Rabu, 2 Sep 2026
Trending Tags
Beranda » Bumi Daranante » Jaga Wajah Daerah, Bupati Yohanes Ontot Instruksikan Penataan Ketat Kawasan Sabang Merah

Jaga Wajah Daerah, Bupati Yohanes Ontot Instruksikan Penataan Ketat Kawasan Sabang Merah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KilasSanggau.Com – Kawasan Sabang Merah sebagai ikon sekaligus ruang publik utama di Kabupaten Sanggau menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, turun langsung meninjau kawasan tersebut guna memastikan standar ketertiban, kebersihan, dan keamanan lingkungan terjaga dengan baik, Senin (5/1/2026).

Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Sanggau dalam menciptakan ekosistem ruang publik yang nyaman dan representatif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Bupati Yohanes Ontot menegaskan bahwa Sabang Merah bukan sekadar lahan terbuka, melainkan wajah dan identitas daerah yang harus dirawat secara kolektif.

Menurutnya, rasa aman dan kenyamanan warga sangat bergantung pada sejauh mana lingkungan tersebut mampu dijaga kebersihan dan ketertibannya.

“Kawasan Sabang Merah ini harus kita jaga bersama. Ketertiban, kebersihan, dan keamanan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi membutuhkan kesadaran dan partisipasi seluruh masyarakat,” tegas Yohanes Ontot di sela-sela peninjauannya.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa lingkungan yang tertata rapi akan memberikan dampak domino bagi masyarakat sekitar.

Dengan suasana yang nyaman, aktivitas sosial dan perputaran ekonomi, terutama bagi para pedagang di kawasan tersebut, akan meningkat secara otomatis.

Ia meminta para pedagang dan pengunjung untuk memiliki rasa memiliki (sense of belonging) yang tinggi dengan mematuhi aturan yang ada, terutama terkait pembuangan sampah dan penempatan lapak.

“Jika kawasan ini tertata dengan baik, maka masyarakat akan merasa nyaman beraktivitas. Ini tentu berdampak positif, baik dari sisi sosial maupun ekonomi,” tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga memberikan instruksi tegas kepada perangkat daerah terkait, seperti Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup, untuk melakukan pengawasan serta pembinaan secara rutin. Langkah ini diambil agar fungsi Sabang Merah sebagai ruang publik tetap optimal dan tidak beralih fungsi menjadi kawasan yang kumuh atau tidak aman.

“Pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan. Namun, yang paling penting adalah kesadaran bersama untuk menjaga fasilitas umum yang sudah ada,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Diskominfo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pontianak Siaga Banjir Rob 2 Meter, Sutarmidji Kritik Sungai Kapuas Tak Pernah Dikeruk

    Pontianak Siaga Banjir Rob 2 Meter, Sutarmidji Kritik Sungai Kapuas Tak Pernah Dikeruk

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak kini dalam status waspada tinggi guna menghadapi potensi pasang air laut ekstrem. Pontianak siaga banjir rob setelah prakiraan BMKG menunjukkan ketinggian pasang pada Januari 2026 bisa mencapai dua meter, sementara di sisi lain, Sutarmidji kritik kedangkalan sungai tak pernah dikeruk sebagai faktor yang memperparah keadaan. Wali Kota Pontianak, Edi […]

  • Bibit Bugenvil dan Biji Mangga Ilegal Diamankan Petugas Karantina Entikong

    Bibit Bugenvil dan Biji Mangga Ilegal Diamankan Petugas Karantina Entikong

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Ketangguhan pengawasan di pintu gerbang negara kembali dibuktikan oleh Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Barat. Melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong, petugas berhasil menggagalkan upaya masuknya 31 batang bibit bugenvil dan 4 biji mangga yang tidak dilengkapi dokumen resmi pada Minggu (11/1/2026). Langkah tegas ini diambil karena komoditas tersebut dikategorikan […]

  • Cari Ikan Malah Dapat Bom, Penyelam di Beduai Temukan Mortir Aktif di Dasar Sungai

    Cari Ikan Malah Dapat Bom, Penyelam di Beduai Temukan Mortir Aktif di Dasar Sungai

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Warga Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, digegerkan dengan penemuan satu buah mortir yang diduga masih aktif di wilayah Muara Sungai Beduai. Benda berbahaya tersebut ditemukan oleh seorang warga saat sedang menyelam untuk mencari ikan. Peristiwa ini bermula pada Minggu malam, 15 Februari 2026, sekitar pukul 22.20 WIB. Mario Febrian (33), warga Dusun Timaga, menemukan […]

  • Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Yohanes Ontot Minta Program CSR PT ANTAM Jawab Kebutuhan Riil Masyarakat

    Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Yohanes Ontot Minta Program CSR PT ANTAM Jawab Kebutuhan Riil Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Komf/Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, secara resmi membuka Konsinyering Musyawarah Pengembangan Masyarakat (Muspemmas) Tahun 2026 di Ruang Rapat Lt.2 Bapperida Sanggau, Senin, 23 Februari 2026. Kegiatan ini berfokus pada penyusunan Rencana Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT ANTAM Tbk. UBPB Kalimantan Barat agar sejalan dengan prioritas pembangunan di tingkat desa hingga kabupaten. Hadir […]

  • Kejar Swasembada Pangan, Pemprov Kalbar Salurkan Bantuan Benih Padi 1.700 Hektare

    Kejar Swasembada Pangan, Pemprov Kalbar Salurkan Bantuan Benih Padi 1.700 Hektare

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memacu penguatan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Dalam acara Gerakan Panen Padi Serentak Menuju Swasembada Pangan Kalbar yang digelar di Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah, Rabu (7/1/2026), pemerintah daerah memastikan penyaluran bantuan benih padi seluas 1.700 hektare guna meningkatkan produktivitas hasil panen tahun ini. Kegiatan strategis ini […]

  • Wamen Kehutanan Ingatkan Risiko Penyimpangan, Tata Kelola Hutan Harus Diperkuat

    Wamen Kehutanan Ingatkan Risiko Penyimpangan, Tata Kelola Hutan Harus Diperkuat

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan pentingnya penguatan tata kelola kehutanan berbasis risiko. Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk mencegah potensi penyimpangan sekaligus memastikan program kehutanan berjalan efektif. Hal itu disampaikan Rohmat saat menutup Rapat Koordinasi Perencanaan dan Pengawasan Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (10/2/2026). “Manajemen risiko harus diintegrasikan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan […]

expand_less