Jumat, 3 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » Bumi Daranante » Strategi Fungsional Jalan Bodok–Meliau, Wagub Krisantus: Lebih Baik Bisa Dilewati Semua Daripada Satu Titik Mulus Sisanya Hancur

Strategi Fungsional Jalan Bodok–Meliau, Wagub Krisantus: Lebih Baik Bisa Dilewati Semua Daripada Satu Titik Mulus Sisanya Hancur

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Wagub Kalbar), Krisantus Kurniawan, meninjau langsung progres peningkatan ruas Jalan Bodok–Meliau yang berlokasi di Desa Melobok, Dusun Lubuk Masir, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Sabtu (24/1/2026).

Ruas jalan ini merupakan salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat karena peran strategisnya sebagai jalur penghubung utama aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.

Untuk penanganan tahun ini, Pemprov Kalbar mengalokasikan anggaran sekitar Rp16,6 miliar. Dana tersebut difokuskan untuk perbaikan intensif sepanjang 1,37 kilometer serta pemeliharaan fungsional sepanjang 19,3 kilometer agar tetap layak dilalui.

Wagub Kalbar menyampaikan bahwa penanganan infrastruktur jalan di wilayah Sanggau dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan agar manfaatnya bisa dirasakan merata.

“Sekarang ini di Desa Melobok, Dusun Lubuk Masir, sedang dilakukan penanganan jalan oleh Pemerintah Provinsi. Harapan kita, beberapa tahun ke depan ruas Jalan Bodok–Meliau bisa tuntas secara bertahap,” kata Krisantus Kurniawan, Sabtu (24/1/2026).

Ia menegaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan akses transportasi masyarakat tetap terjaga. Kelancaran arus barang dan orang menjadi kunci utama pergerakan roda ekonomi di desa.

“Yang terpenting bagi pemerintah adalah jalan ini bisa dilalui masyarakat. Akses transportasi harus hidup karena di situlah roda ekonomi bergerak,” ujarnya menekankan pentingnya fungsionalitas jalan.

Menanggapi pertanyaan warga mengenai alasan belum seluruhnya diaspal, Wagub memberikan penjelasan secara transparan mengenai keterbatasan anggaran daerah yang harus dibagi ke seluruh wilayah.

Pemerintah menerapkan strategi penanganan fungsional jalan. Artinya, daripada hanya memperbaiki satu titik hingga mulus sementara ruas lainnya rusak parah, pemerintah memilih menjaga jalur yang panjang tetap aman dilalui.

“Lebih baik jalan bisa dilewati semua warga, meskipun belum sempurna, daripada hanya satu titik bagus tetapi yang lain hancur. Ini menyangkut kebutuhan masyarakat sehari-hari,” jelas Wagub.

Krisantus Kurniawan berkomitmen untuk terus memperjuangkan pembangunan infrastruktur yang merata di Kalimantan Barat selama dirinya mengemban amanah sebagai pimpinan daerah.

Pada Tahun Anggaran 2025 sendiri, Pemprov Kalbar telah menyiapkan dua paket besar peningkatan jalan di Kabupaten Sanggau yang diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah.

Warga Desa Melobok menyambut baik kehadiran dan perhatian langsung dari Wagub. Mereka berharap perbaikan ini terus berlanjut hingga tuntas ke pusat kecamatan.

“Kami berharap jalan ini benar-benar bisa selesai bertahap. Kalau jalan bagus, hasil kebun mudah dibawa keluar, dan anak-anak juga lebih aman ke sekolah,” tutur salah seorang warga setempat.

Pembangunan infrastruktur ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga menekan biaya angkut hasil bumi yang menjadi tumpuan utama ekonomi masyarakat di Kecamatan Meliau.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Yohanes Ontot Minta Program CSR PT ANTAM Jawab Kebutuhan Riil Masyarakat

    Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Yohanes Ontot Minta Program CSR PT ANTAM Jawab Kebutuhan Riil Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, secara resmi membuka Konsinyering Musyawarah Pengembangan Masyarakat (Muspemmas) Tahun 2026 di Ruang Rapat Lt.2 Bapperida Sanggau, Senin, 23 Februari 2026. Kegiatan ini berfokus pada penyusunan Rencana Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT ANTAM Tbk. UBPB Kalimantan Barat agar sejalan dengan prioritas pembangunan di tingkat desa hingga kabupaten. Hadir […]

  • Polri Kerahkan 86 Alat Berat Percepat Pemulihan Bencana di Sumatra, Akses Jalan hingga Permukiman Dibersihkan

    Polri Kerahkan 86 Alat Berat Percepat Pemulihan Bencana di Sumatra, Akses Jalan hingga Permukiman Dibersihkan

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus mengintensifkan langkah pemulihan wilayah terdampak bencana alam di Pulau Sumatra. Hingga saat ini, sebanyak 86 unit alat berat dan 18 unit dump truck telah dikerahkan guna mempercepat pembersihan material banjir dan longsor di sejumlah provinsi. Pengerahan alat berat tersebut difokuskan di tiga wilayah utama, yakni Aceh, Sumatra […]

  • Strategi Scholar’s Mate: Cara Melakukan Sekakmat Cepat dalam 4 Langkah

    Strategi Scholar’s Mate: Cara Melakukan Sekakmat Cepat dalam 4 Langkah

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Dalam permainan catur, terdapat sebuah teknik penyerangan kilat yang dikenal dengan sebutan Scholar’s Mate. Teknik ini sangat populer di kalangan pemain, terutama pemula, karena kemampuannya untuk mengakhiri permainan dengan kemenangan hanya dalam empat langkah awal. Kunci utama dari strategi ini adalah kecerdikan dalam mengeksploitasi titik lemah lawan di awal laga. Melansir tutorial teknis […]

  • Bukan Kurang Bakat, Ini Penyebab Belajar Berjam-jam Tapi Cepat Lupa

    Bukan Kurang Bakat, Ini Penyebab Belajar Berjam-jam Tapi Cepat Lupa

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Banyak orang merasa telah menghabiskan waktu berjam-jam untuk belajar, namun sering kali merasa pikiran kosong atau “blank” saat menghadapi ujian. Fenomena ini sering memicu rasa frustrasi dan rendah diri. Namun, masalah utamanya ternyata bukan terletak pada kapasitas otak, melainkan pada metode belajar yang kurang tepat. Melansir kanal edukasi Misi Tuntas, metode belajar pasif […]

  • Pecahkan Rekor MURI, Panen Raya Jagung Bengkayang Libatkan 1.750 Petani!

    Pecahkan Rekor MURI, Panen Raya Jagung Bengkayang Libatkan 1.750 Petani!

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Sektor pertanian Kalimantan Barat kembali menorehkan prestasi gemilang. Dalam gelaran Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025, Kabupaten Bengkayang berhasil memecahkan Rekor MURI untuk kategori pemanenan dan pemipilan jagung secara serentak dengan jumlah peserta terbanyak! Kegiatan yang terpusat secara nasional di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dan diikuti secara daring oleh seluruh provinsi, […]

  • Benarkah Makan Tempe Berlebihan Bikin Pria Mandul? Simak Penjelasan dr. Tirta

    Benarkah Makan Tempe Berlebihan Bikin Pria Mandul? Simak Penjelasan dr. Tirta

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Keyvin
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU.COM – Di balik popularitas tempe dan tahu sebagai sumber protein murah meriah, terselip sebuah kekhawatiran yang berkembang di masyarakat. Banyak yang meyakini bahwa mengonsumsi kedelai secara berlebihan dapat mengganggu kesuburan pria hingga menyebabkan kemandulan. Isu ini berakar pada kandungan fitoestrogen dalam kedelai yang dianggap mampu mengacaukan hormon maskulin. Lantas, apakah anggapan tersebut sesuai dengan […]

expand_less