Jumat, 3 Jul 2026
Trending Tags
Beranda » Artikel » Makna Tarhib Ramadan: 3 Persiapan Penting untuk Melapangkan Hati Menurut Ustaz Adi Hidayat

Makna Tarhib Ramadan: 3 Persiapan Penting untuk Melapangkan Hati Menurut Ustaz Adi Hidayat

  • account_circle Anisa
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KILASSANGGAU – Menjelang datangnya bulan suci, banyak masyarakat Muslim mengikuti acara bertajuk “Tarhib Ramadan”. Namun, istilah tersebut sering kali dipahami hanya sebatas seremoni tanpa mendalami makna esensial di baliknya. Melansir ceramah dari kanal YouTube Ceritaku Ceritamu, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa Tarhib bukan sekadar penyambutan biasa, melainkan sebuah proses pengondisian jiwa.

Secara etimologi, Ustaz Adi Hidayat memaparkan bahwa kata Tarhib berasal dari akar kata Rahaba, yang berarti lapang atau luas. Dengan demikian, Tarhib Ramadan adalah upaya sadar setiap Muslim untuk melapangkan jiwa dan meluaskan hati sebelum memasuki bulan penuh berkah tersebut.

Filosofi Gelas: Pentingnya Hati yang Lapang

Dalam penjelasannya, Ustaz Adi memberikan sebuah perumpamaan sederhana mengenai kondisi hati manusia layaknya sebuah gelas.

“Jika hati kita sempit dan penuh dengan urusan dunia atau penyakit hati, maka akan sulit diisi dengan perintah-perintah Allah. Namun, jika hati sudah dilapangkan (Tarhib), maka saat perintah salat, sabar, dan menahan amarah datang saat Ramadan, kita sudah siap menerimanya dengan nyaman,” ungkap Ustaz Adi Hidayat.

Inilah alasan mengapa umat Islam mengucapkan “Marhaban ya Ramadan”. Ucapan tersebut mengandung makna mendalam bahwa hati seorang hamba telah luas dan siap menerima segala ketetapan serta titah Allah SWT selama satu bulan penuh.

3 Persiapan Utama Menjelang Ramadan

Ustaz Adi Hidayat menekankan bahwa Rasulullah SAW dan para sahabat telah memulai persiapan sejak bulan Sya’ban. Terdapat tiga hal pokok yang perlu disiapkan agar ibadah Ramadan berjalan optimal:

1. Memperbanyak Doa untuk Kekuatan Iman

Mengingat ajal adalah rahasia Allah, umat Muslim dianjurkan untuk terus berdoa agar disampaikan usianya ke bulan Ramadan dalam keadaan sehat dan iman yang kuat. Ustaz Adi juga memberikan catatan penting untuk berhati-hati terhadap hadis-hadis yang dinilai palsu atau mungkar mengenai doa khusus bulan Rajab dan Sya’ban. Beliau menyarankan agar fokus pada doa memohon kekuatan iman.

2. Berlatih Melalui Puasa Sunnah

Berdasarkan hadis Aisyah RA, bulan Sya’ban adalah waktu di mana Rasulullah SAW paling banyak melakukan puasa sunnah. Aktivitas ini dipandang sebagai bentuk pelatihan fisik dan mental agar saat memasuki bulan Ramadan, tubuh sudah terbiasa dengan ritme ibadah puasa dan tidak merasa berat.

3. Merencanakan Amalan Spesifik (Muhasabah)

Agar Ramadan tidak berlalu sia-sia, setiap individu disarankan memiliki rencana amalan yang fokus, di antaranya:

• Interaksi dengan Al-Qur’an: Mengutamakan kualitas bacaan yang benar daripada sekadar mengejar target khatam yang banyak namun mengabaikan kaidah bacaan.

• Memperbanyak Sedekah: Melatih sifat kedermawanan sejak dini.

• Muhasabah (Introspeksi Diri): Melakukan evaluasi diri untuk mengetahui dosa apa yang ingin segera dibenahi melalui taubat di bulan pengampunan nanti.

Menjaga Kesucian Hati dari Penyakit Sosial

Sebagai penutup, Ustaz Adi Hidayat berpesan agar umat Islam tidak merusak persiapan Ramadan dengan tindakan tercela, seperti mencela orang lain atau para sahabat Nabi. Beliau menekankan bahwa kebahagiaan sejati dalam menyambut Ramadan hanya bisa dirasakan oleh mereka yang memiliki hati yang lapang (Rahaba).

