Cari Ikan Malah Dapat Bom, Penyelam di Beduai Temukan Mortir Aktif di Dasar Sungai
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
- print Cetak

Seorang warga Beduai menemukan mortir yang diduga masih aktif saat menyelam mencari ikan di sungai. Mortir tersebut kini telah diamankan oleh Polsek Beduai untuk penanganan tim Jibom. (Foto: Fb/AgusAlf.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KilasSanggau.Com — Warga Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, digegerkan dengan penemuan satu buah mortir yang diduga masih aktif di wilayah Muara Sungai Beduai. Benda berbahaya tersebut ditemukan oleh seorang warga saat sedang menyelam untuk mencari ikan.
Peristiwa ini bermula pada Minggu malam, 15 Februari 2026, sekitar pukul 22.20 WIB. Mario Febrian (33), warga Dusun Timaga, menemukan benda mencurigakan tersebut di pertemuan aliran Sungai Beduai. Setelah diperiksa, benda tersebut diyakini sebagai mortir yang masih aktif.
Menyadari bahayanya, Mario bertindak bijak dengan tidak langsung membawa mortir tersebut ke pemukiman. Ia sempat menyimpannya sementara di area aliran Sungai Sekayam yang jauh dari rumah warga sebagai langkah antisipasi risiko ledakan.
Baru pada Selasa, 17 Februari 2026, Mario secara sukarela mendatangi Mako Polsek Beduai untuk menyerahkan temuan tersebut agar ditangani secara prosedural oleh pihak berwenang.
Kapolsek Beduai, AKP Heri Triyana, mengonfirmasi penyerahan barang bukti tersebut dan memberikan apresiasi tinggi atas keberanian serta kesadaran Mario dalam menjaga keselamatan publik.
“Kami sangat mengapresiasi tindakan saudara Mario yang tidak bertindak ceroboh dan segera menyerahkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian,” ujar AKP Heri Triyana, Selasa (17/2/2026).
Berdasarkan analisa awal, mortir tersebut diduga merupakan sisa konflik bersenjata atau peninggalan masa perang di wilayah Kalimantan Barat. Namun, pihak Polsek masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari tim Penjinak Bahan Peledak (Jibom) guna memastikan tingkat keaktifannya.
AKP Heri Triyana juga memperingatkan kemungkinan adanya benda serupa yang masih terpendam di dasar sungai maupun di dalam tanah di wilayah Beduai. Ia meminta masyarakat, khususnya para penyelam ikan, untuk ekstra waspada.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh atau memindahkan benda mencurigakan yang diduga bahan peledak. Segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau kantor polisi terdekat,” tegas Kapolsek.
Sebagai langkah lanjutan, Polsek Beduai melalui Unit Binmas akan meningkatkan penyuluhan terkait bahaya bahan peledak sisa perang kepada warga. Saat ini, situasi di Kecamatan Beduai tetap kondusif, dan barang bukti telah diamankan sesuai standar operasional kepolisian.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar