing.

Untuk sektor infrastruktur, pemerintah akan menggandeng Kementerian Pekerjaan Umum guna mempercepat perbaikan jalan, jembatan, serta akses transportasi yang rusak akibat bencana. Selain itu, fasilitas publik seperti sekolah dan rumah sakit juga menjadi prioritas utama dalam tahap rehabilitasi.

Di sektor pertanian, pemerintah memberi perhatian khusus terhadap dampak bencana yang dinilai cukup serius. Berdasarkan laporan awal, sekitar 64 ribu hektare sawah produktif terdampak, baik tertimbun material bencana maupun mengalami gagal panen.

Pemulihan sektor pertanian dipandang penting untuk menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan keberlanjutan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.

Dengan dukungan anggaran besar dan pendekatan lintas kementerian, pemerintah berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatra dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, serta berkelanjutan. (*/)

  • Penulis: Kilas Sanggau

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mulailah Jadi Investor: Panduan Bangun Aset dari Nol

    Mulailah Jadi Investor: Panduan Bangun Aset dari Nol

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Banyak orang merasa sudah bekerja keras dan hidup irit, namun nilai uang yang disimpan justru terasa terus menyusut. Fenomena ini terjadi karena adanya inflasi yang menggerus daya beli. Menurut kanal YouTube RUANG KAYA, solusi untuk mengatasi masalah ini bukanlah mencari jalan pintas melalui judi daring atau investasi bodong, melainkan melalui investasi yang nyata, […]

  • Branding Baru Kawasan Sabang Merah: Jadi Ruang Publik Produktif Melalui Samer Weekend 2026

    Branding Baru Kawasan Sabang Merah: Jadi Ruang Publik Produktif Melalui Samer Weekend 2026

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Pemerintah Kabupaten Sanggau tengah mematangkan persiapan kegiatan Sabang Merah (Samer) Weekend. Agenda ini direncanakan bakal berlangsung pada 7 Februari 2026 mendatang di Kawasan Taman Sabang Merah, Kota Sanggau. Rapat koordinasi persiapan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Babai Cinga’ Kantor Bupati Sanggau pada Senin, 2 Februari 2026. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan seluruh lini […]

  • KA Tak Berkutik Saat Polisi Geledah Kamar Kos di Pusat Damai: Temukan Sabu, Ekstasi, hingga Timbangan Digital

    KA Tak Berkutik Saat Polisi Geledah Kamar Kos di Pusat Damai: Temukan Sabu, Ekstasi, hingga Timbangan Digital

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sanggau berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika di wilayah Kecamatan Parindu. Seorang pria berinisial KA (48), warga Jalan Swadaya Pusat Damai, diringkus petugas pada Sabtu dini hari, 21 Februari 2026. Penangkapan berlangsung sekitar pukul 00.15 WIB di tepi Jalan Raya Merdeka Bodok, Dusun Gaang Neriyong, Desa Pusat Damai. […]

  • Maksimalkan Fokus: 4 Cara Belajar Produktif yang Mudah Diterapkan

    Maksimalkan Fokus: 4 Cara Belajar Produktif yang Mudah Diterapkan

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan buku, namun merasa tidak ada materi yang benar-benar terserap. Fenomena ini menunjukkan bahwa masalah utamanya sering kali bukan pada durasi belajar, melainkan pada kualitas dari sesi belajar tersebut. Melansir tips dari kanal YouTube Farhan Journal, produktivitas belajar dapat ditingkatkan secara signifikan melalui persiapan lingkungan dan kondisi […]

  • Pemerintah Siapkan Stimulus Ramadan–Lebaran 2026, Diskon Transportasi hingga Bansos Pangan

    Pemerintah Siapkan Stimulus Ramadan–Lebaran 2026, Diskon Transportasi hingga Bansos Pangan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com — Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi untuk mendorong konsumsi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026. Kebijakan ini diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Lebaran. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp0,92 triliun untuk program diskon transportasi yang mencakup angkutan darat, laut, penyeberangan, dan udara. Pada sektor […]

  • Strategi Lolos CPNS 2026: Rahasia Menaklukkan Persaingan Ketat untuk Jadi ASN

    Strategi Lolos CPNS 2026: Rahasia Menaklukkan Persaingan Ketat untuk Jadi ASN

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan penghasilan tetap dan jenjang karier yang aman hingga masa pensiun tetap menjadi impian besar bagi banyak orang. Namun, tantangan utama dalam setiap pembukaan seleksi adalah persaingan yang luar biasa ketat. Melansir informasi dari kanal Bimbel CPNS 2026, satu formasi bahkan bisa diperebutkan oleh lebih dari 500 pelamar. […]

expand_less