Melalui peningkatan ilmu dan kesungguhan ibadah sejak bulan Sya’ban, diharapkan setiap Muslim dapat meraih esensi kemenangan di akhir Ramadan nanti.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamen Kehutanan Ingatkan Risiko Penyimpangan, Tata Kelola Hutan Harus Diperkuat

    Wamen Kehutanan Ingatkan Risiko Penyimpangan, Tata Kelola Hutan Harus Diperkuat

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan pentingnya penguatan tata kelola kehutanan berbasis risiko. Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk mencegah potensi penyimpangan sekaligus memastikan program kehutanan berjalan efektif. Hal itu disampaikan Rohmat saat menutup Rapat Koordinasi Perencanaan dan Pengawasan Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (10/2/2026). “Manajemen risiko harus diintegrasikan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan […]

  • Waspada Banjir Kiriman! Sungai Sekayam Meluap, Tiga Dusun di Hulu Entikong Terendam

    Waspada Banjir Kiriman! Sungai Sekayam Meluap, Tiga Dusun di Hulu Entikong Terendam

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com – Hujan deras dengan durasi panjang yang mengguyur wilayah perbatasan sejak Kamis sore hingga Jumat dini hari (9/1/2026) memicu luapan air di hulu Sungai Sekayam. Akibatnya, pemukiman warga di tiga dusun di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, mulai terendam banjir. Laporan kenaikan debit air yang signifikan diterima sekitar pukul 03.20 WIB, di mana luapan air […]

  • Kementan Benahi Tata Kelola, 192 Pejabat Dicopot demi Swasembada Pangan

    Kementan Benahi Tata Kelola, 192 Pejabat Dicopot demi Swasembada Pangan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Kementerian Pertanian (Kementan) mengambil langkah tegas dalam menertibkan distribusi pupuk serta membenahi tata kelola internal demi menjaga keberhasilan program pangan nasional. Sepanjang tahun 2025, Kementan mencabut izin ribuan distributor pupuk yang terbukti melakukan pelanggaran, sekaligus mencopot ratusan pejabat di lingkungan kementerian. Kebijakan tegas tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat […]

  • Prabowo Tambah Anggaran Riset Perguruan Tinggi Jadi Rp12 Triliun, Fokus Swasembada dan Hilirisasi

    Prabowo Tambah Anggaran Riset Perguruan Tinggi Jadi Rp12 Triliun, Fokus Swasembada dan Hilirisasi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Presiden Prabowo Subianto resmi menambah alokasi dana riset nasional untuk perguruan tinggi hingga mencapai Rp12 triliun. Anggaran tersebut meningkat Rp4 triliun dari sebelumnya Rp8 triliun, atau setara 0,34 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kebijakan ini dinilai sebagai sinyal kuat komitmen pemerintah dalam memperkuat peran kampus dan peneliti sebagai motor penggerak […]

  • Lawan Perbudakan Modern dan Kerja Paksa Buruh Sawit Terpencil, Pemkab Sanggau Petakan Perlindungan

    Lawan Perbudakan Modern dan Kerja Paksa Buruh Sawit Terpencil, Pemkab Sanggau Petakan Perlindungan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    KilasSanggau.Com — Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait Pemetaan Aktor Penguatan Mekanisme Perlindungan Pekerja. Kegiatan ini secara khusus menyoroti pencegahan praktik kerja paksa, perbudakan modern, serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Acara berlangsung di Aula Kantor Bapperida Kabupaten Sanggau pada Senin, 26 Januari 2026. Dalam sambutannya, Susana […]

  • Polisi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, Sasar WNA Lewat Aplikasi Kencan Palsu

    Polisi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, Sasar WNA Lewat Aplikasi Kencan Palsu

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Kilas Sanggau
    • 0Komentar

    KilasSanggau.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta berhasil membongkar sindikat love scamming atau penipuan berkedok asmara yang diduga terhubung dengan jaringan internasional. Sindikat tersebut diketahui beroperasi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan sasaran korban warga negara asing (WNA). Pengungkapan kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di kantor PT Altair Trans […]

expand_less