Jumat, 3 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » News » Truk Mogok Picu Kelumpuhan Jembatan Kapuas 2, Pemotor Ambil Jalur Lawan Arah Perparah Macet Total

Truk Mogok Picu Kelumpuhan Jembatan Kapuas 2, Pemotor Ambil Jalur Lawan Arah Perparah Macet Total

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com – Skenario horor kemacetan kembali terjadi di urat nadi transportasi, Jembatan Kapuas 2, Kabupaten Kubu Raya. Sebuah truk bermuatan berat mengalami mogok tepat di atas jembatan pada Senin (12/1/2026), menyebabkan kemacetan total dan kelumpuhan arus lalu lintas selama beberapa jam.

Insiden ini diperparah oleh ketidaksabaran sejumlah pengendara sepeda motor yang nekat mengambil jalur lawan arah, justru menciptakan gridlock atau penguncian arus lalu lintas yang parah.

Peristiwa bermula saat truk bermuatan melintasi tanjakan Jembatan Kapuas II dari arah Desa Kapur menuju Pontianak. Tiba-tiba, mesin truk mati mendadak.

Setelah diperiksa, diketahui selang solar kendaraan mengalami “masuk angin” atau terdapat udara dalam saluran bahan bakar, sehingga mesin tidak dapat dihidupkan.

Kasat Lantas Polres Kubu Raya, IPTU J. Effendhi Kusuma, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade menjelaskan bahwa personel Satlantas yang berada di lokasi langsung bertindak cepat.

“Personel di lapangan bahu-membahu membantu sopir. Ada anggota yang membantu melakukan starter mobil dari kabin, sementara sopir truk melakukan proses pompa pada priming pump untuk mengeluarkan udara dari saluran minyak,” ujar Aiptu Ade.

Saat truk masih dalam penanganan, antrean kendaraan sudah mengular panjang. Sayangnya, ketidaksabaran pemotor memperburuk keadaan. Melihat celah kosong di jalur lawan arah, ratusan pengendara roda dua nekat “makan jalan” dan memenuhi jalur berlawanan.

Akibatnya fatal. Jalur yang seharusnya digunakan untuk kendaraan dari arah berlawanan justru tertutup rapat oleh lautan motor, menciptakan gridlock yang sangat sulit diurai.

Melihat situasi semakin semrawut, IPTU J. Effendhi Kusuma memerintahkan personelnya untuk melakukan tindakan tegas namun persuasif. Setelah truk berhasil dievakuasi, polisi tidak langsung beristirahat, melainkan fokus mengurai kepadatan arus dua arah.

“Setelah truk jalan, masalah belum selesai karena jalur lawan arah penuh oleh motor. Personel kemudian melakukan aksi pagar betis secara manual. Kami berdiri di tengah jalan untuk menghalau dan mengarahkan pengendara roda dua kembali ke jalur yang semestinya,” tegas Aiptu Ade.

Berkat kesigapan personel Satlantas Polres Kubu Raya dan aksi pagar betis manual, arus lalu lintas di Jembatan Kapuas 2 akhirnya kembali mengalir lancar dalam waktu singkat.

Kasat Lantas IPTU J. Effendhi Kusuma mengingatkan masyarakat, khususnya pengendara, untuk selalu mengecek kondisi kendaraan sebelum bepergian. Ia juga menyayangkan aksi tidak tertib saat terjadi kemacetan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan disiplin di jalur masing-masing. Mengambil jalur lawan arah hanya akan memperparah kemacetan dan membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” tutupnya.

Aksi sigap Polres Kubu Raya ini mendapat apresiasi dari warga yang sempat terjebak macet, mengingat pentingnya Jembatan Kapuas II sebagai jalur vital penghubung.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Humas Polres

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Lolos CPNS 2026: Rahasia Menaklukkan Persaingan Ketat untuk Jadi ASN

    Strategi Lolos CPNS 2026: Rahasia Menaklukkan Persaingan Ketat untuk Jadi ASN

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan penghasilan tetap dan jenjang karier yang aman hingga masa pensiun tetap menjadi impian besar bagi banyak orang. Namun, tantangan utama dalam setiap pembukaan seleksi adalah persaingan yang luar biasa ketat. Melansir informasi dari kanal Bimbel CPNS 2026, satu formasi bahkan bisa diperebutkan oleh lebih dari 500 pelamar. […]

  • Tatung dan Tarawih Berjalan Beriringan, AKP PSC Kusuma Wibawa: Simbol Moderasi Beragama di Sanggau

    Tatung dan Tarawih Berjalan Beriringan, AKP PSC Kusuma Wibawa: Simbol Moderasi Beragama di Sanggau

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Menjelang perayaan Cap Go Meh Tahun 2026, jajaran Forkopimda dan unsur lintas sektoral di Kabupaten Sanggau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) guna memastikan kesiapan pengamanan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Rapat yang dilaksanakan pada Selasa, 24 Februari 2026 di Aula Graha Wira Pratama Polres Sanggau ini menjadi sangat krusial karena pelaksanaan Cap Go Meh […]

  • Manifestasi Keberuntungan: 3 Langkah Rahasia “Lucky Girl Syndrome

    Manifestasi Keberuntungan: 3 Langkah Rahasia “Lucky Girl Syndrome

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Pernahkah Anda bertemu dengan seseorang yang hidupnya seolah selalu mulus dan keberuntungan selalu berpihak padanya? Fenomena ini bukan sekadar soal nasib atau kebetulan, melainkan hasil dari pola pikir yang kini populer disebut sebagai Lucky Girl Syndrome. Melansir penjelasan dari kanal YouTube Planet Cewek, keberuntungan sebenarnya adalah sesuatu yang bisa dimanifestasikan melalui keyakinan yang […]

  • Garap Kawasan Lindung, Perusahaan Sawit di Sei Muntik Disegel Pemerintah: Wajib Cabut dan Reboisasi!

    Garap Kawasan Lindung, Perusahaan Sawit di Sei Muntik Disegel Pemerintah: Wajib Cabut dan Reboisasi!

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pemerintah Kabupaten Sanggau mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran tata ruang dan aturan perkebunan di wilayahnya. Lahan seluas 60 hektare yang dikelola oleh PT Cipta Usaha Tani (CUT) resmi disegel karena terbukti ditanami kelapa sawit di atas area Peta Indikatif Penghentian Pemberian Izin Baru (PIPPIB) tahun 2025. Penyegelan yang dilakukan di Desa Sei Muntik, […]

  • Sajian Pencuci Mulut Populer: Rahasia Membuat Pancake Durian yang Manis, Lembut, dan Lumer

    Sajian Pencuci Mulut Populer: Rahasia Membuat Pancake Durian yang Manis, Lembut, dan Lumer

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Anisa
    • 0Komentar

    KILASSANGGAU – Buah durian selalu memiliki daya tarik istimewa bagi para penggemarnya. Selain dinikmati langsung, buah berjuluk “Raja Buah” ini kini populer diolah menjadi kudapan modern, salah satunya adalah pancake durian. Perpaduan kulit dadar tipis, krim ringan, dan daging buah asli menciptakan sensasi lumer yang menggoda selera. Asri, seorang kreator konten kuliner, membagikan metode praktis […]

  • Misi Kemanusiaan di Tengah Banjir: Tim Gabungan Terjang Genangan 1,5 Meter Evakuasi Jenazah ke Entikong

    Misi Kemanusiaan di Tengah Banjir: Tim Gabungan Terjang Genangan 1,5 Meter Evakuasi Jenazah ke Entikong

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Teodardus
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Aksi heroik demi kemanusiaan terjadi di tengah kepungan banjir yang melanda Kabupaten Sanggau. Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan harus berjibaku menerjang genangan air setinggi 1,5 meter demi mengevakuasi dua jenazah warga Kecamatan Entikong yang tertahan di wilayah Kecamatan Beduai, Minggu (11/1/2026) pagi. Akses utama di Jalan Raya Malindo, Kecamatan Beduai, […]

expand_less